web analytics
  

Hendak Bakar Keranda, Aksi Massa Dibubarkan Polisi di Indramayu

Kamis, 19 September 2019 15:50 WIB Fira Nursyabani
Umum - Regional, Hendak Bakar Keranda, Aksi Massa Dibubarkan Polisi di Indramayu, Revisi UU KPK, KPK 2019-2023, situs KPK, aksi protes KPK, pelemahan KPK, polres indramayu

Ilustrasi aksi massa menolak revisi UU KPK. (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)

INDRAMAYU, AYOBANDUNG.COM -- Polres Indramayu membubarkan aksi unjuk rasa yang dilakukan sekelompok masyarakat terkait penolakan revisi UU KPK. Massa tersebut diindikasikan akan membakar keranda yang telah disiapkan.

"Awalnya kita persilakan para pengunjuk rasa menyampaikan pendapatnya dan kami hanya memantau saja jalannya aksi itu," kata Kapolres Indramayu AKBP Yoris M.Y Marzuki di Indramayu, Kamis (19/9/2019).

AYO BACA : 13 Tahun Hilang Kontak, TKI Asal Indramayu Masih Enggan Pulang

Menurutnya setelah diikuti jalannya unjuk rasa, pihaknya mendapatkan adanya informasi terkait rencana pembakaran properti seperti keranda dan juga beberapa barang lainnya. Setelah diselidiki ternyata benar, bahwa warga yang melakukan unjuk rasa telah membawa sejumlah barang yang diduga kuat akan dibakar.

"Kami mengikuti dan memberikan waktu seluas-luasnya, namun kami mendapatkan akan adanya aksi bakar-bakaran. Dan setelah diselidiki ternyata benar adanya, di mana dari para pendemo kami menemukan bahan-bahan yang akan digunakan untuk membakar," ujarnya.

AYO BACA : SDN 2 Kalianyar Indramayu: Berdebu Saat Kemarau, Bocor Saat Hujan

Setelah itu kata Yoris, pihaknya langsung membawa para pendemo ke Makopolres Indramayu guna dilakukan interogasi. Pembubaran aksi unjuk rasa menolak revisi UU KPK itu dilakukan karena dikhawatirkan akan terjadi kejadian seperti di Cianjur. Akibat bakar ban saat unjuk rasa, beberapa polisi terbakar.

"Kita persilakan kalau mau unjuk rasa, tapi harus dengan cara sopan, tanpa harus ada aksi bakar-bakaran, karena itu membahayakan," katanya.

Yoris menambahkan setelah dimintai keterangan, warga yang mengikuti aksi tersebut ternyata tidak mengetahui apa yang dilakukan dan tidak tahu terkait materinya.

"Dari sejumlah orang yang diamankan, kita juga mengamankan dua orang dari Kabupaten Kuningan yang ikut dalam aksi dan terbukti membawa bahan untuk dibakar," tuturnya.

AYO BACA : BPJS Kesehatan Dinonatifkan, Premi 59.213 Warga Indramayu Dibiayai Baznas

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Dinsos Cianjur Validasi dan Verifikasi Data Penerima Bansos

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 20:49 WIB

Sebanyak 170 ribu jiwa tercatat sebagai penerima bantuan sosial berbasis data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) di Kab...

Umum - Regional, Dinsos Cianjur Validasi dan Verifikasi Data Penerima Bansos, Bansos Cianjur,Dinsos Cianjur,Pemkab Cianjur,DTKS Cianjur

Halalbihalal Keraton Cirebon, Ngalap Barokah saat Pandemi Covid-19

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 20:44 WIB

Halalbihalal tetap digelar Keraton Kanoman Cirebon, Selasa, 18 Mei 2021 di tengah pandemi Covid-19. Sebagian orang meman...

Umum - Regional, Halalbihalal Keraton Cirebon, Ngalap Barokah saat Pandemi Covid-19, Keraton Kanoman Cirebon,Halalbihalal Keraton Cirebon,Ngalap Barokah

Dipengaruhi Obat-obatan, Seorang Pemuda Rusak dan Curi Barang Masjid d...

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 20:33 WIB

Seorang pemuda berinisial AS (24) mabuk obat-obatan merusak dan mencoba mencuri barang di dalam Masjid Nurul Iman di Kam...

Umum - Regional, Dipengaruhi Obat-obatan, Seorang Pemuda Rusak dan Curi Barang Masjid di Cianjur, Pemuda Curi Barang Masjid,Pencurian di Cianjur,Polsek Warungkondang Cianjur,Pencurian di Masjid,Pengrusakan Masjid

Ini Tantangan Bupati dan Wabup Cianjur saat Anggaran Pusat Terkikis

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 20:09 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman dan TB Mulyana yang baru saja dilantik memiliki tantangan membangun Cian...

Umum - Regional, Ini Tantangan Bupati dan Wabup Cianjur saat Anggaran Pusat Terkikis, Pemkab Cianjur,Anggaran Terkikis Pandemi,Bupati Cianjur Herman Suherman

25 Warga Positif Covid-19, Perumahan di Bogor Dijaga Ketat

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 19:20 WIB

Sebanyak 25 orang Perumahan Griya Melati Bubulak, Bogor Barat, Kota Bogor positif covid-19 hasil rapid antigen. Alhasil,...

Umum - Regional, 25 Warga Positif Covid-19, Perumahan di Bogor Dijaga Ketat, Warga Perumahan Positif Covid-19,Perumahan Griya Melati Bubulak Bogor,Covid-19 Kota Bogor

Kesadaran Bayar Pajak Kendaraan Masyarakat Subang Patut di Apresiasi

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 19:03 WIB

Ditengah pandemi Covid-19 yang masih tinggi, dan masih disuasana libur Idul Fitri 1442H, kesadaran  masyarakat Subang  u...

Umum - Regional, Kesadaran Bayar Pajak Kendaraan Masyarakat Subang Patut di Apresiasi , e-Samsat,Pajak Kendaraan Bermotor (PKB),pajak di subang,P3DW Subang

Tahanan Meninggal Positif Covid-19, Mapolsek Indihiang Disterilkan

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 17:48 WIB

Usai adanya salah seorang tahanan meninggal di dalam sel dan terkonfirmasi positif Covid-19 hasil rapid tes antigen, Map...

Umum - Regional, Tahanan Meninggal Positif Covid-19, Mapolsek Indihiang Disterilkan, tahanan mapolsek indihiang,tahanan mapolsek indihiang positif covid-19,COVID-19,Virus Corona,Tahanan meninggal,Tahanan Meninggal dalam Sel

Wagub Jabar Beberkan Alasan Lansia Belum Vaksinasi

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 17:36 WIB

Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum membeberkan alasan lansia di Jawa Barat yang belum melakukan vaksinas...

Umum - Regional, Wagub Jabar Beberkan Alasan Lansia Belum Vaksinasi, vaksinasi lansia Jabar,Vaksinasi Lansia,Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum,aturan vaksinasi lansia
dewanpers