web analytics
  

Janji Kampanye Israel Langgar Hukum Internasional

Senin, 16 September 2019 21:28 WIB Dadi Haryadi
Umum - Internasional, Janji Kampanye Israel Langgar Hukum Internasional, Israel, Palestina, OKI, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Caplok Tepi Barat Palestina,

Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri RI Febrian A. Ruddyard (tengah) pada Sidang Luar Biasa Tingkat Menteri Organisasi Kerja sama Islam (OKI) di Jeddah, Arab Saudi pada Minggu (15/9/2019). (Kemlu RI)

JEDDAH, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah Indonesia pada Sidang Luar Biasa Tingkat Menteri Organisasi Kerja sama Islam (OKI) di Jeddah, Arab Saudi pada Minggu (15/9/2019) menilai janji kampanye Israel terkait pencaplokan wilayah Tepi Barat Palestina sebagai tindakan pelanggaran hukum internasional.

Hal itu disampaikan dalam keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri RI, Senin (16/9/2019).

Indonesia memandang janji kampanye di Israel terkait aneksasi (pencaplokan) wilayah Tepi Barat Palestina sebagai tindakan yang tidak mengindahkan hukum internasional, dan bentuk nyata pelanggaran terhadap resolusi-resolusi PBB, kata Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral, Febrian A. Ruddyard, selaku Utusan Khusus Menteri Luar Negeri RI.

AYO BACA : Palestina Waspadai Rencana Netanyahu Caplok Tepi Barat

OKI menggelar sidang luar biasa tingkat menteri, dua hari sebelum berlangsungnya pemilu di Israel untuk merespon pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terkait rencana aneksasi Tepi Barat Palestina.

Dirjen Febrian sebagai utusan khusus Menlu RI dalam pertemuan OKI itu menegaskan bahwa Resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB No.2334 tahun 2016 secara jelas menyatakan bahwa perubahan terhadap garis batas wilayah Israel-Palestina yang ditetapkan tahun 1967 tidak diakui oleh DK PBB.

Untuk itu, pemerintah Indonesia berharap negara-negara anggota OKI menyerukan kepada masyarakat internasional untuk dapat memberikan dukungan kepada Palestina dan tidak mengakui tindakan ilegal Israel, serta meminta tindakan Israel tersebut dapat dibahas dalam pertemuan DK PBB.

AYO BACA : Israel Lancarkan Serangan Udara ke Jalur Gaza

Febrian juga menekankan bahwa rencana aneksasi Israel sangat terkait dengan isu hukum dan kemanusiaan.

Proyek pembangunan pemukiman Israel di wilayah Palestina merupakan salah satu kendala bagi kemajuan perundingan damai, serta menyebabkan pelanggaran terhadap hak asasi masyarakat Palestina.

Lebih lanjut pemerintah Indonesia meminta OKI dapat mencegah upaya Israel mengubah komposisi demografi di wilayah Palestina dan menjaga komitmen terkait solusi dua negara dengan dasar garis batas wilayah tahun 1967, penerapan prinsip untuk menentukan nasib sendiri bagi masyarakat Palestina, serta penetapan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina.

Pertemuan OKI yang berlangsung selama satu hari tersebut dihadiri delapan menteri dari negara anggota OKI dan menghasilkan Komunike Bersama yang berisi kecaman kepada Israel dan dukungan kepada rakyat Palestina.

AYO BACA : Israel Tuding Iran Miliki Tempat Rahasia Senjata Nuklir

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Waspadai Virus Corona Baru, Beijing Lakukan Tes Covid-19 Massal

Internasional Jumat, 22 Januari 2021 | 19:49 WIB

Pemerintah China mewaspadai munculnya varian baru virus Corona yang disebut lebih mudah menular.

Umum - Internasional, Waspadai Virus Corona Baru, Beijing Lakukan Tes Covid-19 Massal, Tes Covid-19,Beijing,Virus Corona Baru

Cina Rilis Film Covid-19

Internasional Jumat, 22 Januari 2021 | 18:11 WIB

Film tersebut untuk memperingati 76 hari lockdown di wilayah itu.

Umum - Internasional, Cina Rilis Film Covid-19, film Covid-19, Wuhan,Cina,COVID-19,film Days and Night in Wuhan

Apa Tugas-Tugas Wakil Presiden AS, Kamala Harris?

Internasional Jumat, 22 Januari 2021 | 13:49 WIB

Harris menghadiri semua rapat penting selama transisi pemerintahan.

Umum - Internasional, Apa Tugas-Tugas Wakil Presiden AS,  Kamala Harris?, Kamala Harris,Wakil Presiden Amerika Serikat (AS),Barbara Perry,tugas wakil presiden AS,Joe Biden,Barack Obama,Harris mengisi kelemahan Biden

Belasan Ribu Warga Israel Positif Covid-19 Setelah Divaksin Pfizer

Internasional Jumat, 22 Januari 2021 | 11:50 WIB

Lebih dari 12.400 orang Israel terinfeksi virus corona Covid-19. Padahal mereka sudah menerima vaksinasi Covid-19 Pfizer...

Umum - Internasional, Belasan Ribu Warga Israel Positif Covid-19 Setelah Divaksin Pfizer, Vaksin Pfizer,Warga Israel positif Covid,positif Covid-19 setelah vaksinisasi,Vaksinisasi Pfizer,internasional,Vaksinisasi di Israel

Cina Klaim sebagai Penemu Kimchi, Korea Melawan

Internasional Jumat, 22 Januari 2021 | 06:40 WIB

Aktivis sekaligus akademisi Korea Selatan yang terkenal menggunakan iklan untuk menepis klaim Cina tentang negara yang m...

Umum - Internasional, Cina Klaim sebagai Penemu Kimchi, Korea Melawan, kimchi,Cara Membuat Kimchi,Perang Kimchi,Kimchi Korea Selatan,Cina Klaim Penemu Kimchi

Joe Biden dapat Surat Pribadi dari Donald Trump

Internasional Kamis, 21 Januari 2021 | 19:22 WIB

Donald Trump meninggalkan surat kepada penggantinya Joe Biden sebelum meninggalkan Gedung Putih. Biden menyatakan, surat...

Umum - Internasional, Joe Biden dapat Surat Pribadi dari Donald Trump, Joe Biden,Donald Trump,Surat Pribadi

3 Harapan Indonesia untuk Joe Biden

Internasional Kamis, 21 Januari 2021 | 16:43 WIB

3 Harapan Indonesia untuk Joe Biden

Umum - Internasional, 3 Harapan Indonesia untuk Joe Biden, Presiden Amerika Serikat Joe Biden,Kamala Harris,Presiden terpilih AS Joe Biden,Joe Biden

Begini Cerita Nobita dan Sizuka Menikah di Stand by Me Doraemon 2

Internasional Kamis, 21 Januari 2021 | 14:01 WIB

Stand by Me Doraemon 2 menjadi film yang paling ditunggu-tunggu. Kabarnya film ini akan mulai tayang di Indonesia pada F...

Umum - Internasional, Begini Cerita Nobita dan Sizuka Menikah di Stand by Me Doraemon 2, Stand By Me Doraemon 2,Sinopsis Stand by Me Doraemon 2,Nobita dan Sizuka menikah,Nobita dan Sizuka,Doraemon,Doraemon 2

artikel terkait

dewanpers