web analytics
  

Puluhan Warga Sukabumi Keracunan Hidangan Hajatan

Selasa, 17 September 2019 09:47 WIB Fira Nursyabani
Umum - Regional, Puluhan Warga Sukabumi Keracunan Hidangan Hajatan, keracunan makanan, keracunan massal, makanan kedaluwarsa, berita sukabumi, sukabumi hari ini

Puluhan warga Kedusunan Ciangkrek, Desa Mekarasih, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jabar menjalani perawatan di ruang kelas akibat keracunan massal setelah menyantap hidangan hajatan pernikahan, Senin (16/9/2019). (ANTARA News/Aditya Rohman)

SUKABUMI, AYOBANDUNG.COM -- Kasus keracunan massal di Kabupaten Sukabumi kembali terjadi. Kali ini puluhan warga di Kedusunan Ciangkrek, Kampung Babakan diduga keracunan makanan dari salah seorang warga yang mengadakan acara hajatan pernikahan.

"Dari hasil pendataan petugas kami yang di lapangan ada 65 warga Desa Mekarasih, Kecamatan Simpenan yang menjadi korban keracunan, tiga di antaranya harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu," kata Kepala Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna di Sukabumi, Selasa (17/9/2019).

Menurut informasi yang dihimpun, keracunan massal tersebut terjadi usai warga menyantap hidangan di acara resepsi pernikahan. Sekitar pukul 17.30 WIB pada Senin (16/9/2019) satu persatu warga mengeluh pusing, mual, muntah, dan kerap bolak balik buang air besar.

AYO BACA : Ini Jurus Cegah Keracunan Massal di Sukabumi Terulang

Bahkan, hingga saat ini jumlah warga yang mengalami gejala keracunan terus bertambah. Akses permukiman warga yang sulit ditembus kendaraan bermotor ditambah minimnya lampu penerangan dan sinyal atau jaringan alat komunikasi menjadi kendala petugas gabungan untuk mengevakuasi korban.

Hingga Selasa (17/9/2019) sebagian warga yang menjadi korban keracunan sudah berangsur membaik. Akan tetapi, karena jumlahnya cukup banyak BPBD masih membutuhkan obat-obatan dan air minum.

"Lokasi cukup jauh dari jalan utama sekitar tujuh kilometer, tetapi petugas medis sudah tiba di lokasi dan memberikan pengobatan kepada warga yang mengalami gejala keracunan," tambahnya.

Daeng mengatakan dalam penanganan kasus keracunan massal ini pihaknya juga berkoordinasi dengan unsur kepolisian, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja, Muspika Simpenan, dan pemerintah desa setempat.

AYO BACA : Dinkes Jabar Teliti Penyebab Keracunan Massal di Sukabumi

Selain itu, sebanyak 11 unit mobil ambulans dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, puskesmas, serta desa disiagakan untuk sewaktu-waktu digunakan dalam mengevakuasi warga.

Petugas pun saat ini masih melakukan evaluasi dan penanganan ke lokasi. Tim dari dinas kesehatan telah mengambil sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal tersebut.

Sebelumnya, sebanyak 65 warga Kampung Pangkalan, Kabupaten Sukabumi, yang mayoritas merupakan anak-anak juga mengalami  keracunan usai menyantap nasi uduk yang dibagikan dari salah seorang warga usai acara tahlilan, Rabu (11/9/2019).

BPBD mengimbau kepada warga apabila terdapat kejadian serupa dapat menghubungi call center di (0266) 6323717.

AYO BACA : Kerugian Bencana di Sukabumi Selama Agustus Capai Rp4,34 Miliar

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers