web analytics
  

Prevalensi Bayi Kurang Gizi dan Anak Kurus Berkurang

Jumat, 18 Oktober 2019 14:43 WIB Rizma Riyandi

Ilustrasi (pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Prevalensi balita dengan gizi kurang dan anak kurus pada tahun 2019 menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya menurut data Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan.

Menurut Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Siswanto di Jakarta, Jumat, prevalensi gizi kurang pada balita turun 1,5% dari 17,7% menjadi 16,29% dan prevalensi anak kurus menurun 2,8% dari 10,2 menjadi 7,44% pada 2019.

AYO BACA : Kemenkes: Angka Stunting Turun 10% dalam 5 Tahun

Seiring dengan penurunan kasus gizi kurang dan anak kurus, prevalensi stunting turun 3,1% dari 30,8% pada 2018 menjadi 27,67%pada 2019 menurut Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Penurunan kasus stunting dari 37,2% pada 2013 menjadi 27,67% tahun 2019 membawa Indonesia berpindah dari kelompok negara dengan kasus stunting tinggi ke kelompok negara dengan kasus stunting menengah.

AYO BACA : Begini Upaya Akademisi Kesehatan untuk Bidang Farmasi Indonesia

Menteri Kesehatan Nila Moeloek berharap penurunan kasus kekerdilan pada anak bisa konsisten tiga persen per tahun sehingga prevalensi kasusnya bisa di bawah 20% pada 2024 sesuai target yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Deputi Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Sekretaris Wakil Presiden Bambang Widianto menerangkan bahwa ada lima pilar faktor penentu keberhasilan penurunan angka stunting.

Kelima pilar yang dia maksud meliputi komitmen pemimpin nasional dan pemimpin daerah, perubahan perilaku masyarakat, konvergensi atau pemusatan upaya penanggulangan stunting di berbagai kementerian dan lembaga, ketersediaan pangan dan gizi, serta monitoring dan evaluasi.

Dari kelima pilar tersebut, menurut Bambang, komitmen kepala daerah lah yang paling menentukan keberhasilan upaya penurunan angka gizi buruk pada anak.

AYO BACA : 6 Penyebab Urine Berbau Menyengat

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers