web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Jalan Rusak Berat di Purwakarta Terbentang hingga 10, 8 Km

Kamis, 26 September 2019 10:38 WIB Dede Nurhasanudin

Jalan rusak di Purwakarta. (Dede Nurhasanudin/Ayo Media Network)

PURWAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Jalan rusak di Kabupaten Purwakarta tercatat terbentang hingga 96,842 kilometer (km). Menurut data Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pengairan (PUBMP) Kabupaten Purwakarta, jalan rusak ringan mencapai 86,027 km dan jalan rusak berat mencapai 10,815 km.

"Kerusakan rata-rata sepanjang 3,5 kilometer," ujar Kepala Dinas PUBMP Kabupaten Purwakarta, Budi Supriadi, Rabu(25/9/2019).

AYO BACA : Seorang Bayi 5 Bulan di Purwakarta Diduga Terjangkit Difteri

Menurut dia, jumlah kerusakan tersebut belum dihitung akibat intensnya hilir mudik kendaraan berat dari proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung yang berada Jalan Cikao Bandung di Kecamatan Jatiluhur, Jalan Militer Darangdan, Jalan di Kecamatan Sukatani dan Babakan Cikao.

Budi mengatakan, secara umum jalan kabupaten di Purwakarta dalam kondisi baik. Data menunjukkan, jalan dengan kondisi baik ada di sepanjang 494 kilometer dan kondisi sedang sepanjang 137,419 kilometer. Sisanya rusak ringan dan berat.

AYO BACA : Polsek Purwakarta Bekuk Pelaku Penipuan Bernilai Belasan Miliar Rupiah

Ia menuturkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta berkomitmen untuk terus mengurangi tingkat kerusakan jalan yang ada, meskipun dengan kemampuan anggaran yang terbatas.

Begitu pula rencana membuat Jalan Lingkar Barat yang menghubungkan antara Kecamatan Sukasari dengan Kecamatan Maniisuang  terus berproses. Dengan demikian, akses transportasi bisa terebuka ke Jonggol, Kabupaten Bogor.

Soal dampak dari proyek kereta cepat, Budi berhadap perbaikan secara permanen pada jalan rusak bisa benar-benar terealisasi di 2020. Hal itu berdasarkan komitmen tiga perusahaan besar yang menjadi pelaksana dalam proyek tersebut.

“Agak susah juga, sebelumnya kami berkali-kali mengundang mereka (kontraktor kereta api cepat) untuk membicarakan dampak dari proyek tersebut. Namun mereka tidak datang hingga akhirnya muncul pernyataan perbaikan akan dilakukan di 2020,” kata Budi.

AYO BACA : Dua Karateka Asal Purwakarta Ikuti Kejuaraan Internasional di Cile

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers