web analytics
  

Pelatih Persib Kritik Cara Bermain Skuatnya

Kamis, 19 September 2019 06:53 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Pelatih Persib Kritik Cara Bermain Skuatnya, Pelatih Persib, persib,  Kritik Cara Bermain Skuatnya

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts. (Eneng Reni/ayobandung)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Persib Bandung harus puas berbagi poin dengan Semen Padang dalam laga pekan ke-19 di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (18/9/2019) malam setelah bermain imbang 1-1. 

Pelatih Persib Robert Albert mengungkapkan, beberapa penyebab yang membuat tim asuhannya gagal pengantongi poin penuh di laga kandang. Menurut pelatih asal Belanda itu Maung Bandung bermain lambat dan tak sesuai ekspektasi.

"Analisa pertandingan ini, secara keseluruhan laga berjalan pelan dan di 15 menit awal kami memulai dengan lambat. Lebih lambat dari yang saya harapkan karena mungkin tidak punya waktu yang cukup untuk pemulihan," ungkap Robert dalam jumpa pers usai laga di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (18/9/2019) malam.

Bukan hanya itu, Robert juga mengaku, sempat meminta anak asuhnya lebih bermain menyerang dengan memainkan skema kombinasi. Namun permainan rupanya tak sesuai rencana yang diharapkan.

Meski begitu, Robert cukup senang lantaran Ghozali Siregar bisa menciptakan satu gol di menit 19 bagi Maung Bandung.

"Saya meminta pemain untuk lebih bermain menyerang dan lebih pintar dengan memainkan kombinasi. Tapi kami masih saja memainkan long ball dan crossing ke pertahanan Semen Padang yang dimana itu bukan rencana kami, ada sesuatu yang tidak berjalan," lanjut Robert.

Di babak dua, pelatih 64 tahun itu meminta anak asuhnya lebih agresif dengan menaikan tempo pertandingan. Namun nyatanya, para penggawa Pangeran Biru masih tetap bermain lambat. Kondisi itu pun menjadi peluang laean untuk melakukan tekanan hingga mampu menyamakan kedudukan.

"Di babak kedua, pemain saya minta lebih menunjukan kemampuan mereka tapi kembali kami memulainya dengan lambat. Dan itu membuat tim lawan bisa mencetak gol karena pemain memberikan ruang untuk menyamakan kedudukan. Saya rasa tim lawan tidak mempunyai begitu banyak peluang. Mungkin hanya satu yang benar-benar peluang berbahaya yang menjadi gol itu dan satu lagi berhasil diblok pemain belakang," kata Robert.

Eks pelatih Arema FC dan PSM makassar itu mengaku sangat kecewa dengan level permainan yang ditunjukan anak asuhnya. Bahkan Robert menilai, penampilan Maung Bandung di laga tadi sanggat berbeda dengan penampilan saat bertandang ke markas PS Tira Persikabo.

"Kami juga masih punya beberapa peluang lain tapi gagal menjadi gol. Jadi secara keseluruhan kami sangat kecewa dengan level permainan kami di hari ini jika dibandingkan dengan laga sebelumnya. Sangat mengecewakan hasil hari ini, bermain imbang 1-1 melawan Semen Padang dan tentu tidak pernah terbayang kegagalan menuntaskan penalti seperti tadi karena kami kehilangan dua poin penting," ujar Robert.
 

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers