web analytics
  

Pemkab Purwakarta Canangkan Penggunaan Kendi Kurangi Sampah Plastik

Minggu, 20 Oktober 2019 11:51 WIB Dede Nurhasanudin
Umum - Regional, Pemkab Purwakarta Canangkan Penggunaan Kendi Kurangi Sampah Plastik, sampah plastik, kendi, kendi purwakarta, pemkab purwakarta

Kendi (pixabay)

PURWAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta tak pernah kehabisan akal dalam penanganan sampah plastik.

Sebelumnya, Pemkab Purwakarta mendorong semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan kelurahan/desa untuk menyediakan tempat sampah organik dan non organik yang nantinya kedua sampah tersebut diolah menjadi bermanfaat.

Kali ini, Pemerintah mencanangkan penggunaan kendi untuk menyimpan air minum di setiap kantor pemerintahan. "Kendinya bisa didesain ulang agar bentuknya lebih besar, seperti dispenser. Sehingga, bisa digunakan untuk penyimpanan air minum bagi pegawai di suatu ruangan. Para pegawai biasa membawa sendiri kan. Nah, ambil air minumnya di kendi besar itu,” ungkap Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, Minggu (20/10/2019).

Seperti diketahui, kendi adalah salah satu benda tempat menyimpan air minum berbahan dasar tanah liat yang dibentuk sedemikian rupa.

Kecamatan Plered menjadi andalan dibidang pengembangan ekonomi kreatif produk keramik. Kendi merupakan salah satu produk yang dihasilkan daerah eksportir ini.
 
Anne menyebut bahan dasar tanah liat lebih ramah lingkungan jika dibandingkan dengan alat penyimpanan minum lain berbahan dasar plastik. Karena itu, pihaknya mengaku tidak ragu menggunakan kendi di seluruh kantor pemerintah di Purwakarta.
 
Menurut Anne, banyak manfaat yang bisa diraih selain aspek pemeliharaan lingkungan. Penggunaan kendi tersebut dapat menciptakan pangsa pasar baru bagi produk keramik Plered, disamping mendorong mengurangi sampah plastik dibalik penggunaan kendi tersebut.
 
“Pegawai tidak perlu membeli air minum dalam kemasan plastik kan. Artinya, ini bertujuan mengurangi sampah plastik. Maka satu masalah lingkungan bisa terselesaikan melalui langkah kecil ini,” ujarnya.

Anne mengaku animo masyarakat Purwakarta sendiri untuk menggunakan produk lokal belum tumbuh secara massif. Padahal kerajinan tangan asal Purwakarta ini telah berhasil tembus ekspore ke berbagai belahan dunia.
 
“Pasar Eropa, China dan Amerika selain Asia selama ini menjadi target pasar keramik Plered. Itu perlu terus kita dorong. Tetapi, kita tidak boleh melupakan pangsa pasar lokal Purwakarta. Karena itu, saat ini Pemkab Purwakarta memberikan contoh penggunaan produk Plered untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Wagub Jabar Imbau Warga Jabar Tidak Mudik Lebaran

Regional Selasa, 20 April 2021 | 22:00 WIB

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengimbau masyarakat Jabar untuk tidak mudik lebaran. Tujuann...

Umum - Regional, Wagub Jabar Imbau Warga Jabar Tidak Mudik Lebaran, Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum,Warga Jabar,Dilarang Mudik,Larangan Mudik,Mudik 2021

Pesantren Amanah Muhammadiyah di Tasikmalaya, Siapkan Ulama Masa Depan

Regional Selasa, 20 April 2021 | 21:40 WIB

Pesantren Amanah Muhammadiyah Kota Tasikmalaya adalah salah satu lembaga pendidikan yang dimiliki Persarikatan Muhammadi...

Umum - Regional, Pesantren Amanah Muhammadiyah di Tasikmalaya, Siapkan Ulama Masa Depan, Pesantren Amanah Muhammadiyah,Pesantren di Tasik,Ulama Masa Depan,Profil Pesantren Pesantren Amanah Muhammadiyah

Perang Sarung, Polres Cianjur Amankan 9 Remaja

Regional Selasa, 20 April 2021 | 21:19 WIB

Polres Cianjur bereaksi cepat beredarnya video viral perang sarung di depan Gedung Generasi Muda Kampung Panembong Kecam...

Umum - Regional, Perang Sarung, Polres Cianjur Amankan 9 Remaja, Perang Sarung,Polres Cianjur,Tawuran Sarung,Perang Sarung Cianjur

Cerita Mantan Napi di Tasikmalaya Belajar Baca Alquran

Regional Selasa, 20 April 2021 | 20:53 WIB

Niat untuk menjadi pribadi yang baik, Mantan Narapidana Tasikmalaya (Manasix) tak malu untuk belajar memperbaiki diri.

Umum - Regional, Cerita Mantan Napi di Tasikmalaya Belajar Baca Alquran, Mantan Narapidana Tasikmalaya (Manasix),Belajar Baca Alquran,Napi Belajar Baca Alquran,Napi Tasik

Disnakertrans Cianjur Bingung Beri Sanksi Perusahaan Tak Bayar THR

Regional Selasa, 20 April 2021 | 20:47 WIB

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur, kebingungan jenis sanksi kepada perusahaan yang t...

Umum - Regional, Disnakertrans Cianjur Bingung Beri Sanksi Perusahaan Tak Bayar THR, Disnakertrans Cianjur,THR Cianjur,Bayar THR,Sanksi Telat Bayar THR

47 Napi Lapas Tasik Masih Positif Covid-19

Regional Selasa, 20 April 2021 | 20:09 WIB

Kasus Covid-19 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Tasikmalaya terus dipantau pihak Dinas Kesehatan Kota Tasikmal...

Umum - Regional, 47 Napi Lapas Tasik Masih Positif Covid-19, Napi Lapas Tasik,Napi Positif Covid-19,Lapas Tasikmalaya

Satgas Cianjur Khawatir Peningkatan Covid-19 Saat Mudik

Regional Selasa, 20 April 2021 | 18:37 WIB

Diharapkan masyarakat bisa mengurangi mobilitas serta tetap mematuhi protokol kesehatan demi kesehatan bersama.

Umum - Regional, Satgas Cianjur Khawatir Peningkatan Covid-19 Saat Mudik, Peningkatan Covid-19 Saat Mudik,Larangan Mudik 2021,Kabupaten Cianjur,Kasus Covid-19,Ramadan,Lebaran,Idulfitri

Kapten Amerika Suntik Kakek Berumur 104 Tahun

Regional Selasa, 20 April 2021 | 16:17 WIB

Wirjawan Hardjamulia kembali mendapatkan vaksinasi dosis kedua di Rumah Sakit (RS) Vania Kota Bogor, Selasa 20 April 202...

Umum - Regional, Kapten Amerika Suntik Kakek Berumur 104 Tahun, Kapten Amerika,Wirjawan Hardjamulia,Rumah Sakit (RS) Vania,Kota Bogor,Vaksin Covid-19

artikel terkait

dewanpers