web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Dana Bank Dunia Rp1,4 Triliun untuk Citarum Cair Februari 2020

Kamis, 10 Oktober 2019 08:33 WIB

TNI bersama masyarakat membersihkan Sungai Citarum (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengakui program Citarum saat ini belum signifikan. Menurut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, selama hampir dua tahun perbaikan Sungai Citarum saat ini sudah telihat.

Ridwan Kamil mengatakan, perbaikan kawasan daerah aliran sungai (DAS) Citarum dari hulu hingga hilir diperkirakan bisa optimal setelah dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp1,4 triliun cair. Dana tersebut baru bisa diterima Pemprov Jabar pada Februari 2020.

AYO BACA : Satgas Citarum Harum Tutup Sungai Cisuminta

"Ya selama ini mengalami banyak kemajuan, walaupun dengan anggaran yang secukupnya. Kami harap bisa akselerasi pada 2020 dengan dana dari Bank Dunia," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil dalam Lokakarya Evaluasi Dua Tahun Percepatan Pengendalian DAS Citarum, Rabu (9/10/2019).

Emil mengatakan, dana yang dikucurkan nanti tidak bisa diambil seluruhnya. Pemerintah pusat akan memberikan anggaran sesuai dengan program yang telah dipersiapkan oleh Pemprov Jabar dengan melihat sisi urgensinya.

AYO BACA : Satu Pabrik di Dayeuhkolot Terindikasi Buang Limbah

Saat ditanya apakah anggaran Bank Dunia tersebut sudah pasti cair, menurut Emil, anggaran sudah pasti cair walaupun kemungkinan dicicil sesuai kebutuhan. Karena ini dana negara jadi sangat disiplin dan tidak dihabiskan langsung.

"Ini bisa dua tahun bisa tiga tahun. Ini dananya Rp1,4 triliun saya gak hafal Februari ini cairnya berapa karena itu teknis tapi disepakati angkanya segitu," katanya.

Untuk tahap pertama, kata dia, Pemprov Jabar kemungkinan menitikberatkan penggunaan anggaran pada penanganan limbah domestik. Selain limbah dari industri, Citarum juga tercemar berat oleh limbah dari rumah tangga.

"Tahun depan mulai penanganan sampah dengan berbagai teknologi. Diharapkan sampah (domestik) tidak masuk ke sungai dan berdampak pada pencemaran," katanya.

Untuk menyukseskan program ini, kata dia, banyak pihak yang terlihat mulai dari TNI, kepolisian, LSM, hingga kepala daerah. Sedikitnya, saat ini terdapat 200 kelompok yang harus bekerjasama memperbaiki Citarum.

AYO BACA : Tambang Batu Purwakarta Disidak Satgas Citarum Harum Sektor 13

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers