web analytics

DPRD Bogor: Pembahasan Jalur Puncak Dua Tunggu Kabinet Baru Jokowi

clockRabu, 16 Oktober 2019 10:23 WIB userFira Nursyabani
Umum - Regional, DPRD Bogor: Pembahasan Jalur Puncak Dua Tunggu Kabinet Baru Jokowi, Jalur puncak dua, jalur puncak bogor, kabinet baru jokowi, DPRD Bogor, ayobogor, bogor hari ini, berita bogor

Suasana kepadatan kendaraan saat pemberlakuan sistem satu arah di Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (5/10/2019). (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto menyebutkan bahwa pembahasan mengenai pembangunan Jalur Puncak Dua, Kabupaten Bogor akan dilakukan ketika Joko Widodo sudah membentuk kabinet baru pada periode keduanya sebagai Presiden RI.

"Saya diskusi dengan senior-senior saya di DPR RI, saat ini mereka nunggu pembentukan kabinet baru. Setelah itu pasti akan ada kebijakan strategis dari pemerintah pusat soal kelanjutan jalur Puncak Dua," ujarnya, Rabu (16/10/2019).

AYO BACA : DPRD Bogor Dorong Pembangunan Jalur Puncak Dua

Menurutnya, pembangunan jalan yang biasa disebut Poros Tengah Timur Kabupaten Bogor itu merupakan solusi jangka panjang penanganan kepadatan volume kendaraan di jalur Puncak Cisarua. Hal itu karena para pengendara baik tujuan Puncak, Cianjur, Sukabumi, maupun Bandung melintasi jalur yang sama, yaitu Ciawi-Cisarua.

Sedangkan, kata Rudy ketika jalur Puncak Dua sudah terbangun, beban kendaraan di jalur Puncak akan terbagi. Bagi pengendara dengan tujuan Cianjur, Bandung, dan Sukabumi lewat jalur Puncak Dua, sementara jalur Ciawi-Cisarua hanya untuk para pendara yang memang memiliki tujuan ke kawasan Puncak Bogor.

AYO BACA : Polres Bogor: Sistem Kanalisasi 2-1 Jalur Puncak Sudah Dikaji

"Kita akan mendorong, supaya pemerintah pusat melanjutkan pembangunan Jalur Puncak Dua. Sebelum pemerintah pusat melakukan pembangunan di daerah-daerah yang lebih jauh, ingat Kabupaten Bogor adalah penyangga ibu kota," kata Rudy.

Ia menganggap, terbangunnya jalur Puncak Dua akan memberikan efek domino yang berimplikasi positif bagi Pemkab Bogor yakni selain mengurangi kemacetan di Jalur Puncak Cisarua, juga akan mendongkrak perekonomian warga di jalur tersebut.

"Kalau jalur Puncak Dua dibuka, akan menimbulkan pertumbuhan ekonomi yang sangat baik. Kalau dibuka, bisa ke Sukamakmur, ke Jonggol, bisa ke Cianjur, juga ke Sukabumi," bebernya.

Seperti diketahui, selesai pembebasan lahan untuk jalan yang panjangnya mecapai 46 kilometer ini, Kementerian PUPR sempat membangun sebagian jalan Puncak Dua pada 2015. Tapi proyeknya sempat terhenti lantaran ada perubahan Detil Engineering Design (DED) di tengah jalan.

AYO BACA : Akibat Macet, Puncak Bogor Dicoret dari Destinasi Wisata Nasional

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

WFH Sering Dipakai Jalan-jalan, ASN Cianjur Akan Dipantau Aplikasi

Regional Senin, 2 Agustus 2021 | 16:01 WIB

 Pemerintah Kabupaten Cianjur akan memantau aparatur sipil negara (ASN) dan keluarganya dengan menggunakan aplikasi khus...

Umum - Regional, WFH Sering Dipakai Jalan-jalan, ASN Cianjur Akan Dipantau Aplikasi, ASN Cianjur,Herman Suherman,Cianjur,WFH ASN Cianjur

Truk Alami Rem Blong di Puncak, Seorang Pejalan Kaki Tewas Terlindas

Regional Senin, 2 Agustus 2021 | 14:24 WIB

Kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Puncak, Kampung Ciloto, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Senin, 2...

Umum - Regional, Truk Alami Rem Blong di Puncak, Seorang Pejalan Kaki Tewas Terlindas, truk terguling Puncak,truk terguling Ciloto,kecelakaan Ciloto,kecelakaan puncak

Ketika Bima Arya Pasrah Diroasting Habis-habisan

Regional Senin, 2 Agustus 2021 | 12:43 WIB

Komika asal Bogor Fajar Nugra melakukan roasting kepada Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dalam acara Panggung Virtual...

Umum - Regional, Ketika Bima Arya Pasrah Diroasting Habis-habisan, roasting Bima Arya,Fajar Nugra,Wali Kota Bogor Bima Arya,Bima Arya,Stand Up Comedy

Update Zona Risiko Covid-19 Jabar 2 Agustus 2021

Regional Senin, 2 Agustus 2021 | 11:50 WIB

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengumumkan peta zona risiko Covid-19 terbaru di Jawa Barat (Jabar), Senin, 2 Agu...

Umum - Regional, Update Zona Risiko Covid-19 Jabar 2 Agustus 2021, Zona Merah Covid-19,zona Covid-19 Jabar,zona covid-19 Jawa Barat,zona merah jabar,zona oranye jabar

Lapak Pengolahan Limbah Plastik Cileungsi Dilalap Api, 6 Truk Damkar...

Regional Senin, 2 Agustus 2021 | 11:38 WIB

Lapak pengolahan limbah plastik di Kampung Rawa Kaso, RT19, RW09, Deda Jati Sari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor l...

Umum - Regional,  Lapak Pengolahan Limbah Plastik Cileungsi Dilalap Api, 6 Truk Damkar Dikerahkan, Kebakaran Cileungsi,Kebakaran Lapak Pengolahan Limbah plastik,Kebakarab Lapak Limbah plastik,Berita Kabupaten bogor,Kebakaran Kabupaten bogor,Kebakaran di Bogor

Update Covid-19 Jabar 2 Agustus 2021: Penambahan Kasus Menurun

Regional Senin, 2 Agustus 2021 | 11:28 WIB

Kasus Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) sebanyak 611.796 kasus setelah bertambah 2.769 kasus pada Senin, 2 Agustus 2021.

Umum - Regional, Update Covid-19 Jabar 2 Agustus 2021: Penambahan Kasus Menurun, Covid-19 Jabar,Kasus Covid-19 Jabar,Data covid-19 jabar,Data Covid-19 Jabar terbaru,Update Data Covid-19 Jabar,data covid-19 jabar hari ini

Sehari Diguyur Hujan Deras, 3 Bencana Menerjang Kabupaten Bogor

Regional Senin, 2 Agustus 2021 | 10:54 WIB

Tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor pada Minggu, 1 Agustus 2021 petang, berujung pad...

Umum - Regional, Sehari Diguyur Hujan Deras, 3 Bencana Menerjang Kabupaten Bogor, bencana Bogor,BPBD Kabupaten Bogor,Hujan Kabupaten Bogor,Bencana Alam

Insentif Nakes di Bogor Hanya Dibayar Setengah

Regional Senin, 2 Agustus 2021 | 10:44 WIB

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor Ade Jaya Munadi menjelaskan, dari Rp60 miliar...

Umum - Regional, Insentif Nakes di Bogor Hanya Dibayar Setengah, Bupati Bogor Ade Yasin,insentif nakes Bogor,insentif Bogor,Insentif Covid-19,Bogor,covid-19 bogor

artikel terkait

dewanpers
arrow-up