web analytics
  

Polisi: Molotov Oknum Dosen IPB untuk Provokasi Aksi Mujahid 212

Selasa, 1 Oktober 2019 19:59 WIB Fira Nursyabani
Umum - Regional, Polisi: Molotov Oknum Dosen IPB untuk Provokasi Aksi Mujahid 212, bom molotov, oknum dosen IPB, IPB, aksi mujahid 212, demo di depan DPR

Ilustrasi -- Polisi menunjukkan bom molotov. (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM.COM -- Oknum dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) yang berinisial AB (44) ditangkap karena perannya sebagai penyimpan bom molotov. Bom itu yang rencananya akan digunakan untuk melancarkan teror dalam aksi Mujahid 212.

"Dia menyimpan bom molotov 28 untuk mendompleng kegiatan Mujahid (212) kemarin untuk melakukan pembakaran dan provokasi di situ," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Jakarta, Selasa (1/10/2019).

Saat penangkapan AB, petugas kemudian menggeledah rumahnya dan berhasil menemukan sejumlah bom molotov. Selain AB, polisi juga mengamankan lima orang lainnya, yakni S (30), YF (50), A (43), SS (61) dan OS (42).

Enam orang tersebut diamankan dari enam tempat berbeda di Jakarta, Bogor, dan Tangerang Kota.

Terkait penangkapan terduga dalang kerusuhan yang diamankan di Tangerang Kota, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Dicky Ario Yustisianto, mengatakan pihaknya hanya sebagai pendukung dengan penangkapan dilakukan oleh Polda Metro Jaya dan Detasemen Khusus (Densus) 88.

"Polres hanya backup. Semua giat dilakukan oleh Jatanras Krimum PMJ dan Densus 88. Kami juga tidak diperbolehkan utk mengambil dokumentasi," kata AKBP Dicky Ario Yustisianto, saat dikonfirmasi, Minggu (29/9/2019).

Sementara itu, Kepala Biro Humas IPB Yatri Indah Kusumastuti menyebut, pihak kampus merasa terkejut dan sangat prihatin terhadap kabar tersebut. Yatri menegaskan, apa yang dilakukan oleh yang bersangkutan tidak ada sangkut-pautnya dengan kampus IPB.

Terhadap kasus tersebut, kata Yatri, pihak kampus menghormati proses hukum yang berlaku.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

BPBD Cianjur Siap Bangun Huntara Warga Terdampak Pergeseran Tanah

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 21:25 WIB

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur akan segera membangun hunian sementara (huntara) bagi warga...

Umum - Regional, BPBD Cianjur Siap Bangun Huntara Warga Terdampak Pergeseran Tanah, BPBD Cianjur,Pergeseran Tanah di Cianjur,hunian sementara (huntara)

Kekerasan di Ponpes Al-Itihad, Komisi D DPRD Cianjur Segera Panggil Pe...

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 21:11 WIB

Komisi D DPRD Kabupaten Cianjur akan memanggil pengelola Pondok Pesantren (Ponpes)  Al-Itihad di Jalan Raya Bandung Desa...

Umum - Regional, Kekerasan di Ponpes Al-Itihad, Komisi D DPRD Cianjur Segera Panggil Pengelola, Kekerasan di Al-Itihad,Ponpes Al-Itihad,Komisi D DPRD Cianjur

Warga dan Pemkab Cianjur Pertanyakan Lokasi TPU Jauh dari Perumahan

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 20:16 WIB

Pemerintah Kabupaten Cianjur, mempertanyakan alasan pengembang perumahan Cluster Pesona Cianjur Indah II menempatkan lok...

Umum - Regional, Warga dan Pemkab Cianjur Pertanyakan Lokasi TPU Jauh dari Perumahan, Pemkab Cianjur,TPU,Cluster Pesona Cianjur Indah II

Polsek Karangnunggal Jadi Tempat Pembuatan SIM di Kabupaten Tasikmalay...

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 18:28 WIB

Polres Tasikmalaya membuat sebuah kebijakan dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Yakni dengan membuat tempat p...

Umum - Regional, Polsek Karangnunggal Jadi Tempat Pembuatan SIM di Kabupaten Tasikmalaya, Polsek Karangnunggal,Polres Tasikmalaya,Pembuatan SIM di Kabupaten Tasikmalaya

Klaster Pesantren Muncul Lagi di Tasikmalaya

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 17:33 WIB

Klaster Pesantren Muncul Lagi di Tasikmalaya

Umum - Regional, Klaster Pesantren Muncul Lagi di Tasikmalaya, Klaster pesantren Jabar,Klaster pesantren Covid-19,klaster pesantren Tasikmalaya,Covid-19 Tasikmalaya,Tasikmalaya

Takut Jarum Suntik, Polisi Ini Tutup Mata dan Teriak Saat Divaksin

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 16:27 WIB

Takut Jarum Suntik, Perwira Polisi Ini Tutup Mata Saat Divaksin

Umum - Regional, Takut Jarum Suntik, Polisi Ini Tutup Mata dan Teriak Saat Divaksin, polisi takut jarum suntik,takut jarum suntik,Vaksin Covid-19,Vaksinasi Covid-19 Tasikmalaya

Desa di Tasikmalaya Belasan Tahun Alami Retakan Tanah

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 15:47 WIB

Pergeseran tanah yang terjadi di Cianteg, Desa Setiawaras, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya pada Minggu (28/2/2...

Umum - Regional, Desa di Tasikmalaya Belasan Tahun Alami Retakan Tanah, pergerakan tanah tasikmalaya,pergeseran tanah tasikmalaya,bencana Tasikmalaya,BPBD Kabupaten Tasikmalaya

Cerita PSK Hamil 7 Bulan di Kota Tasikmalaya. Jajakan Diri Usai Bercer...

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 15:05 WIB

Kepada petugas ia mengaku nekat menjajakan diri meski dalam kondisi hamil tua lantaran terdesak kebutuhan ekonomi.

Umum - Regional, Cerita PSK Hamil 7 Bulan di Kota Tasikmalaya. Jajakan Diri Usai Bercerai, pekerja seks komersil (PSK) di Tasik,razia penyakit masyarakat (pekat),Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tasikmalaya.,kondisi hamil tua,terdesak kebutuhan ekonomi.
dewanpers