web analytics
  

Presiden Diminta Konsisten Soal UU KPK

Senin, 7 Oktober 2019 15:50 WIB Rizma Riyandi
Umum - Nasional, Presiden Diminta Konsisten Soal UU KPK, Revisi UU KPK, UU KPK, presiden jokowi, Gerindra, Tolak Revisi UU KPK, pdip, uu kpk, perppu kpk

Presiden Jokowi (Antara)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Jawa Tengah, Prof Dr Muhammad Fauzan berharap Presiden Joko Widodo konsisten dalam menerapkan Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) yang baru disahkan oleh DPR.

"Sebab, Presiden Jokowi sebelum muncul desakan massa, pernah menyatakan UU KPK yang baru sangat relevan untuk pembenahan pemberantasan sekaligus pencegahan korupsi," kata Fauzan dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin (7/10/2019).

Menurut dia, sebelum Jokowi mengirimkan Surat Presiden (Supres), dalam satu konferensi pers yang bersangkutan dengan gagah dan meyakinkan menyatakan kesetujuannya terhadap beberapa materi dalam RUU KPK, antara lain misalnya mengenai keberadaan Dewan Pengawas.

"Ini memang perlu karena semua lembaga-lembaga negara, presiden, MA, DPR bekerja dalam prinsip check and balances saling mengawasi, hal ini dibutuhkan untuk meminimalisasi potensi penyalahgunaan kewenangan," ujarnya.

AYO BACA : Tjahjo Kumolo: Belum Ada Arahan dari Presiden Soal Perppu KPK

Fauzan melanjutkan, terhadap keberadaan SP3 juga perlu karena penegakan hukum harus menjamin prinsip-prinsip HAM dan kepastian hukum dengan batas waktu dua tahun. Kemudian juga yang terkait dengan status pegawai KPK dan lainnya.

"Pada saat menyampaikan poin-poin yang disetujui atau yang tidak disetujui atas RUU KPK, saya berpikir inilah sikap tegas presiden pilihan rakyat, yang dalam terminologi jawa dikenal dengan sabdo pandito ratu tan keno wola wali. Artinya perkataan raja atau penguasa menjadi dasar hukum yang wajib dipatuhi dan dilarang mencla-mencle kalau ingin dihormati," jelas Fauzan.

Namun demikian, penilaian Presiden Jokowi lantas berbalik 180 derajat ketika tanggal 26 September 2019 Presiden mengundang beberapa tokoh untuk mendiskusikan kondisi bangsa terkini, terutama terkait dengan maraknya aksi unjuk rasa mahasiswa di berbagai daerah yang menolak beberapa RUU termasuk UU KPK yang telah mendapatkan persetujuan bersama antara presiden dengan DPR.

"(Pertemuan dengan para tokoh) berakhir dengan adanya tiga opsi pilihan terkait dengan UU KPK, yang konon tinggal menunggu penomoran dari Kementerian Hukum dan HAM, yakni melalui legislative review, judicial review dan mengeluarkan Perppu. Dan presiden memberikan keterangan akan mempertimbangkan dan mengkalkulasi kemungkinan diterbitkannya Perppu," papar Fauzan.

AYO BACA : Fraksi PPP Sebut Penerbitan Perppu KPK Bukan Ditentukan Survei

Di sisi lain dia berpandangan, adanya ketidaksetujuan atas materi muatan UU yang dianggap bertentangan dengan UUD 1945, sesuai tradisi ketatanegaraan pascaamendemen, yakni melalui mekanisme judicial review.

Menurut dia, hal itu perlu terus dikembangkan karena merupakan salah satu bentuk penghormatan atas kesepakatan kelembagaan yang telah dilakukan antara presiden dengan DPR dalam pembentukan UU.

Oleh karena itu, Fauzan mengharapkan kepada pihak-pihak yang tidak sepakat dengan UU KPK yang telah disahkan agar menempuh judicial review ke Mahkamah Konstitusi. Hal itu untuk mendidik masyarakat agar menempuh jalur hukum yang konstitusional.

"Alangkah tidak atau kurang elok sebuah kesepakatan bersama dengan mudah dianulir sendiri oleh salah satu pihak dalam hal ini presiden, dengan cara mengeluarkan Perppu," kata Fauzan.

Dia menambahkan, presiden memiliki hak untuk mengeluarkan Perppu atau tidak.

"Itu adalah kewenangan presiden dan konstitusional. Tetapi saya hanya ingin presiden konsisten dengan yang telah disampaikan pada konpres yang pertama," kata guru besar Unsoed ke-57 itu.

AYO BACA : PDIP: Pembatalan UU KPK Harus Lewat Judicial Review

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Gara-gara Penumpang Buka Jendela Darurat, Wings Air Tunda Penerbangan

Nasional Minggu, 7 Maret 2021 | 13:23 WIB

Gara-gara Penumpang Buka Jendela Darurat, Wings Air Tunda Penerbangan

Umum - Nasional, Gara-gara Penumpang Buka Jendela Darurat, Wings Air Tunda Penerbangan, wings air,jendela darurat,Penumpang Pesawat

AHY Sebut Moeldoko Tak Cinta, tapi Ingin Miliki Demokrat

Nasional Minggu, 7 Maret 2021 | 12:14 WIB

AHY pun menyindir senior, kader, hingga mantan kader yang tiba-tiba mencintai Partai Demokrat dan mengusung Moeldoko seb...

Umum - Nasional, AHY Sebut Moeldoko Tak Cinta, tapi Ingin Miliki Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY),Ketua Umum Partai Demokrat Agus Yudhoyono,Partai Demokrat,Kudeta Partai Demokrat,Moeldoko Kudeta Partai Demokrat,Kisruh Kudeta Partai Demokrat

Mahfud MD: Pengurus Resmi Demokrat Saat Ini Adalah AHY. Belum Ada Lapo...

Nasional Minggu, 7 Maret 2021 | 04:01 WIB

Sementara terkait Kongres Luar Biasa PD Deli Serdang, Sumatera Utara, yang menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum, belum...

Umum - Nasional, Mahfud MD: Pengurus Resmi Demokrat Saat Ini Adalah AHY. Belum Ada Laporan Hasil  KLB, Mahfud MD,Partai Demokrat,Agus Harimurti Yudhoyono (AHY),Susilo Bambang Yudhoyono (SBY),Kongres Luar Biasa PD Deli Serdang,Moeldoko

Batik Air Bermasalah, Pesawat Masih di Tengah Landasan

Nasional Sabtu, 6 Maret 2021 | 22:03 WIB

Pesawat Batik Air PK-LUT Jambi-Jakarta hingga pukul 20.15 WIB, Sabtu (6/3/2021)

Umum - Nasional, Batik Air Bermasalah, Pesawat Masih di Tengah Landasan, Pesawat Batik Air,Batik Air,roda depan batik air bermasalah,batik air bermasalah

Ada Penumpang Tak Pakai Masker di Pesawat, Ini Klarifikasi Citilink

Nasional Sabtu, 6 Maret 2021 | 21:30 WIB

Maskapai Citilink memberikan klarifikasi terkait viralnya penumpang warga negara asing (WNA) yang tidak memakai masker d...

Umum - Nasional, Ada Penumpang Tak Pakai Masker di Pesawat, Ini Klarifikasi Citilink, Penumpang Citilink tanpa Masker,Pelanggaran Protokol Kesehatan,Klarifikasi,Citilink,warga negara asing (WNA),Twitter,Viral

Roda Tidak Masuk saat Mengudara, Batik Air Tujuan Jakarta Putar Balik...

Nasional Sabtu, 6 Maret 2021 | 19:06 WIB

Batik Air Tujuan Jakarta Putar Balik ke Jambi

Umum - Nasional, Roda Tidak Masuk saat Mengudara, Batik Air Tujuan Jakarta Putar Balik ke Jambi, Pesawat Batik Air,Batik Air,roda depan batik air bermasalah,batik air bermasalah,pesawat jakarta jambi,lion air grup

Viral Penumpang WNA Tanpa Masker di Dalam Pesawat Citilink

Nasional Sabtu, 6 Maret 2021 | 18:38 WIB

Viral di media sosial Twitter penumpang warga negara asing (WNA) maskapai Citilink tidak menggunakan masker di dalam pes...

Umum - Nasional, Viral Penumpang WNA Tanpa Masker di Dalam Pesawat Citilink, Penumpang Citilink tanpa Masker,Citilink,Pesawat Citilink,maskapai citilink,Media Sosial,Pelanggaran Protokol Kesehatan,COVID-19

Soal KLB Demokrat, Mahfud Ungkit Konflik PKB Era SBY

Nasional Sabtu, 6 Maret 2021 | 14:29 WIB

Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta pemerintah tak memberikan legitimasi terhadap...

Umum - Nasional, Soal KLB Demokrat, Mahfud Ungkit Konflik PKB Era SBY, moeldoko kudeta demokrat,Kisruh Kudeta Demokrat,Moeldoko,Mahfud MD

artikel terkait

dewanpers