web analytics
  

Jelang Pilkades, Kesbangpol Bandung Waspadai Konflik di 43 Desa

Selasa, 17 September 2019 12:18 WIB Mildan Abdalloh

Ilustrasi. (Attia Dwi Pinasti/ayobandung.com)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung mewaspadai terjadinya konflik di 43 desa yang akan menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) pada Oktober mendatang.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Bandung Iman Irianto mengatakan Pikades merupakan salah satu fokus pekerjaannya karena mempunyai kerawanan konflik. Menurut dia, seluruh desa yang menggelar Pilkades serentak mempunyai kerawanan tersendiri.

AYO BACA : Linmas Kabupaten Bandung Dilatih Deteksi Dini Kerawanan Pilkades

Dari 199 desa yang menggelar Pilkades serentak, untuk saat ini pihaknya mewaspadai konflik di 43 desa. "Saat ini ada 43 Desa yang bakal calonnya lebih dari 5 orang, sehingga dilakukan seleksi oleh Universitas Padjadjaran," tutur Iman saat Bimtek Linmas jelang Pilkades, Selasa (17/9/2019).

Ia menegaskan, 43 desa yang bakal calon kepala desanya sedang mengikuti seleksi, menjadi rawan terjadi konflik. Iman menjelaskan kerawanan konflik tersebut bisa terjadi ketika bakal calon yang tidak lolos seleksi merasa kurang puas.

AYO BACA : Linmas Kabupaten Bandung Punya Tugas Tambahan Saat Pilkades

"Bakal calon Kades yang mendaftar itu pasti sudah berhitung. Mereka mempunyai massa dan beranggapan keterpilihannya tinggi. Tapi jika tidak lolos seleksi, bisa saja terjadi konflik," paparnya.

"Beberapa desa saat ini sudah ada yang diumumkan bakal calon yang lolos dan tidak hasil seleksi akademik," ungkapnya.

Dia mencontohkan kerawanan konflik karena ketidakpuasan bakal calon diwaspadai di Desa Karangtunggal, Kecamatan Paseh. Di desa tersebut diketahui ada salah satu bakal calon yang tidak lolos seleksi akademik.

"Kami masih melakukan pemetaan masalah di sana. Kami juga memberi pemahaman kepada bakal calon kades tidak lolos, kalau ada regulasi yang mengatur," ujarnya.
Iman juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kemananan dan ketertiban selama Pilkades berlangsung.

AYO BACA : Suami-Istri Bertarung dalam Pilkades Tidak Masalah

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers