web analytics
  

Kebakaran Pipa Pertamina Diduga Akibat Tancapan Benda Keras

Selasa, 22 Oktober 2019 18:27 WIB Fira Nursyabani

Foto udara kebakaran pipa minyak milik PT Pertamina di Melong, Cimahi, Jawa Barat, Selasa (22/10/2019). (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi menduga kebakaran yang terjadi di lokasi proyek kereta cepat Cimahi akibat alat berat yang menancapkan benda keras ke pipa milik Pertamina. Kebakaran itu terjadi di Kampung Mancong, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Selasa (22/10/2019).

AYO BACA : Ledakan Pipa Pertamina di Cimahi, Pekerja KCIC Berlarian

"Diduga ada petugas yang sedang menancapkan benda keras dan terkena pipa gas pertamina," kata Rudy di lokasi kejadian di Cimahi, Selasa (22/10/2019).

AYO BACA : Ledakan Pipa Pertamina di Cimahi, Seorang Pekerja Tewas

Kebakaran tersebut terjadi sejak sekira pukul 14.00 WIB di area sekitar kilometer 129 Tol Purbaleunyi (Purwakarta, Cileunyi). Asap hitam pun terlihat mengepul tinggi ke langit.

Akibatnya arus lalu lintas di Jalan Tol sempat terhambat karena diberlakukannya rekayasa arus demi menghindari kebakaran. Sejauh ini diketahui seorang petugas alat berat proyek tersebut tewas akibat tersambar api.

Sementara itu, Komandan Regu Dinas Pemadam Kota Cimahi Indrahadi mengatakan pihaknya telah menurunkan sebanyak 18 unit mobil pemadam ke lokasi kejadian. "Sudah 18 unit yang diturunkan, sebagian ada juga dari Kabupaten Bandung," kata Indrahadi.

AYO BACA : Ledakan Pipa, Rekayasa Lalin Diberlakukan di Tol Purbaleunyi

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers