web analytics
  

Krisis Air Landa SD Cimahi, Siswa Bekal Air untuk Kencing dan Wudhu

Jumat, 4 Oktober 2019 16:13 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Cimahi, Krisis Air Landa SD Cimahi, Siswa Bekal Air untuk Kencing dan Wudhu, kemarau cimahi, kekeringan di cimahi, berita cimahi, krisis air cimahi

SDN Sukamaju 1 menampung air bersih. (ayobandung.com/Tri Junari)

AYO BACA : BEM Purwakarta Sampaikan 3 Tuntutan di Depan Gedung DPRD

AYO BACA : Sipinter Berisi Aplikasi Panduan Liburan di Purwakarta

CIMAHI TENGAH, AYOBANDUNG.COM--Krisis air bersih akibat kemarau panjang tahun 2019 dirasakan siswa dan guru di SDN Sukamaju I, Jalan Panembakan, Padasuka, Cimahi Tengah, Kota Cimahi. Untuk kebutuhan air di toilet sekolah, air dipasok tiga hari sekali mobil pemadam kebakaran.

Kepala SDN Sukamaju I, Enung Mutiah mengatakan, krisis air di sekolahnya ini sudah berlangsung lebih dari tiga bulan.

Pihak sekolah terpaksa meminta bantuan distribusi air dari pemadam kebakaran Kota Cimahi untuk memenuhi kebutuhan air bersih di toilet sekolah.

"Kurang air bersih ada tiga bulan, biasanya dari air ledeng tapi nggak ngocor sama sekali,"ungkap Enung saat ditemui Ayobandung.com di SDN Sukamaju 1, Jumat (4/10/2019).

Menurutnya, sesekali air mengalir pada malam hari, debitnya pun tak cukup untuk sekedar membersihkan toilet saat siswa atau guru buang air kecil dan cuci muka hingga wudhu.

Bahkan, kata Enung, pihak sekolah sempat mengintruksikan para siswa yang berjumlah 218 anak untuk membawa air bersih ke sekolah menggunakan botol.

"Tapi itu juga gak lama, mungkin di rumah para siswa juga kesulitan air. Kasian juga sama anak-anak harus bawa air terus," ucapnya.

Kemudian, lanjut Enung, muncul opsi permintaan bantuan pengiriman air bersih ke Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi dengan cara membuat proposal pengajuan.

"Allhamdulilah sekarang dipasok dari Damkar sejak sebulan terakhir. Kayanya hampir setiap kemarau kondisinya kaya gini," pungkasnya.

Guru Pendidikan Agama Islam SDN Sukamaju I, Irmayasari Hidayah menuturkan, terhentinya pasokan air dari Perusda Tirta Raharja memaksa para siswa tidak menggunakan air untuk wudhu. Mereka hanya melakukan tayamum atau menyusikan diri tanpa menggunakan air.

"Kita kan ada program salat duha setiap minggunya, karena gak ada air anak-anak jadinya tayamum," katanya.

Komandan Regu (Danru) I Damkar Kota Cimahi, Indrahadi mengatakan, sampai saat ini distribusi bantuan air bagi masyarakat Kota Cimahi yang menggunakan kendaraan Damkar sudah mencapai 11.500 liter air.

"Kita sumber airnya dari UPT Air Minum Pemkot Cimahi," ucapnya.

AYO BACA : Pemkab Purwakarta Luncurkan Aplikasi Pariwisata

Editor: Rizma Riyandi
dewanpers