web analytics
  

Laga Kandang Terusir ke Bali, Ini Respons 2 Gelandang Persib

Jumat, 11 Oktober 2019 13:30 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Persib (ayobandung.com/Eneng Reni)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM--Pertandingan antara tim perserikatan, persib bandung vs Persebaya Surabaya resmi akan di gelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Jumat (18/10/2019) mendatang. Sedianya Laga skuat Maung Bandung kontra Bajul Ijo ini akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (19/10/2019) pukul 15.30 WIB.  

Namun, lantaran tak mendapat izin dari pihak Kepolisian Daerah Jawa Barat, laga tersebut terpaksa dialihkan ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Bukan hanya itu. Pertandingan itu pun dimajukan pelaksanaannya menjadi Jumat (18/10/2019) pukul 18.30 WIB atau 19.30 WITA. 

Melihat situasi ini, gelandang sayap Persib, Ghozali Siregar menyampaikan, timnya tak berbisa berbuat banyak. Pasalnya, imbas tak ada izin dari pihak keamanan ini akhirnya membuat PT Liga Indonesia Baru (LIB) menetapkan pemindahan venue pertandingan pekan ke-23  Liga 1 tersebut. 

"Aduh, gak ada komentar sih. Tapi ya karena izinnya susah mau bagaimana lagi," ungkap Ghozali usai sesi latihan di Stadion Si Jalak Harupat, Jumat (11/10/2019).

Pemain yang karib disapa Gozo itu pun tak menampik, akan terdapat perbedaan yang signifikan antara bermain di kandang sendiri dan di luar. Salah satunya menutut pemilik nomor punggung 77 di Persib itu, atmosfer pertandingan akan sangat berbeda. 

"Pastilah, pasti beda. Ya bedanya, di atmosfer pasti ngaruhlah," lanjutnya.

Sejatinya, kondisi ini hampir serupa dengan keadaan di musim lalu saat skuat Maung Bandung terpaksa melakukan sejumlah laga kandang usiran di paruh dua kompetisi lantaran mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI. Alhasil, Gozo tak menampik, kondisi ini dikhawatirkan membuat psikir skuat Maung Bandung terganggu dan merasa jenuh.

"Apalagi main di Balinya lama itu berapa pertandingan kaya apa ya, jenuh gitu main di luaran, psikis lebih ini (jenuh). Ya (efek) di musim lalu kerasa, kami kendor main di Bali, itu hilang banyak poin kalah juga ya," ujarnya.

Sementara itu, Gelandang muda persib bandung, Gian Zola berharap timnya tidak mengalami masalah saat menggelar laga kadang di Bali. Sebab, di musim lalu, Persib sempat bermain cukup sering di Bali karena terusir dari Bandung akibat hukuman dari Komdis PSSI.

"Ya mungkin lawan Persebaya gak di Bandung ini seperti tahun kemarin Persib juga main di Bali. Mungkin ada pengalaman di Bali tahun kemarin. Makanya harapannya, tahun sekarang Insyaallah bisa tidak terpengaruh apa-apa, bisa bermain di Bali dan Persib bisa main untuk tiga poin," ungkap Zola.

Namun jika melihat catatan hasil pertandingan, Persib memang memiliki rekor buruk kala bermain di markas Bali United tersebut. Bahkan dari tahun 2016, Maung Bandung belum pernah sekalipun mengantongi kemenangan di Stadion Kapten I Wayan Dipta. 

Meski begitu, pemilik nomor punggung 18 ini berharap, skuat Pangeran Biru di musim ini mampu mematahkan rekor buruk tersebut.

"Ya itu cuman statistik, bisa dihilangkan. Kalau tahun sekarang Insyaallah, optimis saja, kita harus optimis saja," lanjut Zola.

Karenanya, saat disinggung kesiapan apabila dirurunkan saat laga kontra Persebaya, kakak kandung Beckham Putra Nugraha itu mengaku tak ada masalah. Zola pun memastikan siap menjawab kepercayaan pelatih jika diberikan kesempatan bermain. 

"Ya pasti kalau saya sebagai pemain harus profesional. Kalau dikasih kesempatan harus siap, apapun kondisinya saya akan menampilkan yang maksimal," ujar Zola.

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers