web analytics
  

Usaha Bangkrut, Lansia di Cimahi Nekat Gantung Diri

Jumat, 11 Oktober 2019 22:15 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Cimahi, Usaha Bangkrut, Lansia di Cimahi Nekat Gantung Diri, Gantung Diri, Bunuh Diri, Usaha Bangkrut,

Jenazah Wahyu Adam Saripudin (63) yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. (Tri Junari/Ayobandung.com)

CIMAHI TENGAH, AYOBANDUNG.COM--Wahyu Adam Saripudin (63) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di warung kelontong miliknya Jalan Pojok Tengah Gang Swadaya II RT 05/06 Kelurahan Setiamanah Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi, Jumat (11/10/2019) pukul 18.30 WIB.

Kapolsek Cimahi, Kompol Saidina B Mahdun menerangkan, berdasarkan keterangan Syahroni (24) saksi yang juga tetangga korban sesaat sebelum ditemukan tewas didepan warung mereka sempat berbincang dan korban berkeluh kesah ikhwal usaha grosir sembakonya yang mengalami kebangkrutan.

AYO BACA : Mahasiswa ITB Ditemukan Gantung Diri di Kamar Indekos

Setelah selesai mendengarkan curhatan korban, saksi meninggalkan Wahyu untuk menemui rekannya yang berjarak sekitar 10 meter dari warung korban. Tak lama ia pun kembali menghampiri warung korban dan merasakan kejanggalan.

"Warung korban sudah dalam keadaan tertutup tapi terkunci dari luar tetapi tidak tertutup rapat, saksi pun melihat dari celah rolling door dan mendapati korban dalam keadaan tergantung pada tali tambang warna kuning,"ungkap Kapolsek, Jumat (11/10/2019) malam.

AYO BACA : Cegah Aksi Bunuh Diri dengan Kenali Tanda-tandanya

Saksi kemudian melaporkan kejadian ini pada warga lainnya dan melaporkannya pada Polisi. Saat dilakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) diketahui korban yang sudah memasuki usia senja gantung diri dengan cara mengikat tambang pada plafon bangunan.

"Jadi putus asa karena bangkrut kemudian meminta bantuan kepada anggota keluarga yang lain tetapi tidak ada yang mau membantu," jelasnya.

Setelah Polisi menghubungi keluarga korban, keluarga menolak dilakukan autopsi pada jasad korban dan menerima kejadian ini sebagai musibah. Disamping itu pihak kepolisian menyimpulkan bahwa kasus ini murni bunuh diri.

"Dari hasil visum tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban selain luka jeratan di leher, keluarga sudah menerima ini sebagai musibah," terangnya.

AYO BACA : WHO: Satu Orang Bunuh Diri Setiap 40 Detik

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers