web analytics
  

Pemprov Jabar Buka 1.934 Formasi CPNS, Ini Perinciannya

Rabu, 30 Oktober 2019 04:59 WIB M. Naufal Hafizh

Ilustrasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuka 1.934 formasi CPNS di tahun 2019. Hal itu dikatakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jabar Yerry Yanuar. (Humas Pemkab Sleman)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuka 1.934 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di tahun 2019. Pembukan pendaftaran CPNS akan dimulai 1 November 2019

Formasi tersebut terdiri atas tenaga pendidik sebanyak 839 orang, tenaga Kesehatan sebanyak 93 orang, dan tenaga teknis pelaksana dan fungsional sebanyak 1.002 orang.

"Sistemnya pada dasarnya masih sama seperti tahun sebelumnya," ujar Yerry, Rabu (30/10/2019).

AYO BACA : Inilah Jadwal Rekrutmen CPNS 2019

 

Sementara itu, Penjabat Sekda Jabar Daud Ahmad mengatakan penerimaan CPNS tahun ini akan didominasi oleh tenaga fungsional atau bidang teknis.

Daud mengatakan kebutuhan pegawai di Provinsi Jabar jadi salah satu yang terbesar di Indonesia. Sebab, jumlah pegawai di Jabar yang pensiun mencapai 1800 orang per tahunnya.

AYO BACA : Seleksi CPNS Kota Bandung Dibuka, Catat Jadwal dan Persyaratannya

"Lebih banyak orang teknis. Teknis itu berbagai macam spek. Dulu kan banyak tenaga medis sekarang teknis seperti insinyur di Bina Marga, Perumahan dan Pemukiman ya tenaga teknis," ungkap Daud saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (29/10/2019).

Daud pun mengingatkan kepada masyarakat agar tak tergiur dengan tawaran para calo tes CPNS.

"Saya berpesan kepada siapapun yang ingin daftar CPNS kalau ada yang menawarkan jangan lah. Orang yang menawarkan itu biasanya spekulasi jadi dia menawarkan ke beberapa orang, tarik uang. Dari 10 orang, yang masuk hanya satu, itu pun bukan karena usaha dia tapi memang yang bersangkutan bisa," tuturnya.

Karena itu, Daud pun memberikan tips apa saja yang harus disiapkan oleh pendaftar. Poin paling penting, kata Daud, tiap pendaftar harus menguasai materi ilmu pemerintahan dasae seperti Undang-Undang no 23 dan Undang-Undang ASN. 

"Belajarlah ilmu pemerintahan secara umum seperti undang-undang ASN, Undang-Undang no 23, kebanyakan mereka gugur di sana. Karena mungkin selama ini penguasaan ilmu pemerintahan mereka kurang padahal itu pengetahuan dasar, itu tes pertama," paparnya.

AYO BACA : Seleksi CPNS KBB Tunggu Surat Resmi Kemenpan RB

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers