web analytics
  

bank bjb Dinobatkan Jadi TOP 50 Big Cap Public Listed Companies

Selasa, 15 Oktober 2019 08:46 WIB Fira Nursyabani
Bisnis - Finansial, bank bjb Dinobatkan Jadi TOP 50 Big Cap Public Listed Companies, bank bjb, bjb raih penghargaan, TOP 50 Big Cap Public Listed Companies, 11th CG Conference & Award 2019, Direktur Operasional bank bjb, Tedi Setiawan

bank bjb dinobatkan jadi TOP 50 Big Cap Public Listed Companies dalam ajang The 11th CG Conference & Award 2019 di Grand on Thamrin Ballroom Pullman Hotel, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (14/10/2019). (Dok. bank bjb)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- bank bjb kembali menorehkan catatan emas menjelang penutupan 2019. Kerja keras seluruh insan perseroan dalam menjaga kualitas dan ritme pertumbuhan usaha perbankan, membuahkan hasil positif untuk kesekian kalinya.

Kali ini, bank bjb dinobatkan menjadi salah satu dari puluhan perusahaan terbaik dalam daftar TOP 50 Big Cap Public Listed Companies dalam ajang The 11th CG Conference & Award 2019 di Grand on Thamrin Ballroom Pullman Hotel, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (14/10/2019). Penghargaan diterima oleh Direktur Operasional bank bjb, Tedi Setiawan.

Daftar 50 perusahaan go public terbaik ini disusun oleh Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD). Seperti pada tahun sebelumnya IICD melakukan penilaian terhadap 200 emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

IICD membagi emiten-emiten tersebut ke dalam dua kelompok, yaitu 100 emiten dengan market kapitalisasi besar (Big Cap) dan 100 emiten dengan market kapitalisasi menengah (Mid Cap).

Penilaian yang digunakan adalah menggunakan instrumen Corporate Governance (CG) Scorecard dari Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yang meliputi hak-hak pemegang saham, perlakuan yang setara terhadap pemegang saham, peran pemangku kepentingan, pengungkapan dan transparansi serta tanggung jawab dewan. Dalam penilaian, IICD juga mempertimbangkan kasus korupsi yang melibatkan emiten.

AYO BACA : Maksimalkan Layanan, bank bjb Buka Kantor Kas di Disdikbud Cianjur

bank bjb masuk ke dalam jajaran elit  50 besar perusahaan dengan kategori “Big Cap Public Listed Companies”, tepatnya dalam urutan 20 besar. Pencapaian ini mengulangi perolehan tahun lalu di mana bank bjb juga berhasil memboyong penghargaan dalam kategori Best State Owned Enterprise yang mengapresiasi bank bjb sebagai emiten dengan praktik CG terbaik.

"Penghargaan ini membuktikan bahwa berbagai langkah usaha yang dijalankan bank bjb selalu berada di dalam koridor yang tepat sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik alias Good Corporate Governance (GCG)," ujar Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi, saat ditemui di tempat terpisah, Senin (14/10/2019).

"Perseroan senantiasa menjadikan GCG sebagai pijakan dalam setiap pengambilan keputusan sekaligus kompas yang mengarahkan langkah usaha bank bjb bergerak sesuai dengan kehendak pemilik saham dengan cara yang bertanggung jawab," tambah Yuddy.

Selain memberikan apresiasi, ajang ini juga dihelat dengan tujuan untuk mempromosikan reformasi tata kelola perusahaan dalam rangka meningkatkan iklim bisnis dan investasi di Indonesia.

Ajang ini sebagai sarana menginformasikan dan memberikan update kepada para investor tentang kemajuan reformasi GCG, mensosialisasikan inisiasi ASEAN CG Scorecard sebagai alat untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan nilai yang dimiliki pemegang saham dan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan perusahaan-perusahaan publik Indonesia dalam menginternalisasi prinsip-prinsip GCG.

AYO BACA : bjb Hadirkan Banking Corner di Universitas Sangga Buana YPKP

bank bjb sendiri selalu menerapkan prinsip GCG dalam setiap langkah usahanya. Penerapan sistem tata kelola ini merupakan salah satu upaya perusahaan untuk menghindari potensi fraud yang merugikan berbagai pihak dari beragam aspek.

GCG bank bjb telah terbukti bekerja dengan baik dan beberapa kali membuat perbankan diganjar penghargaan, tak terkecuali dari lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain masuk dalam TOP 50 Big Cap Public Listed Companies, penerapan GCG ini juga berhasil menghantarkan bank bjb meraih penghargaan TOP GRC (Governance, Risk & Compliance) 2019 beberapa waktu lalu.

Penerapan GCG yang konsisten dilakukan ini terbukti berdampak positif pada performa perusahaan. Catatan perseroan pada Semester I 2019 rasio Non Performing Loan (NPL) bank bjb terjaga di level 1,7% atau lebih baik dibanding rasio NPL industri perbankan per Mei 2019 yang sebesar 2,61%.

Sementara rasio Net Interest Margin (NIM) bank bjb berada pada level 5,7% atau berada diatas rata-rata rasio NIM industri perbankan yang mencapai 4,9%.

Sedangkan dari segi kinerja, tercatat total aset bank bjb berhasil tumbuh 6,4% year on year (yoy) menjadi sebesar Rp120,7 triliun. Pertumbuhan aset ini didukung oleh penghimpunan DPK sebesar Rp95,1 triliun atau tumbuh sekitar 7% yoy.

Sedangkan untuk laba bersih setelah pajak tercatat sebesar Rp803 miliar. Untuk total kredit yang disalurkan mencapai Rp78,2 triliun atau tumbuh sebesar 8,2% yoy.

AYO BACA : Sokong Jabar Go To East, bank bjb Siap Salurkan Modal kepada Nelayan

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Gandeng Perhutani dan PTPN III, PLN Optimistis Tingkatkan Bauran EBT

Finansial Jumat, 22 Januari 2021 | 22:56 WIB

Melalui pilar Green dalam transformasinya, PLN terus berupaya meningkatkan bauran Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Komi...

Bisnis - Finansial, Gandeng Perhutani dan PTPN III, PLN Optimistis Tingkatkan Bauran EBT, PLN,Energi Baru dan Terbarukan (EBT)

UMKM Makin Maju Berkat Suntikan PEN bank bjb

Finansial Jumat, 22 Januari 2021 | 11:43 WIB

Di tengah wabah Covid-19 merebak dan memukul para pelaku UMKM, Kopi Seru mampu menunjukkan kinerja bisnis yang terus men...

Bisnis - Finansial, UMKM Makin Maju Berkat Suntikan PEN bank bjb, program pemulihan ekonomi nasional (PEN),bank bjb,program bjb PENtas,Kopi Seru,UMKM

Kisah Inspiratif Pengusaha Fashion Bandung, Hindari PHK Pegawai Saat P...

Finansial Jumat, 22 Januari 2021 | 11:24 WIB

Perusahaan sehat bisa menghindari pengangguran baru akibat pemutusan kerja pegawai.

Bisnis - Finansial, Kisah Inspiratif Pengusaha Fashion Bandung, Hindari PHK Pegawai Saat Pandemi, UMKM Bandung,UMKM Bandung Terdampak Pandemi,Motzint Original,Motzint,Pelaku UMKM,UMKM di tengah Covid-19

Tips UMKM Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Finansial Jumat, 22 Januari 2021 | 01:03 WIB

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) jadi salah satu sektor terdampak pandemi Covid-19, padahal lebih dari 61 persen Produk...

Bisnis - Finansial, Tips UMKM Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM),Tips Usaha,United Nations Development Programme (UNDP)

BTN dapat Jatah FLPP Rp8,73 Triliun

Finansial Kamis, 21 Januari 2021 | 22:23 WIB

Tahun 2021, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kembali meraih kepercayaan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan P...

Bisnis - Finansial, BTN dapat Jatah FLPP Rp8,73 Triliun, Bank Tabungan Negara (BTN),Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP),masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),Rumah MBR

Harga Emas Antam Naik, Terkerek Euforia Pelatikan Joe Biden

Finansial Kamis, 21 Januari 2021 | 11:10 WIB

Harga emas Antam kembali melonjak cukup tinggi hari ini, Kamis (21/1/2021). Sebelumnya, harga emas Antam sempat jatuh ke...

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam Naik, Terkerek Euforia Pelatikan Joe Biden, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,emas antam,Harga Emas,Emas Antam Hari Ini

Ini Hukum Arisan bagi Muslimah

Finansial Rabu, 20 Januari 2021 | 06:30 WIB

Arisan erat dengan kaum hawa. Aktivitas ini adalah bagian dari tradisi yang marak dilakukan oleh kelompok masyarakat sej...

Bisnis - Finansial, Ini Hukum Arisan bagi Muslimah, Arisan,Hukum Arisan,Hukum Arisan bagi muslimah,arisan halal,arisan haram

Serap Rp 24 Triliun, Lelang SUN Jauh Dibawah Target

Finansial Selasa, 19 Januari 2021 | 20:25 WIB

Pemerintah menyerap dana sebesar Rp 24,45 triliun dari lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN) di pasar perdana denga...

Bisnis - Finansial, Serap Rp 24 Triliun, Lelang SUN Jauh Dibawah Target, Lelang SUN,Surat Utang Negara (SUN),Kementerian Keuangan (Kemenkeu),obligasi negara

artikel terkait

dewanpers