web analytics
  

Dinkes Garut: Musim Hujan Jentik Nyamuk Mudah Berkembang Biak

Selasa, 29 Oktober 2019 15:31 WIB Fira Nursyabani
Umum - Regional, Dinkes Garut: Musim Hujan Jentik Nyamuk Mudah Berkembang Biak, DBD, demam berdarah, dinkes garut, berita garut, garut hari ini, ayobandung

Ilustrasi -- Petugas Dinas Kesehatan melakukan pengasapan (fogging). (ANTARA FOTO/ Akbar Tado)

GARUT, AYOBANDUNG.COM -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut mewaspadai wabah demam berdarah dengue (DBD) pada musim hujan. Dinkes mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan memberantas sarang nyamuk.

"Jika tak ingin terkena DBD kami imbau kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan, jangan ada sampah berserakan yang bisa jadi sumber nyamuk," kata Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Garut, Asep Surahman kepada wartawan di Garut, Selasa (29/10/2019).

AYO BACA : Perahu Terbalik, Seorang Nelayan di Garut Meninggal

Ia menyampaikan, pergantian musim dari kemarau ke hujan seringkali muncul penyakit seperti halnya DBD karena musim hujan seringkali nyamuk DBD mudah berkembang biak.

Upaya memberantas sarang nyamuk, kata dia, merupakan langkah tepat agar nyamuk tidak berkembang biak, seperti menjaga lingkungan rumah tetap bersih, kemudian membersihkan genangan air yang menjadi tempat jentik nyamuk.

AYO BACA : Atap SDN 2 Cijolang Runtuh, Disdik Garut Segera Lapor ke Bupati

"Jangan ada air menggenang, dan lebih baik dibersihkan dari sekarang, jadi saat hujan tidak jadi sarang nyamuk," katanya.

Ia menuturkan, selama ini Kabupaten Garut dilanda musim kemarau yang cukup panjang sehingga tidak terlalu rawan ancaman wabah penyakit seperti DBD. Namun saat ini yang akan memasuki musim hujan, kata dia, harus menjadi perhatian masyarakat akan adanya wabah penyakit DBD yang bisa menyerang siapa saja.

"Saat ini tidak ada kasus DBD, soalnya kemarau tahun ini lebih panjang, nanti saat masuk musim hujan mulai terjadi peningkatan," katanya.

Ia menambahkan, Dinkes Garut telah menginstruksikan seluruh jajaran tenaga medis di 67 Puskesmas untuk siap siaga 24 jam dalam menangani kasus DBD. Terkait daerah rawan wabah DBD, menurut dia, kawasan padat penduduk di perkotaan karena seringkali ditemukan tempat yang menjadi sarang nyamuk sehingga perlu dibersihkan dan pengasapan.

"Upaya yang dilakukan lebih diutamakan ke pemberantasan sarang nyamuk, kalau fogging hanya membasmi nyamuk dewasa," katanya.

AYO BACA : BPBD: Wilayah Perkotaan Garut Dikelilingi Kebakaran Hutan

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Penyekatan Jalan Protokol di Cianjur Efektif Kurangi Kerumunan

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 21:00 WIB

Penyekatan di sepanjang Jalan Mangunsarkoro sebagai pusat pertokoan utama di Kabupaten Cianjur, ternyata cukup efektif u...

Umum - Regional, Penyekatan Jalan Protokol di Cianjur Efektif Kurangi Kerumunan, Penyekatan di Cianjur,Cianjur,Belanja Lebaran,belanja lebaran di cianjur

Wisata Gunung Galunggung Tetap Buka Saat Lebaran

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 20:45 WIB

Menyambut libur lebaran 1442 Hijriah, objek wisata Gunung Galunggung terus berbenah. Salah satu fokus yang dipersiapkan...

Umum - Regional, Wisata Gunung Galunggung Tetap Buka Saat Lebaran, Gunung Galunggung,Wisata Gunung Galunggung,Kaki gunung Galunggung,gunung galunggung dibuka,Idulfitri 2021,Lebaran 2021

1.479 Kendaraan Menuju Cirebon Diputarbalikkan Polisi

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 20:00 WIB

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon, Jawa Barat, selama empat hari melakukan penyekatan pemudik. Selama itu 1.479 k...

Umum - Regional, 1.479 Kendaraan Menuju Cirebon Diputarbalikkan Polisi, kendaraan diputarbalikkan di cirebon,kendaraan diputarbalikkan,Mudik Cirebon,Larangan Mudik 2021,Mudik 2021

Bikin Orang Keracunan, Pedagang Goreng Kulit Sapi di Cianjur Diburu Po...

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 19:25 WIB

Polisi masih memburu pedagang goreng kulit keliling yang menyebabkan 29 warga di tiga kampung di Kecamatan Cibeber kerac...

Umum - Regional, Bikin Orang Keracunan, Pedagang Goreng Kulit Sapi di Cianjur Diburu Polisi, keracunan Makanan,keracunan goreng kulit sapi,keracunan goreng kulit sapi cianjur,Polres Cianjur

Larangan Mudik Tekan Kendaraan Keluar Jabodetabek Hingga 45,5%

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 18:26 WIB

Sejak diberlakukannya aturan pelarangan mudik lebaran pada Kamis 6 Mei 2021, PT Jasa Marga mencatat sebanyak 245.496 ken...

Umum - Regional, Larangan Mudik Tekan Kendaraan Keluar Jabodetabek Hingga 45,5%, Larangan Mudik 2021,Mudik 2021,Mudik Jabodetabek,Mudik Lebaran,larangan mudik lebaran

Kepala P3DW Subang: Relaksasi PPnBM Tingkatkan Pendapatan Daerah

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 17:40 WIB

Kepala Pusat Pengelola Pendapatan Wilayah (P3PDW) Subang Lovita Adriana mengatakan, insentif Pajak Penjualan atas Barang...

Umum - Regional, Kepala P3DW Subang: Relaksasi PPnBM Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pajak,relaksasi pajak,Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM),Relaksasi PPnBM

Warga Cianjur Selatan Tertahan di Kota Besar, Terminal Pasir Hayam Sep...

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 17:30 WIB

Tiga hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah atau 2021, Terminal Pasir Hayam Cianjur sepi pemudik dari luar ko...

Umum - Regional, Warga Cianjur Selatan Tertahan di Kota Besar, Terminal Pasir Hayam Sepi, Terminal Pasir Hayam Cianjur,terminal pasir hayam,mudik cianjur,Penyekatan Mudik Cianjur,Mudik 2021,Larangan Mudik 2021

2.298 Kendaraan Diputarbalikan Polres Tasikmalaya Kota

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 15:42 WIB

Selam tiga hari pelaksanaan operasi ketupat 2021, Polres Tasikmalaya Kota telah memutar balikan ribuan kendaraan di 6 ti...

Umum - Regional, 2.298 Kendaraan Diputarbalikan Polres Tasikmalaya Kota , kendaraan diputarbalikkan di tasik,kendaraan dipputarbalikkan,Polres Tasikmalaya Kota,Larangan Mudik 2021,Mudik 2021

artikel terkait

dewanpers