web analytics
  

Kantor Pemkot Cimahi Diserang Selebaran Misterius

Jumat, 27 September 2019 14:35 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Cimahi, Kantor Pemkot Cimahi Diserang Selebaran Misterius, selebaran misterius, pemkot cimahi, cimahi hari ini, pungli e-ktp, ajay m priatna

Serangan spanduk dan selebaran di area kantor Pemerintahan Kota (Pemkot) Cimahi, Jalan Raden Hardjakusumah, Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jumat (27/9/2019) pagi. (Tri Junari/ayobandung.com)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Warga Kota Cimahi digegerkan dengan adanya serangan spanduk dan selebaran yang terpampang di area kantor Pemerintahan Kota (Pemkot) Cimahi, Jalan Raden Hardjakusumah, Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jumat (27/9/2019) pagi.

Selebaran misterius itu berisi aduan yang ditujukan kepada Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna terkait praktek percaloan KTP dan pungutan liar di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi.

AYO BACA : Di Indramayu, Ibu Kandung Sewa 5 Orang untuk Bunuh Anak

Menurut pantauan Ayobandung.com, puluhan selebaran kertas itu berisi tulisan 'CARA MENGURUS E-KTP, BAWA BERKAS KE DISDUKCAPIL=SURAT KETERANGAN, BAWA BERKAS+600 RIBU KE CALO=E-KTP'. Selebaran-selebaran itu menempel di berbagai tembok sekitar area pemkot. 

Spanduk berukuran 2x1 meter juga terpasang disekitar gerbang pemkot bertuliskan 'STOP PUNGLI, STOP PERCALOAN, BAPAK WALIKOTA? TOLONG KAMI, HENTIKAN PERCALOAN E-KTP INI'.

AYO BACA : Diresmikan Wali Kota Cimahi, Angkot Citeureup-Cimindi Sepi Penumpang

IMG-20190927-WA0048

Terkait hal ini, Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketertiban Masyarakat pada Satpol PP Kota Cimahi, Titi Ratna Kemala menerangkan  pihaknya melakukan penertiban pada selebaran dan spanduk ini karena tidak memiliki izin.

Menurutnya, kemungkinan spanduk dan flyaer berupa isu adanya calo dalam pembuatan E-KTP itu dipasang malam atau dini hari tadi. Pihaknya juga akan lebih mengintensifkan patroli untuk mengantisipasi hal serupa.

"Pas saya datang sekitar pukul 06.30 WIB, sudah terpasang kemudian ada yang laporin ke saya. Langsung dicopot. Ada 2 spanduk dan sekitar 20 selebaran," katanya.

Menurutnya, pihak yang diduga memasang selebaran dan spanduk itu melakukan aksinya dini hari sebab hari sebelumnya tidak ada. Pihaknya juga akan melakukan investigasi perihal munculnya spanduk dan selembaran seputar calo pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP).

AYO BACA : Ribuan 'Anak Jenderal' Kepung Kantor DPRD Cimahi

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers