web analytics
  

Pendidikan Ketahanan Pangan Harus Dimulai Sejak Dini

Kamis, 24 Oktober 2019 05:05 WIB Rizma Riyandi
Umum - Nasional, Pendidikan Ketahanan Pangan Harus Dimulai Sejak Dini, pangan, ketahanan pangan, pemkot bandung, oded m danial

Wali Kota Bandung Oded M Danial. (ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Sebagai kota metropolitan, Kota Bandung minim lahan pertanian. Untuk memenuhi kebutuhan pangan 2,4 juta warganya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memasok 96% bahan pangan dari luar Kota Bandung. 

Oleh karenanya, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menilai, ketahanan pangan menjadi isu yang tak boleh diabaikkan. Apalagi jika mengingat ada potensi inflasi dan kenaikan harga jika pasokan dan permintaan tidak seimbang.

Ia meminta Dinas Pangan dan Pertanian untuk melakukan langkah-langkah taktis agar Kota Bandung memiliki ketahanan pangan yang mumpuni. Minimal bisa mengurangi ketergantungan pasokan dari daerah lain.. Oded meminta agar mengutamakan pelibatan warga dengan upaya pendidikan ketahanan pangan. Salah satu program adalah urban farming.

Urban farming adalah upaya memanfaatkan lahan sempit di kawasan perkotaan untuk bercocok tanam. Kegiatan ini telah marak dilakukan di berbagai wilayah di Kota Bandung dan dipandang efektif untuk menyediakan kebutuhan bahan pangan tertentu bagi rumah tangga. Bahkan, ada pula yang pasokannya telah bisa dimanfaatkan untuk dijual sehingga bernilai ekonomi. Namun Oded menilai, upaya tersebut masih kurang masif.

“Ini sudah bagus, tapi perlu ditingkatkan. Sosialisasi tidak boleh berhenti, dan harus ada upaya-upaya edukasi. Kalau pada orang dewasa sudah mulai susah, kita sasar anak-anak sekolah agar mereka belajar bertani sejak dini,” ungkap Oded saat melakukan kunjungan ke Kantor Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Jalan Arjuna No. 45 Bandung, Rabu (23/10/2019).

Perlu diketahui, pada kondisi normal, setiap hari warga Kota Bandung membutuhkan 120 ton telur yang sebagian besar dipasok dari Blitar dan Priangan Timur. Sedangkan kebutuhan daging ayam bisa mencapai 600.000 ekor perhari yang dikirim dari wilayah Priangan Timur. Sementara kebutuhan daging sapi bisa mencapai 80 ekor perhari, itupun 97% masih impor dari Australia. 

Tak hanya bertani, Oded juga ingin memperkenalkan anak sekolah dengan peternakan. Tujuannya, agar para siswa juga paham proses pengolahan bahan pangan dari hulu hingga hilir. Dengan mengetahui proses tersebut, para siswa dapat memahami proses pengelolaan makanan, mencintai lingkungan, dan menyayangi binatang. Lebih jauh, secara jangka panjang diharapkan mereka bisa lebih bijak dalam menyikapi keterbatasan sumber pangan.

“Mereka akan kita edukasi agar memiliki karakter (yang mendukung) kemandirian pangan. Kita ingin menyentuh edukasi ini ke semua lapisan, dari mulai anak sekolah sampai orang tua,” katanya.

Gagasan itu ia kembangkan dengan menginstruksikan Dispangtan Kota Bandung untuk menyediakan pasokan bibit tanaman dan hewan yang mudah dikembangbiakkan oleh siswa usia sekolah. Oded memilih tanaman pangan seperti cabai, selada, pakcoy, dan tanaman sayuran lain untuk bisa dibagikan kepada para siswa. Sedangkan untuk hewan, Oded memilih ayam karena paling mudah untuk merawat dan mengembangkbiakannya. 

“Mereka akan diedukasi bagaimana cara memelihara belajar berternak. Supaya kelak mereka punya jiwa entrepreneur dan jiwa menyayangi kepada binatang,” katanya.

Oded pun akan melakukan uji coba sebelum program ini betul-betul diimplementasikan. Uji coba akan dilakukan di wilayah pinggiran Kota Bandung dengan mengoordinasikan jajaran kewilayahan dan sekolah di area tersebut. Ia lantas memilih 5-10 siswa di tiap sekolah untuk melaksanakan kegiatan berkebun dan berternak.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Kegiatan Ini Diizinkan di Masa Larangan Mudik Lokal Aglomerasi

Nasional Jumat, 7 Mei 2021 | 20:27 WIB

Pemerintah kembali menegaskan mudik lokal dalam satu wilayah aglomerasi tetap dilarang karena termasuk aturan larangan m...

Umum - Nasional, Kegiatan Ini Diizinkan di Masa Larangan Mudik Lokal Aglomerasi, Larangan Mudik Lokal Aglomerasi,mudik lokal,mudik lokal dilarang,Aturan Larangan Mudik,peniadaan mudik,wilayah aglomerasi,kawasan aglomerasi tanpa perlu SIKM

Mudik Aglomerasi Dilarang, Bagaimana Nasib Moda Transportasi?

Nasional Jumat, 7 Mei 2021 | 20:17 WIB

Pemerintah melarang kegiatan mudik masyarakat, termasuk di wilayah aglomerasi. Kendati demikian, aktivitas transportasi...

Umum - Nasional, Mudik Aglomerasi Dilarang, Bagaimana Nasib Moda Transportasi?, Mudik Aglomerasi Dilarang,Nasib Moda Transportasi,aktivitas transportasi,aglomerasi,Kementerian Perhubungan,Pembatasan Jam Operasional,pengetatan prokes

Ini Jadwal Pengumuman Hasil UTBK-SBMPTN 2021, Catat Tanggalnya!

Nasional Jumat, 7 Mei 2021 | 20:07 WIB

Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau UTBK-SBMPTN 2021 telah sele...

Umum - Nasional, Ini Jadwal Pengumuman Hasil UTBK-SBMPTN 2021, Catat Tanggalnya!, Pengumuman Hasil UTBK-SBMPTN 2021,Cara Cek Pengumuman Hasil UTBK SBMPTN 2021,Hasil UTBK-SBMPTN 2021,UTBK-SBMPTN 2021,apan pengumuman hasil UTBK-SBMPTN 2021

Jadwal, Syarat, dan Panduan Pendaftaran Beasiswa LPDP 2021

Nasional Jumat, 7 Mei 2021 | 17:15 WIB

Pendaftaran beasiswa LPDP 2021 secara online telah dibuka pada 4 Mei-1 Juni 2021.

Umum - Nasional, Jadwal, Syarat, dan Panduan Pendaftaran Beasiswa LPDP 2021, Jadwal Pendaftaran Beasiswa LPDP 2021,Jadwal LPDP 2021,Syarat Pendaftaran LPDP 2021,Panduan Pendaftaran LPDP 2021,Pendaftaran beasiswa LPDP 2021,Jadwal Beasiswa LPDP 2021,Syarat Beasiswa LPDP 2021

Kemendikbud Ristek Batalkan SKB Seragam, Ada Apa?

Nasional Jumat, 7 Mei 2021 | 16:16 WIB

MA telah resmi membatalkan SKB Tiga Menteri tentang Pakaian Seragam dan Atribut para Peserta Didik, Pendidik, dan Tenaga...

Umum - Nasional, Kemendikbud Ristek Batalkan SKB Seragam, Ada Apa?, SKB Seragam,SKB Seragam Sekolah,Kemendikbud Ristek,SKB Tiga Menteri tentang Pakaian Seragam,atribut keagamaan,karakter peserta didik,toleransi beragama,Kemendikbud Ristek Batalkan SKB Seragam

Komnas HAM Curiga Pelabelan Teroris TPNPB OPM Bentuk Putus Asa Jokowi

Nasional Jumat, 7 Mei 2021 | 15:58 WIB

Komnas HAM curiga penyematan label teroris untuk Tentara Pembebasan Negara Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-O...

Umum - Nasional, Komnas HAM Curiga Pelabelan Teroris TPNPB OPM Bentuk Putus Asa Jokowi, Komnas HAM,Pelabelan Teroris TPNPB OPM,Jokowi,penyematan label teroris,TPNPB-OPM,Presiden Joko Widodo,pemerintahan Jokowi

Duh! Pertanyaan Tes Alih Status Pegawai KPK Lecehkan Perempuan

Nasional Jumat, 7 Mei 2021 | 15:11 WIB

Tes alih status pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menjadi ASN atau aparatur sipil negara, terus menuai keca...

Umum - Nasional, Duh! Pertanyaan Tes Alih Status Pegawai KPK Lecehkan Perempuan, Tes alis status pegawai KPK,Pegawai KPK,Pegawai KPK jadi ASN,Pertanyaan tes alih status pegawai KPK

Doni Monardo: Kasus Covid-19 Bisa Meledak Jika Tak Hati-hati

Nasional Jumat, 7 Mei 2021 | 14:25 WIB

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo menegaskan, upaya penanganan dan pengendalian Co...

Umum - Nasional, Doni Monardo: Kasus Covid-19 Bisa Meledak Jika Tak Hati-hati, Doni Munardo,Kasus Covid-19,Satgas Covid-19,Virus Corona

artikel terkait

dewanpers