web analytics
  

Seleksi CPNS Kota Bandung Dibuka, Catat Jadwal dan Persyaratannya

Selasa, 29 Oktober 2019 13:19 WIB Nur Khansa Ranawati

Ilustrasi (Humas Pemkab Sleman)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Tahun ini, Kota Bandung mendapat jatah sebanyak 868 kursi untuk seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Angka tersebut terbagi-bagi ke dalam sejumlah formasi posisi.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana menyebutkan, seluruh prasyarat dan formasi posisi yang dibutuhkan pada seleksi CPNS untuk Kota Bandung akan resmi diumumkan pada 11 November mendatang. Namun, dirinya memberi gambaran bahwa posisi terbanyak nantinya akan dibuka untuk guru dan tenaga pendidik serta tenaga kesehatan.

"Untuk 2019 ini kita dapat jatah 868 PNS yang akan diumumkan pada 11 November. Sebanyak 70% untuk tenaga pendidik, 15% tenaga kesehatan, dan sisanya untuk tenaga teknis lainnya," ungkapnya ketika memberi pemaparan pada sesi Bandung Menjawab di Balaikota Bandung, Selasa (29/10/2019).

Untuk 15% sisanya tersebut, dia mengatakan, mayoritas dibuka untuk posisi IT. Meski demikian, posisi lainnya seperti kehumasan pun tetap dibutuhkan. CPNS tersebut dapat diikuti oleh WNI berusia 18 hingga 35 tahun.

AYO BACA : Inilah Jadwal Rekrutmen CPNS 2019

Hal ini menjadi pengecualian untuk posisi dokter spesialis dimana mereka diperkenankan untuk melamar hingga usia maksimal 40 tahun. CPNS Kota Bandung tahun ini juga memberi jatah posisi sebanyak 2% bagi penyandang disabilitas.

Selain itu, warga yang lulus kuliah dengan predikat cumlaude dan WNI yang tengah bekerja di luar negeri pun akan diberikan jatah khusus lewat jalur cumlaude dan diaspora. Namun, seluruhnya tetap diwajibkan untuk mengikuti tes terlebih dahulu.

"Untuk disabilitas disediakan 2%, untuk yang cumlaude juga dapat berbagai macam kemudahan. Selain itu adalah jalur diaspora, WNI yang bekerja di luar negeri dan ada niatan kembali ke Indonesia untuk menjadi PNS bisa mengikuti seleksi juga," ungkapnya.

Penyandang disabilitas yang berniat untuk mengikuti seleksi CPNS lewat jalur non-disabilitas juga diperkenankan. Namun, konsekuensinya tak ada kompensasi khusus yang akan didapat seperti pendampingan dan tambahan waktu dalam mengerjakan soal.

AYO BACA : Catat! Penerimaan CPNS Tahun 2019 Tanpa Formasi Administrasi

Yayan mengatakan, seleksi CPNS tersebut akan dilakukan ke dalam tiga tahap. Pertama seleksi administrasi, kedua adalah tes kompetensi dasar, dan ketiga tes kompetensi bidang. Seleksi administrasi akan dibuka mulai November mendatang setelah pengumuman resmi CPNS dikeluarkan.

"Kemudian Februari 2020 seleksi komptenesi dasar dan seterusnya, lalu April 2020 dilanjut integrasi nilai dan penjumlahan," jelasnya.

Tahun lalu, Kota Bandung mendapat jatah formasi CPNS sebanyak 700 orang. Sementara, pendaftar yang ikut seleksi tercatat mencapai 19 ribu orang. Diprediksi, tahun ini jumlah pendaftar akan bertambah.

"Kemarin formasi 700 orang, yang daftar 19 ribu orang. Tahun ini kemungkinan pendaftarnya akan lebih banyak dari 19 ribu," ungkapnya.

Dirinya juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi simpang siur yang beredar menjelang dibukanya pendafatran CPNS 2019. Informasi resmi hanya keluar dari pihak pemerintah, yang beberapa di antaranya dapat dijangkau melalui laman-lama web resmi seperti bkn.go.id.  

"Jangan percaya pada iming-iming yang bisa menjanjikan masuk jadi PNS dan sebagainya," ungkap Yayan.

AYO BACA : Tahun Ini, Kuota CPNS Kabupaten Purwakarta Berkurang

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers