web analytics
  

Guru di Bekasi Harus Optimalkan Pengawasan Terhadap Murid

Senin, 23 September 2019 10:35 WIB Firda Puri Agustine

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono. (ayobekasi.com/Firda)

BEKASI, AYOBANDUNG.COM--Kenakalan remaja yang kian hari makin meresahkan menjadi perhatian Pemerintah Kota Bekasi. Dalam waktu berdekatan sedikitnya ada dua kasus kekerasan dan bullying yang terjadi di wilayah ini.  

Menyikap hal itu, Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono mengingatkan dan meminta guru pengajar, juga pembimbing agar lebih mengoptimalkan pengawasan terhadap para murid agar tak terjerumus kepada hal-hal yang dapat merugikan masa depan mereka.

AYO BACA : Warga Belum Nyaman Belanja di Pasar Baru Bekasi

"Pengawasan harus optimal supaya tidak terjerumus hal-hal yang merugikan contohnya bullying, tawuran pelajar, penyalahgunaan narkoba, penggunaan internet untuk menebar kebencian dan hoax, paham-paham radikalisme, terorisme dan sebagainya," kata Tri saat memimpin upacara di SMAN 1 Bekasi, dilansir keterangan resmi, Senin (23/9/2019).

Ia juga mengingatkan kepada murid yang hadir pada upacara tersebut bahwa kesuksesan di kemudian hari tidak di dapatkan dengan instan karena ada proses perjuangan, kerja keras, dan pengorbanan di dalamnya.

AYO BACA : Kota Bekasi Targetkan Setiap Kelurahan Miliki Puskesmas

"Berikan yang terbaik untuk orang tua, buat mereka bangga. Untuk itu, selamat belajar, selamat berjuang, raih dan gapailah cita-citamu untuk  keluarga dan orang orang yang kalian sayangi," ujarnya.

Tak lupa Tri pun berpesan supaya anak-anak generasi penerus bangsa tidak mudah menyerah dan giat berusaha untuk bisa mewujudkan mimpi dan harapan orang tua. Tidak ada yang tidak mungkin selama mau berusaha lebih baik.  

"Jangan jadikan kekurangan itu alasan untuk menghalangi kesuksesan. Jadikan kekurangan itu sebagai pemicu semangat untuk lebih maju," katanya.

AYO BACA : Jadi Kawasan Industri Terbesar, Bekasi Canangkan Transportasi Ramah Lingkungan

Editor: Rizma Riyandi
dewanpers