web analytics
  

Impor Dihentikan, Potensi Pasar Cangkul Sangat Besar

Senin, 7 Oktober 2019 14:24 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Bandung, Impor Dihentikan, Potensi Pasar Cangkul Sangat Besar, kerajinan cangkul, cangkul, kerajinan kabupaten bandung, kerajinan bandung

Proses membuat cangkul. (ayobandung.com/Mildan)

PASIRJAMBU, AYOBANDUNG.COM--Sejak dua tahun lalu, pemerintah menghentikam impor cangkul dari luar negeri. Kini kebutuhan alat pertanian tersebut mengandalkan produksi dalam negeri.

"Impor cangkul sudah distop sejal dua tahun lalu. Dan ternyata aman-aman saja," tutur Gati di Pasirjambu, Senin (7/10/2019).

Dengan penghentian impor, kebutuhan cangkul mengandalkan produksi dalam negeri. Bahkan kata Gati, tidak adanya impor menjadikan kesempatan bagi perajin cangkul untuk mendulang keuntungan.

"Pasarnya sangat besar. Setahun kebutuhan cangkul dalam negeri bisa mencapai 10 juta," ungkapnya.

Namun Gati mengingatkan kepada perajin untuk memproduksi cangkul yang berkualitas. Supaya pelanggan merasa puas dan produk dalam negeri bisa dipercaya oleh masyarakat sendiri.

"Kedepan semua cangkul harus berstandar. Karena yang dijual itu ingin bagus, tidak asal-asalan," ujarnya.

Pihaknya juga terus berupaya melakukan pendampingan terhadap perajin cangkul tanah air.

Dia mencontohkan, perajin di Desa Mekarmaju, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung yang didampingi selama satu tahun terakhir.

"Setelah didampingi, cangkul dari Desa Mekarmaju ini sudah bertandar SNI," tutupnya.

Editor: Rizma Riyandi
dewanpers