web analytics
  

Jenazah Pria Hilang 22 Tahun Lalu Ditemukan Lewat Google Earth

Senin, 21 Oktober 2019 07:14 WIB Nur Khansa Ranawati

Google Earth / Livescience.com

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--google earth belum lama ini memberi simpulan mengejutkan mengenai misteri seorang pria yang menghilang 22 tahun lalu. Jasad pria tersebut yang telah menjadi kerangka ditemukan berada di dalam mobil yang tenggalam selama dua dekade di sebuah kolam.

Kolam tersebut berada di belakang sebuah rumah di Wellington, Florida, Amerika Serikat. Sebagaimana dilansir dari Livescience, Senin (21/10/2019), gambar pindaian google earth tersebut ditemukan oleh seroang mantan penduduk lingkungan tersebut yang hendak melihat lokasi tempat dirinya tinggal dahulu. Dia kemudian melihat adanya mobil yang terendam di dalam kolam.

Dirinya lalu menghubungi sang pemilik rumah saat ini, yang kemudian berupaya menerbangkan drone dengan kamera ke atas kolam yang dimaksud. Dari hasil foto tangkapan drone tersebut diketahui terdapat sebuah mobil di kolamnya yang merupakan kolam retensi, dan mereka kemudian menghubungi pihak kepolisian setempat pada pertengahan September 2019. 

Hasil penelisikan pihak kepolisian menyatakan bahwa "sisa-sisa kerangka ditemukan di dalam mobil". Mobil Saturn SL 1994 berwarna putih tersebut telah tertutupi kalsium tebal di bagian luarnya, menandakan bahwa mobil tersebut telah menghabiskan waktu yang lama di air.

Pihak pemeriksaan medis yang memeriksa tulang belulang tersebut kemudian berhasil mengidentifikasi jenazah yang telah lama hilang tersebut sebagai pria bernama William Moldt. Saat tenggelam, Moldt berusia 40 tahun dan dinyatakan hilang pada November 1997. Dirinya diketahui terakhir terlihat meninggalkan bar setempat pada pukul 11 malam.

Adapun keterangan dari sebuah situs web orang hilang menggambarkan ciri-ciri Moldt sebagai pria yang memiliki mata cokelat,  tinggi 2 meter dan memiliki berat badan 102 kilogram. Masih belum diketahui hingga kini penyebab utama mobil Moldt dan dirinya dapat berakhir tenggelam di kolam.

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers