web analytics
  

Cegah Radikalisme, Disdukcapil Kota Bandung Gelar Operasi Yustisi

Kamis, 31 Oktober 2019 15:05 WIB Rizma Riyandi
Bandung Raya - Bandung, Cegah Radikalisme, Disdukcapil Kota Bandung Gelar Operasi Yustisi, operasi yustisi, disdukcapil pemkot bandung, bandung, berita bandung

Ilustrasi--Petugas kepolisian menuliskan formulir tilang untuk seorang pengendara sepeda motor yang tidak memeiliki SIM pada Operasi Zebra Tinombala 2019 di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (26/10/2019). Selama operasi tersebut berlangsung sejak 23/10/2019, Polres Palu telah menilang sedikitnya 556 pengendara sepeda motor karena tidak memiliki kelengkapan surat berkendara yakni SIM dan STNK. ANTARA FOTO/Basri Marzuki/foc.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah Kota Bandung (Pemkot) terus menggalakan operasi yustisi. Tak hanya bertujuan tertib adminstrasi, tetapi juga bagian dari upaya pencegahan radikalisme dan anarkisme.

AYO BACA : Pendatang Baru di Terminal Cicaheum Menurun

Pada operasi yustisi tersebut, Disdukcapil bekerja sama dengan aparat kewilayahan. Hal ini untuk menyisir warga yang belum memiliki identitas kependudukan, khususnya warga pendatang.

AYO BACA : Mantan Bupati Garut Aceng Fikri Terjaring Razia di Bandung

“Jangan sampai warga ini tidak terdata. Terutama lembaga masyarakat RT atau RW, yang penting identitas kependudukannya harus jelas. Upayanya memasifkan operasi yustisi tetap berjalan,” kata Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung (Disdukcapil), Uum Sumiati pada kegiatan Bandung Menjawab di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Kamis (31/10/2019).

Uum mengungkapkan, berdasarkan data agregat, ada sekitar 70.000 warga luar yang tinggal di Kota Bandung. Namun dari jumlah tersebut, baru sekitar 8.000-an warga yang memiliki Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS).

Berdasarkan arahan Polretabes Bandung, kata Uum, dalam identifikasi para pengunjuk rasa beberapa waktu lalu, hanya sekitar 10 persen yang memiliki identitas. Sebagian besar belum berusia 17 tahun.

“Kami belum tau warga mana saja, apakah warga Bandung atau bukan. Karena kalau untuk memeriksa itu, kita harus buka data base,” akunya.

AYO BACA : Terjaring Razia di Sejumlah Hotel, Puluhan Orang Diangkut Satpol PP

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers