web analytics
  

AILA Tegaskan Tolak RUU Penghapusan Kekerasan Seksual

Rabu, 25 September 2019 14:03 WIB
Umum - Nasional, AILA Tegaskan Tolak RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, AILA, Tolak, RUU, PKS RUU PKS, Penghapusan, Kekerasan, Seksual,

Ilustrasi kekerasan seksual. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM—Di tengah proses demonstrasi mahasiswa di berbagai daerah yang rata-rata menolak terhadap pengesahan sejumlah Rancangan Undang-undang (RUU) oleh DPR, terdapat satu RUU yang justru samar-samar mendapatkan dukungan untuk disahkan. RUU tersebut adalah RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS).

Menanggapi poin ini, Aliansi Indonesia Cinta Keluarga (AILA) Indonesia sebagai organisasi yang sejak awal telah melakukan pengkajian kritis terhadap RUU PKS merasa perlu menyatakan kembali sikap dan pandangannya, yaitu menolak pengesahan RUU tersebut.

"Menolak desakan untuk mengesahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual karena merupakan desakan yang irasional dan tidak beralasan secara filosofis, normatif dan sosiologis," tutur Ketua Umum AILA, Rita Soebagio, dalam siaran persnya, Rabu (25/9/2019).

Menurut AILA, tuntutan terhadap RUU PKS bukanlah tuntutan mayoritas mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi di berbagai daerah.

AYO BACA : Mahasiswa Garut Gelar Aksi Tolak Pelemahan KPK

"Tuntutan pengesahan RUU PKS telah disusupkan oleh kelompok berpaham kebebasan seksual yang ingin mendompleng aksi mahasiswa terkait isu korupsi serta agenda reformasi lainnya," kata Rita melanjutkan.

AILA menilai, kampanye kebebasan seksual yang diusung oleh para pendukung RUU PKS dan para penolak pasal zina dan LGBT dalam RKUHP telah mengotori gerakan mahasiswa dan masyarakat yang selama ini telah tulus berjuang demi mewujudkan bangsa Indonesia yang bermoral dan beradab.

Permintaan revisi secara substantif terhadap RUU PKS bukan datang dari segelintir organisasi.

"Namun menjadi pendapat banyak pakar hukum, akademisi, tokoh masyarakat dan pihak-pihak lainnya yang otoritatif," katanya.

AYO BACA : Massa Geulis Dorong DPRD Jabar Dukung Pengesahan RUU PKS

Revisi secara substantif terhadap RUU PKS juga menjadi semangat sebagian besar anggota Panja RUU PKS ketika mengatakan bahwa RUU PKS lebih tepat diubah menjadi RUU Kejahatan Seksual dan diperbaiki substansinya agar tidak mengakomodasi perilaku seksual menyimpang seperti zina dan LGBT. 

Dalam kesempatan ini, AILA mengajak mahasiswa untuk terus bergerak menolak dan mengkritisi RUU PKS serta RUU bermasalah lainnya, dengan tetap mengedepankan nilai-nilai moral dan agama, tanpa kehilangan daya kritisnya dalam menyikapi proses legislasi yang sedang berjalan. 

"Pastikan tidak terjadi lagi pengesahan berbagai RUU yang tidak melalui proses pengkajian secara mendalam, cacat secara formil maupun materiil, dan tidak melibatkan seluruh elemen masyarakat," kata Rita.

Kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah, AILA sangat berharap agar mereka dapat menerima aspirasi dan masukan dari berbagai pihak terkait produk perundangan yang ada.

"Masukan dari berbagai elemen di tengah masyrakat sangat diperlukan untuk memastikan RUU tersebut selaras dengan nilai-nilai Pancasila yang berketuhanan dan berkemanusiaan yang adil dan beradab, serta tidak mengusik rasa keadilan di masyarakat," tutupnya.

AYO BACA : Wapres Jusuf Kalla: Pemerintah Akan Kaji Beberapa Pasal RUU KUHP

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Meraup Untung Ratusan Juta Rupiah dari Tanaman Porang

Nasional Rabu, 21 April 2021 | 04:30 WIB

Meraup Untung Ratusan Juta Rupiah dari Tanaman Porang

Umum - Nasional, Meraup Untung Ratusan Juta Rupiah dari Tanaman Porang, Tanaman Porang,Harga jual tanaman porang,ekspor porang Indonesia,porang,manfaat tanaman porang

3 Tips Redakan Perselisihan Rumah Tangga Secara Internal

Nasional Rabu, 21 April 2021 | 01:41 WIB

Seseorang sejak menikah akan menjalani peran baru, entah sebagai suami atau istri. Hubungan antara suami dan istri pun s...

Umum - Nasional, 3 Tips Redakan Perselisihan Rumah Tangga Secara Internal, masalah rumah tangga,cara redakan masalah rumah tangga,Tips Pernikahan,pernikahan awet

Reshuffle Kabinet, Jokowi Diperkirakan Hanya Ganti 3 Menteri

Nasional Selasa, 20 April 2021 | 22:06 WIB

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno memprediksi bahwa reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden...

Umum - Nasional, Reshuffle Kabinet, Jokowi Diperkirakan Hanya Ganti 3 Menteri, Presiden Joko Widodo (Jokowi),Reshuffle Kabinet,Jokowi Reshuffle Kabinet,Jokowi Ganti Menteri,Jokowi Copot Menteri,Prediksi Reshuffle Kabinet

Ini Jalur Agar Pekerja Seni Ingin Dapat Vaksinasi COVID-19

Nasional Selasa, 20 April 2021 | 21:56 WIB

Pemerintah kini tengah mengadakan vaksinasi COVID-19 nasional untuk pekerja seni dan ekonomi kreatif.

Umum - Nasional, Ini Jalur Agar Pekerja Seni Ingin Dapat Vaksinasi COVID-19, Vaksinasi Covid-19,Vaksinasi Pekerja Seni,Vaksinasi Budayawan,Vaksinasi Pekerja Ekonomi Kreatif

Polisi Sudah Tahu Lama Konten Jozeph Paul Zhang Hina Islam, Kok Bisa?

Nasional Selasa, 20 April 2021 | 19:36 WIB

Kepolisian Indonesia sudah tahu konten Jozeph Paul Zhang hina Islam di YouTube. Tapi polisi baru bergerak menangkap Joze...

Umum - Nasional, Polisi Sudah Tahu Lama Konten Jozeph Paul Zhang Hina Islam, Kok Bisa?, Konten Jozeph Paul Zhang Hina Islam,Video Jozeph Paul Zhang,Jozeph Paul Zhang,siapa  Jozeph Paul Zhang,Jozeph Paul Zhang Diburu Polri,Jozeph Paul Zhang Diburu Interpol,akun youtube  Jozeph Paul Zhang,Jozeph Paul Zhang hina Islam

Satgas Covid-19 Sebut Stok Vaksin di Indonesia Menipis

Nasional Selasa, 20 April 2021 | 18:41 WIB

Pasokan vaksin Covid-19 di Indonesia disebut semakin menipis. Jumlah dosis vaksin yang tersedia tidak sesuai dengan targ...

Umum - Nasional, Satgas Covid-19 Sebut Stok Vaksin di Indonesia Menipis, Stok Vaksin di Indonesia Menipis,Pasokan vaksin Covid-19 di Indonesia menipis,vaksin Covid-19 di Indonesia,Jumlah dosis vaksin,target vaksinasi pemerintah,produksi vaksin dari bahan baku,pengembangan vaksin di dalam negeri,mengejar target vaksinasi

Catat! Ini Materi Soal CPNS 2021 dan Kisi-Kisi PPPK 2021

Nasional Selasa, 20 April 2021 | 17:41 WIB

Bagi Anda yang berminat mengikuti seleksi CPNS dan PPPK tahun 2021 sebaiknya mempersiapkan diri sejak sekarang dan belaj...

Umum - Nasional, Catat! Ini Materi Soal CPNS 2021 dan Kisi-Kisi PPPK 2021, Materi Soal CPNS 2021,Kisi-Kisi PPPK 2021,seleksi CPNS dan PPPK tahun 2021,seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil,CPNS,Pendaftaran CPNS,Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK),seleksi CPNS dan PPPK,Tahap seleksi CPNS dan PPPK,kisi-kisi soal CPNS dan

Mengenang Proklamasi Kemerdekaan di Bulan Ramadan

Nasional Selasa, 20 April 2021 | 15:23 WIB

Banyak peristiwa bersejarah terjadi selama Ramadan, termasuk proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.

Umum - Nasional, Mengenang Proklamasi Kemerdekaan di Bulan Ramadan, Proklamasi Kemerdekaan RI,Proklamasi RI Ramadan,Ramadan 2021,Sejarah Ramadan,Proklamasi Ramadan

artikel terkait

dewanpers