web analytics
  

Bupati Bandung Minta Pengusaha Sarung Majalaya Lebih Inovatif

Minggu, 6 Oktober 2019 19:19 WIB Mildan Abdalloh

Pekerja menyelesaikan pembuatan kain sarung tenun di industri kerajinan sarung tenun Desa Sukamukti, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Kamis (28/12/2017). (Naufal/ayobandung.com)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Bupati Bandung Dadang M Naser meminta pengusaha industri sarung Majalaya lebih inovatif agar dapat bersaing dengan produk dari luar negeri.

Dadang mengatakan untuk meningkatkan daya saing sarung Majalaya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung juga telah melakukan sejumlah inovasi, seperti menjadikan sarung sebagai bahan pakaian.

"Sarung kami jadikan baju yang dipadukan dengan batik, dengan jins dan lainnya," tutur Dadang, Minggu (6/10/2019).

Ide ide yang telah dijalankan oleh Pemkab Bandung, kata Dadang  harus direspon juga oleh pengusaha industri sarung Majalaya. Salah satunya adalah dengan menyediakan sarung dengan bahan yang cocok untuk dijadikan bahan baku pembuatan pakaian.

"Bahan sarungnya jangan yang panas, supaya ketika dijadikan pakaian bisa lebih nyaman," ujarnya.

selain itu inovasi, pengusaha juga bisa memperkaya motif. Dengan demikian akan ada banyak pilihan motif yang bisa dipadukan dengan motif lain saat dijadikan pakaian baik baju maupun celana.

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers