web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Potensi Gempa Sesar Lembang Capai 7 Skala Richter? Ini Penjelasan PVMBG

Senin, 14 Oktober 2019 15:35 WIB Nur Khansa Ranawati

Sesar Lembang (ugm.ac.id)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM--Sesar Lembang atau Patahan Lembang yang membentang sepanjang 29 kilometer dari Jatinangor Kabupaten Sumedang, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, hingga Padalarang Kabupaten Bandung Barat hingga saat ini bersifat aktif. Oleh karenanya, sesar tersebut menyimpan potensi gempa yang patut diwaspadai.

Berdasarkan sejumlah penelitian yang diinisiasi baik LIPI maupun ITB, potensi gempa yang dapat dikeluarkan Sesar Lembang berada di kisaran Magnitudo (M)6,5 hingga M7,0. Bila mengacu pada tabel potensi kerusakan gempa dalam Skala Richter, gempa dalam skala 6,5 hingga 7,9 dapat berpotensi menimbulkan kerusakan area hingga jarak sekitar 160 kilometer.

Namun, hal tersebut baru merupakan satu skenario kemungkinan dari pelepasan energi gempa Sesar Lembang. Kepala Sub Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami wilayah Barat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Ahmad Solihin mengatakan, besaran Magnitudo yang lebih kecil bisa saja terjadi apabila pelepasan energi gempa tidak berlangsung sekaligus.

AYO BACA : LIPKHAS GEMPA: Mitigasi Gempa Minim di Daerah Terdekat Sesar Lembang

"Potensi gempa dari Sesar Lembang yang mencapai M6,5 -M7,0 adalah magnitudo maksimum yang mungkin terjadi, apabila satu segmen Sesar Lembang yang panjangnya sekitar 29 km bergerak sekaligus," ungkapnya, Senin (14/10/2019).

"Namun, hingga kini masih belum ada yang tahu berapa besar probabalitas kejadian tersebut. Apakah akan sekaligus besar, atau gempanya lebih kecil tapi berkali-kali, masih belum ada yang tahu," lanjutnya.

Berdasarkan penelitian Badan Geologi Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ahmad mengatakan, apabila gempa Sesar Lembang setidaknya mencapai M6,8, maka guncangan sangat kuat akan terasa oleh sejumlah wilayah yang berdekatan dengan sesar tersebut.

AYO BACA : LIPKHAS GEMPA: Gempa Banten Beri Pesan untuk Kota Bandung

"Kita pernah memodelkan secara Deterministik, jika Sesar Lembang gempa dengan kekuatan M6,8, maka daerah yang berdekatan dengan Sesar Lembang tentu akan mengalami guncangan yang sangat kuat. Selain itu, di wilayah Cekungan Bandung pun masih akan merasakan gucangan yang kuat," jelasnya.

Hingga saat ini, tidak ada pihak yang mengetahui pasti kapan persisnya Sesar Lembang akan mulai melepaskan energinya. Ahmad menyebutkan, sejumlah penelitian menyebutkan bahwa periode ulang gempa besar dari Sesar Lembang terjadi setiap sekitar 170-670 tahun.

"Catatan sejarah menyebutkan bahwa gempa besar terakhir dari Sesar Lembang terjadi pada abad ke 15, jadi mungkin hal tersebut yang menjadi dasar informasi bahwa Sesar Lembang disebut dalam masa menuju pelepasan energi," ungkapnya.

Namun, dia mengatakan, kejadian gempa bumi termasuk fenomena alam yang memiliki tingkat ketidakpastian  tinggi.  Hingga saat ini belum ada ahli maupun tekonolgi di dunia yang dapat memprediksi kejadian gempa bumi secara akurat terkait dengan waktu, besaran maupun lokasinya.

AYO BACA : Gempa Sukabumi Tak Pengaruhi Sesar Lembang

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers