web analytics
  

Ini Dia Manfaat Memasang Label Kalori pada Makanan

Kamis, 31 Oktober 2019 09:59 WIB
Gaya Hidup - Kuliner, Ini Dia Manfaat Memasang Label Kalori pada Makanan, makanan sehat, bawang merah cegah flu, ramuan bawang merah, khasiat bawang merah,

Ilustrasi (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Sebuah penelitian mengonfirmasi, memasang label kalori pada menu, terbukti dapat memangkas jumlah kalori yang dikonsumsi oleh konsumen. Penggunaan label kalori bisa didorong kepada restoran-restoran.

Dilansir dari laman Daily Mail, Kamis (31/10), pemimpin kesehatan di Inggris saat ini sedang mempertimbangkan, apakah  mengeluarkan label kalori menjadi peraturan wajib di di seluruh negeri. Sementara, skema ini sebenarnya telah diperkenalkan di AS pada Mei 2018.

Akan tetapi, hanya ada sedikit bukti nyata tentang efektivitasnya. Namun, para ilmuwan Universitas Harvard kini menemukan bukti lain. Orang yang mengonsumsi makanan 60 kalori, lebih sedikit dengan adanya peraturan label kalori pada menu.

Mereka menganalisis lebih dari 50 juta pembelian di 104 restoran. Analisa itu dilakukan baik sebelum maupun sesudah label kalori menjadi wajib di AS.

Tim yang dipimpin oleh Dr Josh Petimara dalam penelitian itu, hanya melihat waralaba makanan di Deep South. Wilayah itu merupakan wilayah di mana tingkat obesitas termasuk yang tertinggi di negara ini.

Mereka mengambil data penjualan mingguan dari restoran dua tahun sebelum kebijakan pelabelan. Yaitu pdari April 2015 hingga April 2017, serta satu tahun setelahnya.

Peneliti menghitung total kalori untuk setiap menu dan mengelompokkan ke lima kategori. Mereka dibagi menjadi hidangan utama, makanan sampingan dan makanan penutup, gula dan minuman manis, minuman rendah kalori, dan bumbu.

Setelah menyesuaikan dengan tren baseline, musim dan hari libur, mereka mengaitkan label kalori dengan penurunan langsung 60 kalori per transaksi, atau 4 persen dari total kalori yang dibeli.

Namun, penurunan awal ini diikuti oleh peningkatan kecil kalori mingguan per transaksi selama tahun berikutnya. Jadi pada akhir penelitian, pengurangan 60 kalori telah berkurang menjadi hanya 23 kalori lebih sedikit untuk setiap pembelian yang dilakukan.

Penulis mencatat, peningkatan tren ini dapat terjadi lebih cepat di antara orang-orang dengan pendapatan lebih rendah. Meskipun demikian, hasil ini harus dilihat dengan hati-hati.

Mereka menunjukkan beberapa batasan penelitian, seperti tidak dapat menghitung kalori yang dibeli per orang atau mengukur modifikasi makanan. Termasuk menambahkan bumbu, minum isi ulang, atau berapa banyak setiap makan dimakan.

"Sebelum menarik kesimpulan tentang efektivitas keseluruhan pelabelan kalori sebagai kebijakan nutrisi, penelitian di masa depan harus dilakukan untuk memperkirakan efek pelabelan dalam periode yang lebih lama. Terutama sekali restoran memiliki waktu yang cukup untuk merumuskan kembali menu mereka," para penulis menyimpulkan.

Para peneliti di University of Oxford memuji temuan itu dalam tajuk rencana yang terkait. Tetapi mereka memperingatkan bahwa pelabelan wajib dapat menyebabkan restoran menjejalkan piring mereka dengan garam atau gula untuk menurunkan kalori tetapi mempertahankan rasanya.

Meskipun hasil ini mungkin mengecewakan bagi sebagian orang, mereka mencatat bahwa perubahan kecil pada asupan kalori dapat memiliki efek yang berarti pada tingkat populasi. Mereka menyerukan pendekatan lintas pemerintah multi sektor untuk mengatasi obesitas.

Riset yang mirip juga sebelumnya telah dilakukan oleh Universitas Cambridge. Peneliti Dolly Theis mengatakan, studi ini adalah studi pertama yang melihat perbedaan kandungan gizi makanan dari restoran dengan dan tanpa label menu di Inggris.

"Ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan, restoran yang menyediakan informasi tentang kalori pada menu juga menyajikan makanan yang lebih sehat, dalam hal kadar lemak dan garam," kata dia.

