web analytics
  

Terduga Teroris Belajar Rakit Bom di Kosan Cimahi

Rabu, 25 September 2019 22:28 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Cimahi, Terduga Teroris Belajar Rakit Bom di Kosan Cimahi, Teroris di Cimahi, Densus 88, Kamar Kontrakan Teroris, JAD, Jaringan Jamaah Ansharut Daulah,

Tim Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri melakukan penggeledahan pada kamar kontrakan yang pernah dihuni dan dijadikan tempat belajar merakit bom dua terduga teroris Jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Jalan Padat Karya No. 63 RT02 RW01 Kelurahan Cibeber, Kota Cimahi, Rabu (25/9/2019). (Tri Junari/Ayobandung.com)

CIBEBER, AYOBANDUNG.COM--Tim Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri melakukan penggeledahan pada kamar kontrakan yang pernah dihuni dan dijadikan tempat belajar merakit bom dua terduga teroris Jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Jalan Padat Karya No. 63 RT02 RW01 Kelurahan Cibeber, Kota Cimahi, Rabu (25/9/2019) sekira 20.00 WIB. 

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menerangkan, kamar kosan yang digeledah di Cimahi ini pernah menjadi tempat tinggal dua terduga teroris AR dan ST yang ditangkap di Bekasi dan Jakarta.

"Tempat ini pernah dijadikan tempat mereka belajar merakit bom, untuk itu dilakukan Olah Tempat Kejadian Perkara," terangnya, Rabu (25/9/2019).

Polda Jabar dan Polres Cimahi membantu pengamanan selama penggeledahan dan olah TKP berlangsung. Sekitar dua jam tim Densus 88 melakukan penggeledahan dan olah TKP.

"Yang bersangkutan pernah tinggal disini di kamar yang ada di lantai 2 dan pernah bekerja di sekitar rest area KM 125," sebutnya.

Terkait apa saja barang bukti yang disita dari kosan tersebut, Trunoyudo mengatakan hasilnya akan dipaparkan Mabes Polri.

"Kami sifatnya hanya memback-up kegiatan densus 88 di Cimahi," ucapnya.

Pantauan Ayobandung.com di lokasi rumah dua lantai itu pada pagar sudah terpasang garis Polisi, sejumlah Polisi berpakaian preman tampak hilir mudik didalam rumah sementara di luar puluhan Polisi bersenjata lengkap juga terus bersiaga hingga penggeledahan berakhir.

AYO BACA : Densus 88 Geledah Kontrakan Terduga Teroris di Cimahi

Posisi rumah itu tak jauh dari rest area Km.125 Tol Purbaleunyi bahkan terbilang berhadapan dengan jalur Tol. Untuk akses ke rumah penghuni bisa melalui jalan belakang pom bensin di rest area tersebut

Dede Mutaqin (37) salah seorang penghuni kamar kosan itu mengaku kaget saat pulang dari mesjid sekira pukul 19.30 WIB sudah banyak Polisi mengitari rumah kosannya.

"Saya juga nggak tahu Polisi nyari siapa atau mau apa, hanya katanya nangkap teroris," sebut dia.

Dia sudah tujuh tahun tinggal di kamar kosan lantai 1 dan menaruh curiga pada salah seorang penghuni baru di lantai 2.

"Saya kan paling lama disini, biasanya kalau yang baru itu suka nyapa ini nggak sama sekali. Padahal sudah lebih dari dua bulan disini," sebutnya.

Menurutnya, perawakan orang yang dicurigainya memiliki tinggi badan 165 centimeter berwajah oriental namun ia jarang bertegur sapa dengan penghuni lainnya.

"Saya nggak kenal siapa namanya, biasanya penghuni baru nyimpen KTP atau KK ke orang yang dipercaya jaga kosan. hanya orang itu kalau ketemu suka nunduk seperti nyimpen rahasia," sebutnya.

Meski jarang bertemu, Dede mengaku setelan pakaian orang itu biasa saja, berpakaian seperti mahasiswa dan selalu membawa tas gendong.

"Jarang ketemu tapi kalau lihat paling kaya mahasiswa saja, bawa tas semacam ransel gitu," katanya.

AYO BACA : Terduga Teroris di Cimahi Tak Pernah Sapa Tetangga

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers