web analytics

Mendulang Rupiah dari Koleksi Barang Antik

clockRabu, 2 Oktober 2019 17:58 WIB userHusnul Khatimah
Umum - Regional, Mendulang Rupiah dari Koleksi Barang Antik, barang antik, kolekor benda antik, bogor hari ini, berita bogor, ayobogor

Kolektor barang antik, Muhammad Ali Mukti. (Husnul Khatimah/Ayo Media Network)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Memiliki hobi yang bisa menghasilkan uang merupakan hal yang sangat menyenangkan. Begitulah yang dirasakan oleh Muhammad Ali Mukti. Melalui kesenangannya mengkoleksi barang antik, dia bisa mengumpulkan pundi-pundi rupiah.

Ali mengatakan barang antik berbeda dengan barang unik. Baginya barang unik belum tentu antik, namun barang antik sudah pasti unik. Hal inilah yang kemudian menjadi alasan Ali gemar mengumpulkan barang antik.

Kakek 84 tahun ini mengaku hobinya mengumpulkan barang-barang antik sudah ada sejak lama yakni ketika dirinya masih berumur 15 tahun.

AYO BACA : Lima Warga Bogor Ditangkap Setelah Bacok Polisi

"Saat itu saya masih SMP, rasanya senang aja lihat-lihat barang antik, jadi karena itu saya kemudian suka mengumpulkan barang-barang antik yang saya temui untuk dikoleksi," ujar Ali, Rabu (3/10/2019).

Setelah koleksi barang antik banyak didapatkan, Ali kemudian membuka sebuah lapak di kawasan Jalan Dewi Sartika untuk menjajakan barang-barang yang dia temui. Sejauh ini lapak yang didirikan Ali sudah bertahan selama 30 tahun.

Menurut Ali, barang antik bisa dilihat dari tahun pembuatannya atau melalui stempel asli yang tertempel pada barang tersebut. Kemudian barang antik juga biasanya sudah tidak lagi diproduksi di pabrik.

AYO BACA : 416 Desa di Bogor Gelar Aksi Kolosal Kerja Bakti Serentak

“Kalau suatu barang dikatakan antik itu ya dilihat dari usianya atau stempelnya, kemudian barang antik itu sudah pasti sudah tidak lagi di produksi dan sudah tidak lagi ada di toko atau di pasaran,” katanya.

Ragam barang antik yang dijajakan oleh Ali mulai dari piring berumur ratusan tahun, lampu betawi, pedang, keris, samurai, jam antik, hingga perhiasan-perhiasan zaman dulu.

Ali mengaku koleksi barang antik miliknya yakni patung eropa berbahan perunggu pernah dijual dengan harga melebihi Rp1 miliar kepada salah seorang kolektor barang antik.

"Patung-patung Eropa dari bahan perunggu ada yang lebih 1 miliar cuma sekarang barangnya sudah susah. Ada juga dulu saya pernah jual pusaka keris 1 miliiar. Jualnya ke kolektor, rata-rata memang kolektor yang mencari barang ini terutama yang sangat antik," katanya.

AYO BACA : Hendak Ikut Demo, Orang Tua Kaget Anaknya Diamankan Polisi

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Viral, PKL Makan Nasi Liwet di Tengah Jalan yang Tutup Karena PPKM

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 22:09 WIB

agad maya kembali dihebohkan dengan viralnya sebuah video makan bareng nasi liwet di tengah jalan yang ditutup karena pe...

Umum - Regional, Viral, PKL Makan Nasi Liwet di Tengah Jalan yang Tutup Karena PPKM, ngaliwet di tengah jalan,PPKM Tasikmalaya,PKL tasikmalaya

Sepi Peminat, Pendaftaran CPNS Cianjur Diperpanjang

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 21:26 WIB

Pendaftaran  Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) diperpanjang hingga Senin 26 Juli 2021. Hal tersebut dilakukan karena pen...

Umum - Regional, Sepi Peminat, Pendaftaran CPNS Cianjur Diperpanjang, CPNS 2021,CPNS Cianjur,CPNS Cianjur diperpanjang

Pemerintah Didesak Bantu Janda dan Anak yang Kehilangan Ortu Akibat C...

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 21:22 WIB

Kematian akibat terinfeksi Covid 19 semakin meningkat di Kabupaten Cianjur. Akibatnya, nasib keluarga yang ditinggalkan...

Umum - Regional,  Pemerintah Didesak Bantu Janda dan Anak yang Kehilangan Ortu Akibat Covid-19, Korban Covid-19,Yatim piatu akibat covid-19,janda akibat covid-19

Diperlakukan Kasar Majikan di Arab Saudi, PMI Asal Cianjur Minta Dipul...

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 21:07 WIB

Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi, Ai Atikah (38) berharap dapat segera dipulangkan. Pasalnya, Atikah...

Umum - Regional, Diperlakukan Kasar Majikan di Arab Saudi, PMI Asal Cianjur Minta Dipulangkan, TKI Cianjur,Ai Atikah,TKW Cianjur disiksa,TKW Cianjur arab saudi,TKW Arab Saudi

Atasi Kelangkaan Oksigen, Cianjur Dirikan Posko Darurat

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 20:52 WIB

Pemerintah Kabupaten Cianjur membentuk Posko Darurat Oksigen Kabupaten Cianjur. Hal tersebut dilakukan menyusul semakin...

Umum - Regional, Atasi Kelangkaan Oksigen, Cianjur Dirikan Posko Darurat, Oksigen cianjur,Posko Oksigen Cianjur,Kasus Covid-19 Cianjur

Agar Sektor Wisata Bertahan, PHRI Jabar Minta Pemerintah Beri Bantuan...

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 17:18 WIB

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badan Pimpinan Daerah Jawa Barat meminta pemerintah memberikan bantuan s...

Umum - Regional, Agar Sektor Wisata Bertahan, PHRI Jabar Minta Pemerintah Beri Bantuan dan Relaksasi Izin, phri jabar,Wisata Jawa Barat,ppkm darurat jabar

Akses Informasi Terhambat, Masyarakat di Pedesaan Belum Pahami Aplikas...

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 16:37 WIB

Berbeda dengan masyarakat di perkotaan, terbatasnya akses informasi dan sarana pendukung menjadi salah satu penyebab pro...

Umum - Regional, Akses Informasi Terhambat, Masyarakat di Pedesaan Belum Pahami Aplikasi Pikobar , DPRD Jawa Barat,DPRD Jabar,Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar),Covid-19 Jabar

Ini Nomor Bantuan Informasi Covid-19 untuk Jakarta dan Bandung Raya

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 05:49 WIB

Bidang Koordinasi Relawan (BKR) Satgas Covid-19 resmi meluncurkan Layanan Jalur Bantuan Informasi Covid-19 bagi tenaga k...

Umum - Regional, Ini Nomor Bantuan Informasi Covid-19 untuk Jakarta dan Bandung Raya, Nomor Bantuan Informasi Covid-19,Jalur Bantuan Informasi Covid-19,BKR Satgas Covid-19,BNPB

artikel terkait

dewanpers
arrow-up