web analytics
  

Dimakan Usia, Atap Bangunan SD di Bandung Barat Ambruk

Kamis, 3 Oktober 2019 13:18 WIB Tri Junari

Atap dua ruang kelas 5 dan 6 SDN Gudang Kahuripan III di Desa Gudang Kahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ambruk pada Rabu (2/10/2019) pukul 15.30 WIB. (Tri Junari/ayobandung.com)

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM -- Atap dua ruang kelas 5 dan 6 SDN Gudang Kahuripan III di Desa Gudang Kahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ambruk pada Rabu (2/10/2019) pukul 15.30 WIB.

Beruntung saat kejadian itu siswa kelas 5 dan 6 sudah selesai melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM). Sehingga genting dan plafon yang ambruk hanya menimpa ruang kosong.

AYO BACA : 715 Ruang Kelas di Bekasi Belum Miliki Meja dan Kursi

Kepala SDN Gudangkahuripan III, Dindin Tajudin menuturkan bangunan sekolah dibangun pada 1965. Sejak saat itu bagian dinding dan atap belum tersentuh rehabilitasi sama sekali.

Rehabilitasi pernah ada pada 2005 namun renovasi hanya menyentuh lantai sekolah dan mengganti gentengnya saja. Sedangkan kerangka bangunan sama sekali tidak pernah direhabilitasi.

AYO BACA : Disdik: 435 Ruang Kelas se-Kabupaten Cirebon Rusak, pada URL

"Ini masih kerangka bangunan lama, belum pernah direhabilitasi sejak 1965," ungkapnya saat ditemui Ayobandung.com, Kamis (3/10/2019).

Setiap tahun, sebut dia, pihak sekolah terus berupaya mengajukan proposal baik ke Pemda Bandung Barat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar), maupun ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Akan tetapi, sampai saat ini bantuannya belum kunjung datang.

"Belum ada respon kapan akan turun bantuan, kami juga waswas khawatir ambruk saat KBM berlangsung dan menimpa siswa," terangnya.

Komite SDN Gudangkahuripan III, M Afippudin mengungkapkan akibat atap ruang kelas ambruk terpaksa siswa kelas 5 disatukan belajar di kelas 3 sementara siswa kelas 6 terpaksa harus berbagi ruang melaksanakan KBM di ruang guru. Dampaknya aktivitas KBM sedikit terhambat dan kurang efektif.

"Mudah-mudahan secepatnya ada rehabilitasi bangunan secara total, supaya para siswa dan guru bisa melaksanakan aktivitas KBM dengan tenang, aman, dan nyaman," ucapnya

AYO BACA : Ruangan SMPN 2 Plumbon Ambruk Saat Jam Pelajaran Berlangsung

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers