web analytics
  

Polisi Sita 2,5 Kuintal Mie Berformalin di Cianjur

Rabu, 18 September 2019 15:28 WIB Fira Nursyabani
Umum - Regional, Polisi Sita 2,5 Kuintal Mie Berformalin di Cianjur, Mie berformalin, polres cianjur, berita cianjur, formalin, makanan berformalin

Ilustrasi mie. (PIXABAY/Steve Buissinne)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Bareskrim Mabes Polri dan Polres Cianjur mengungkap sejumlah pabrik mie berformalin di Cianjur. Kepolisian berhasil mengamankan tujuh orang pelaku dan menyita 2,5 kuintal mie berfomalin siap edar.

Waka Polres Cianjur Kompol Jaka Mulyana mengatakan pihaknya bersama Subdit 1 Tipidter Bareskrim Polri, berhasil mengungkap pabrik mie berformalin di sejumlah tempat di Cianjur salah satunya di Kampung Tepung, Desa Gudang, Kecamatan Cikalongkulon.

AYO BACA : Jalan Dibiarkan Rusak, Warga Cugenang Cianjur Merasa Jadi 'Anak Tiri'

Tujuh orang pelaku diamankan saat tengah memproduksi mie yang berbahaya ketika dikonsumi, SU (58) pemilik pabrik serta anaknya WN (31), lima orang pekerja HE (30), FI (21), AH (25), HI (34) dan D (15).

"Keterangan pelaku, mereka sudah memproduksi mie berformalin tersebut selama dua tahun. Setiap hari mereka dapat memproduksi sebanyak 300 kilogram mie yang dipasarkan kesejumlah wilayah di Cianjur," katanya.

AYO BACA : Tak Terima Ditilang, Pengendara di Cianjur Bakar Sepeda Motor

Terungkapnya pabrik mie berformalin itu, merupakan hasil pengembangan dari tindakan yang telah dilakukan Mabes Polri beberapa waktu lalu."Kami akan terus melakukan pengungkapan dan pengawasan terkait pabrik mie berformalin yang masih banyak beroperasi di Cianjur," tegasnya.

Pelaku akan dijerat dengan pasal 136 huruf B Undang-undang Nomor 18/2012 tentang pangan dan Undang-undang perlindungan konsumen Nomer 8 tahun 1999.

"Pelaku diancam pidana penjara maksimal lima tahun dan denda sebesar Rp10 hingga 20 miliar. Sedangkan dalam pengerebekan, kami juga mengamankan mesin produksi, satu unit mobil pikap, telepon genggam, serbuk padat dan cairan yang diduga formalin," ungkapnya.

AYO BACA : Tergelincir Saat Mencari Kerang, Pria Ini Ditemukan Tak Bernyawa di Rawa

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers