web analytics
  

Karyawan Keracunan Massal, Koperasi RSUD Cianjur Akui Lalai

Selasa, 1 Oktober 2019 19:32 WIB Fira Nursyabani
Umum - Regional, Karyawan Keracunan Massal, Koperasi RSUD Cianjur Akui Lalai, keracunan susu, keracunan makanan, keracunan massal, RSUD CIanjur, berita cianjur, cianjur hari ini

Ilustrasi susu kedaluwarsa. (PIXABAY)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Penggelola Koperasi Karyawan Mitra Bakti RSUD Cianjur sebagai pengelola konsumsi pegawai rumah sakit, mengakui ada kelalaian dalam pemeriksaan masa kedaluwarsa makanan yang akan didistribusikan untuk karyawan.

Sekretaris Koperasi Karyawan Mitra Bakti, Agus Nurdin mengatakan setiap hari pihaknya memberikan konsumsi tambahan untuk pegawai terutama yang bertugas malam hari atau shift 3.

"Untuk karyawan shift malam diberikan makanan tambahan mie instan dan susu. Kelalaian kami tidak memastikan apakah susu yang diterima dari distributor masih layak atau tidak," katanya, Selasa (1/10/2019).

AYO BACA : Warga Cianjur Ditemukan Tewas di Pinggir Waduk Cirata

Ia menjelaskan, setiap jenis makanan dan minuman yang dibagikan dibeli langsung dari distributor atau toko yang sudah bisa memasok barang. Sebelum dibagikan biasanya, petugas koperasi melakukan pemeriksaan.

"Ada kelalaian dari petugas yang jaga malam tidak mengontrol masa berlaku produk susu yang akan dibagikan. Sesuai SOP diperiksa dari awal pembelian, pengiriman dan ketika barang datang," katanya.

Setelah dilakukan pemeriksaan dari beberapa dus susu yang datang hanya satu dus sebanyak 24 buah susu yang kedaluwarsa, sedangkan yang lainnya masa kedaluwarsanya masih lama.

AYO BACA : Tabung Kaporit Perumdam Meledak, 10 Warga Cianjur Keracunan

"Keracunan yang menimpa sejumlah karyawan rumah sakit diduga akibat susu kedaluwarsa akan menjadi bahan evaluasi pihak koperasi agar lebih teliti setiap produk yang masuk dan akan didistribusikan," katanya.

Namun pihaknya juga menduga terjadi kesalahan dari pihak distributor susu karena barang yang masuk biasanya dipesan sepekan sebelum didistribusikan.

"Kemungkinan susu sudah masuk masa kedaluwarsa sejak dari distributor karena masa berlaku sampai Agustus. Pihak distributor dan Indomilk akan datang untuk klarifikasi dan bertanggungjawab," katanya.

Seperti diberitakan sejumlah karyawan RSUD Cianjur mengalami keracunan dan satu orang di antaranya harus mendapatkan perawatan intensif setelah meminum susu kedaluwarsa yang diberikan pihak manajemen.

AYO BACA : Karyawan RSUD Cianjur Keracunan Massal Akibat Minum Susu Kedaluwarsa

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers