web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Ingin Prabowo Gabung Jokowi, Sekjen Gerindra Berpantun

Kamis, 17 Oktober 2019 10:39 WIB Fira Nursyabani

Ketua umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan pidato politik pada Rapimnas dan Apel Kader Partai Gerindra di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/10/2019). (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani melontarkan pantun berisi keinginannya agar Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto bisa bersama dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

AYO BACA : Soal Jatah Menteri, Prabowo Serahkan ke Jokowi

"Pantunnya adalah: Kain tapis dilipat empat, Disimpan rapi dalam peti. Kita semua berpendapat, Pada akhirnya Pak Prabowo bersama Jokowi," ujar Muzani kepada awak media di sela-sela Rapat Pimpinan Nasional Partai Gerindra di rumah Prabowo, Bukit Hambalang, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu (16/10/2019).

AYO BACA : Hari Ini Prabowo Subianto Berulang Tahun, Berapa Usianya?

Menurut Muzani, arah Partai Gerindra untuk tetap oposisi atau masuk dalam koalisi Jokowi-KH Ma'ruf Amin, sepenuhnya berada di tangan Prabowo. Dalam AD-ART Partai Grindra, semua keputusan partai baik berada di pimpinan pembina partai.

Muzani mengatakan, momentum Rapimnas Partai Gerindra kali ini sekaligus dimanfaatkan Prabowo untuk mendengar satu keputusan yang bulat mulai dari pimpinan baik di pusat maupun daerah mengenai arah Partai Gerindra.

Sementara itu, Juru Bicara Prabowo Subianto Dahnil Simanjuntak, menyebutkan, Prabowo Subianto telah menyodorkan konsepsi 'dorongan besar' ke Presiden terpilih, Joko Widodo. "Pak Prabowo sudah menyerahkan konsepsi terkait dorongan besar. Konsepsi itu sudah disampaikan sebulan lalu, ke Pak Jokowi," ujar Siregar.

Menurut dia, konsepsi itu merupakan tiga poin yang disebut sebagai dorongan besar bagi Jokowi dan Pemerintah. Yaitu, mengenai pembangunan ekonomi Indonesia dengan semangat ketahanan pangan, energi, pertahanank, dan keamanan yang kuat.

AYO BACA : Beredar Kabar Prabowo Akan Jadi Menteri Pertahanan, Istana: Amin

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers