web analytics
  

Ketimpangan Tinggi, Warga Miskin Jabar Capai 3,4 Juta Jiwa

Kamis, 31 Oktober 2019 15:20 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Regional, Ketimpangan Tinggi, Warga Miskin Jabar Capai 3,4 Juta Jiwa, kemiskinan jabar, ketimpangan penduduk, penduduk miskin, BPS 2019, Daud achmad

Ilustrasi perkampungan kumuh. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Maret 2019, jumlah masyarakat miskin di Jawa Barat (Jabar) total mencapai 3,4 juta jiwa. Hal tersebut setara dengan 6,9% dari total jumlah penduduk yang saat ini mencapai 48,68 juta jiwa.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Jabar Daud Achmad mengatakan, jumlah tersebut terus menurun bila dibandingkan dengan lima tahun ke belakang. Sejak 2014, persentase warga miskin di Jawa Barat terus menurun sebanyak total 2,53%.

"Selama lima tahun, jumlah warga miskin di Jawa Barat turun sebanyak 216,63 ribu jiwa. Dari total warga miskin sebanyak 9,44% pada 2014 menjadi 6,91% pada 2019," ungkapnya dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Provinsi Jawa Barat di El Royale Hotel Bandung, Kamis (31/10/2019).

AYO BACA : Warga Tak Mampu Bayar Iuran BPJS Kesehatan Ditanggung Negara

Daud menyebutkan, mayoritas warga miskin masih tersentralisasi di pedesaan. Sebanyak 9 dari 100 warga di pedesaan seluruh Jawa Barat tercatat sebagai warga miskin. Sementara, angka yang lebih rendah ditemukan di kota dimana sebanyak 6 dari 100 penduduk kota masuk ke dalam kategori miskin.

Bila diberi peringkat pada 27 kota dan kabupaten se-Jawa Barat, Daud mengatakan, Kota Tasikmalaya menduduki peringkat pertama sebagai daerah dengan penduduk miskin terbesar se-Jawa Barat. Sebanyak 12% dari total jumlah penduduk Kota Tasikmalaya masuk ke dalam kategori miskin.

"Sementara yang paling sedikit jumlah warga miskinnya adalah Depok denga angka 2,14%," ungkapnya.

AYO BACA : JK: Pertumbuhan Ekonomi Tunjukan Penurunan Angka Kemiskinan

Mayoritas sektor pekerjaan dengan penduduk miskin di Jawa Barat berada pada sektor pertanian padi dan palawija (29%), disusul konstruksi (18%) dan perdagangan (10%).

Ketimpangan Tinggi

Sementara itu, Wakil Direktur Analisis Data dan Pemetaan Kemiskinan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Widaryatmo mengatakan, ketimpangan kesejahteraan masyarakat di Jawa Barat tergolong tinggi.

Hal ini salah satunya tercermin dalam pertumbuhan pengeluaran penduduknya yang sangat berbeda antara 10% warga terkaya dengan 10% warga termiskin.

"Jabar mengalami penurunan kemiskinan yang drastis dalam 10 tahun terakhir, namun di periode yang sama, ketimpangan meningkat dan stagnan tinggi," ungkapnya ketika ditemui dalam kesempatan yang sama.

Hal yang perlu menjadi fokus di Jawa Barat, ia mengatakan adalah banyaknya angka warga yang rentan miskin. "Sebanyak 0,3% warga berada dalam kondisi rentan miskin. Kena inflasi sedikit atau kena PHK, langsung jatuh ke lubang kemiskinan. Ini yang harus jadi fokus," ungkapnya. 

AYO BACA : Rokok Tingkatkan Kemiskinan dan Turunkan Kualitas SDM

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Wagub Jabar Imbau Warga Jabar Tidak Mudik Lebaran

Regional Selasa, 20 April 2021 | 22:00 WIB

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengimbau masyarakat Jabar untuk tidak mudik lebaran. Tujuann...

Umum - Regional, Wagub Jabar Imbau Warga Jabar Tidak Mudik Lebaran, Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum,Warga Jabar,Dilarang Mudik,Larangan Mudik,Mudik 2021

Pesantren Amanah Muhammadiyah di Tasikmalaya, Siapkan Ulama Masa Depan

Regional Selasa, 20 April 2021 | 21:40 WIB

Pesantren Amanah Muhammadiyah Kota Tasikmalaya adalah salah satu lembaga pendidikan yang dimiliki Persarikatan Muhammadi...

Umum - Regional, Pesantren Amanah Muhammadiyah di Tasikmalaya, Siapkan Ulama Masa Depan, Pesantren Amanah Muhammadiyah,Pesantren di Tasik,Ulama Masa Depan,Profil Pesantren Pesantren Amanah Muhammadiyah

Perang Sarung, Polres Cianjur Amankan 9 Remaja

Regional Selasa, 20 April 2021 | 21:19 WIB

Polres Cianjur bereaksi cepat beredarnya video viral perang sarung di depan Gedung Generasi Muda Kampung Panembong Kecam...

Umum - Regional, Perang Sarung, Polres Cianjur Amankan 9 Remaja, Perang Sarung,Polres Cianjur,Tawuran Sarung,Perang Sarung Cianjur

Cerita Mantan Napi di Tasikmalaya Belajar Baca Alquran

Regional Selasa, 20 April 2021 | 20:53 WIB

Niat untuk menjadi pribadi yang baik, Mantan Narapidana Tasikmalaya (Manasix) tak malu untuk belajar memperbaiki diri.

Umum - Regional, Cerita Mantan Napi di Tasikmalaya Belajar Baca Alquran, Mantan Narapidana Tasikmalaya (Manasix),Belajar Baca Alquran,Napi Belajar Baca Alquran,Napi Tasik

Disnakertrans Cianjur Bingung Beri Sanksi Perusahaan Tak Bayar THR

Regional Selasa, 20 April 2021 | 20:47 WIB

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur, kebingungan jenis sanksi kepada perusahaan yang t...

Umum - Regional, Disnakertrans Cianjur Bingung Beri Sanksi Perusahaan Tak Bayar THR, Disnakertrans Cianjur,THR Cianjur,Bayar THR,Sanksi Telat Bayar THR

47 Napi Lapas Tasik Masih Positif Covid-19

Regional Selasa, 20 April 2021 | 20:09 WIB

Kasus Covid-19 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Tasikmalaya terus dipantau pihak Dinas Kesehatan Kota Tasikmal...

Umum - Regional, 47 Napi Lapas Tasik Masih Positif Covid-19, Napi Lapas Tasik,Napi Positif Covid-19,Lapas Tasikmalaya

Satgas Cianjur Khawatir Peningkatan Covid-19 Saat Mudik

Regional Selasa, 20 April 2021 | 18:37 WIB

Diharapkan masyarakat bisa mengurangi mobilitas serta tetap mematuhi protokol kesehatan demi kesehatan bersama.

Umum - Regional, Satgas Cianjur Khawatir Peningkatan Covid-19 Saat Mudik, Peningkatan Covid-19 Saat Mudik,Larangan Mudik 2021,Kabupaten Cianjur,Kasus Covid-19,Ramadan,Lebaran,Idulfitri

Kapten Amerika Suntik Kakek Berumur 104 Tahun

Regional Selasa, 20 April 2021 | 16:17 WIB

Wirjawan Hardjamulia kembali mendapatkan vaksinasi dosis kedua di Rumah Sakit (RS) Vania Kota Bogor, Selasa 20 April 202...

Umum - Regional, Kapten Amerika Suntik Kakek Berumur 104 Tahun, Kapten Amerika,Wirjawan Hardjamulia,Rumah Sakit (RS) Vania,Kota Bogor,Vaksin Covid-19
dewanpers