Menurutnya, selain memberikan informasi yang berguna bagi pelanggan, pelabelan menu wajib dapat memberikan insentif kepada restoran untuk menyajikan makanan dan minuman yang lebih sehat. "Ini berarti segalanya menjadi lebih mudah bagi konsumen untuk memilih opsi yang lebih sehat," jelas dia.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Resep Bubur Kacang Hijau Manis Legit untuk Berbuka Puasa

Kuliner Selasa, 13 April 2021 | 17:34 WIB

Resep Bubur Kacang Hijau Manis Legit untuk Berbuka Puasa

Gaya Hidup - Kuliner, Resep Bubur Kacang Hijau Manis Legit untuk Berbuka Puasa, bubur kacang hijau,resep bubur kacang hijau, menu buka puasa,Kuliner Buka Puasa Bandung,Kuliner Bandung

Menikmati Segelas Kopi di Tengah Hutan Ciwidey

Kuliner Senin, 12 April 2021 | 16:34 WIB

Menikmati Segelas Kopi di Tengah Hutan Bandung

Gaya Hidup - Kuliner, Menikmati Segelas Kopi di Tengah Hutan Ciwidey, Warung Kopi Gunung,kedai kopi Ciwidey,kedai kopi Bandung,tempat ngopi Ciwidey,Wisata Ciwidey

Uniknya Bubur Ketan Hitam ala Kang Bubur

Kuliner Senin, 12 April 2021 | 06:35 WIB

Jika biasanya ketan hitam disajikan saat panas dengan campuran santan, bubur ketan hitam yang satu ini disajikan dengan...

Gaya Hidup - Kuliner, Uniknya Bubur Ketan Hitam ala Kang Bubur, ketan hitam,bubur ketan hitam,bulan Ramadan,kuliner bubur ketan hitam,menu bubur ketan hitam,bubur ketan hitam kekinian,Kuliner Bandung,Kuliner di Bandung

5 Jajanan Kekinian Untuk Berbuka Puasa di Lembang

Kuliner Minggu, 11 April 2021 | 13:50 WIB

Jajanan kekinian saat ini cukup digandrungi karena memiliki keunikan dan cita rasa khas anak muda. Tak jarang, sejumlah...

Gaya Hidup - Kuliner, 5 Jajanan Kekinian Untuk Berbuka Puasa di Lembang, Jajanan kekinian,cita rasa khas anak muda,takjil berbuka puasa,Jajanan kekinian di Lembang,rekomendasi Jajanan kekinian di Lembang,Jajanan kekinian Lembang,Rekomendasi takjil puasa ramadan

Segarnya Es Pisang Ijo Priangan untuk Berbuka Puasa

Kuliner Sabtu, 10 April 2021 | 16:28 WIB

Makanan asal Makassar ini dapat dengan mudah ditemukan di Bandung. Es pisang ijo biasanya dijajakan di pinggir jalan den...

Gaya Hidup - Kuliner, Segarnya Es Pisang Ijo Priangan untuk Berbuka Puasa, es pisang ijo,es pisang ijo dari makassar,resep es pisang ijo,harga es pisang ijo,es pisang ijo Priangan,Kuliner Bandung,Kuliner Buka Puasa Bandung

Berkunjung ke Tasik? Jangan Lupa Jajal Es Bojong Legendaris Ini

Kuliner Jumat, 9 April 2021 | 18:21 WIB

Salah satu minuman yang menjadi rekomendasi untuk takjil berbuka saat anda berada di Kota Tasikmalaya adalah Es Sirop B...

Gaya Hidup - Kuliner, Berkunjung ke Tasik? Jangan Lupa Jajal Es Bojong Legendaris Ini, Es Bojong Legendaris,Es Bojong Legendaris Tasikmalaya,kuliner khas Kota Tasikmalaya,rekomendasi untuk takjil berbuka,Es Sirop Bojong,Es Sirop Bojong Ibu Momoh

Berkenalan dengan Makanan Belanda di Keuken Van Elsje Bandung

Kuliner Jumat, 9 April 2021 | 18:09 WIB

Keuken Van Elsje, tampat makan yang mengenalkan dan melestarikan makanan penjajah bangsa Indonesia dahulu, yaitu Belanda...

Gaya Hidup - Kuliner, Berkenalan dengan Makanan Belanda di Keuken Van Elsje Bandung, Makanan Penjajah,Keuken Van Elsje,kafe unik di Bandung,Restoran Belanda,Restoran Belanda di Bandung,resep makanan Belanda,resep makanan asli Belanda,restoran unik di Bandung

Resep Asinan Segar untuk Buka Puasa Ramadan 2021

Kuliner Kamis, 8 April 2021 | 17:35 WIB

Bulan Ramadan tinggal menghitung hari. Sebentar lagi umat islam akan menjalankan puasa wajib selama sebulan penuh.

Gaya Hidup - Kuliner, Resep Asinan Segar untuk Buka Puasa Ramadan 2021, Asinan segar,resep asinan,resep asinan segar,Menu Buka Puasa,Ramadan 2021

artikel terkait

dewanpers