web analytics
  

Tak Terima Ditilang, Pengendara di Cianjur Bakar Sepeda Motor

Senin, 16 September 2019 15:22 WIB Fira Nursyabani
Umum - Regional, Tak Terima Ditilang, Pengendara di Cianjur Bakar Sepeda Motor, pembakaran sepeda motor, berita cianjur, cianjur hari ini, razia, penilangan, operasi patuh lodaya

Tangkapan layar video pembakaran sepeda motor di Cianjur yang tersebar di media sosial, Senin (16/9/2019).

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Muhadi (20) warga Desa Karangsari,Ciranjang, Cianjur, membakar sepeda motor miliknya karena tidak terima ditilang petugas. Petugas saat itu sedang melakukan razia di Jalan Raya Bandung-Cianjur.

Aksi bakar sepeda motor tersebut menjadi pusat perhatian warga sekitar dan pengguna jalan. Arus lalu lintas dari kedua arah sempat terganggu, tetapi dapat kembali normal setelah petugas berhasil memadamkan api.

AYO BACA : Tergelincir Saat Mencari Kerang, Pria Ini Ditemukan Tak Bernyawa di Rawa

Kapolsek Ciranjang, Kompol Kuslin mengatakan peristiwa pembakaran sepeda motor oleh pemiliknya itu berawal ketika pengendara diberhentikan petugas karena tidak mengunakan helm. Di sepeda motor juga tidak terpasang pelat nomor.

"Mendapati pengendara berboncengan tanpa helm dan tidak ber pelat nomor, langsung dihentikan pertugas. Pengendara sempat berdalih kalau surat kendaraan tertinggal dan lupa memakai helm," ucapnya.

AYO BACA : Cianjur Catat 94 Penderita HIV Baru, Mayoritas karena Seks Menyimpang

Selang beberapa saat, datang orang tua pengendara dan menyatakan kalau sepeda motor tersebut tidak bersurat alias bodong sehingga petugas terpaksa mengamankan sepeda motor tersebut.

Saat petugas tengah menjelaskan hal tersebut pada orang tuanya, tiba-tiba pengendara membuka selang bensin di bagian karburator dan langsung menyalakan api, sehingga api dengan cepat membakar sepeda motor berwarna kuning itu.

"Anggota kami langsung melakukan upaya pemadaman agar tidak sampai membesar dan menyebar ke kendaraan atau bangunan yang ada di sekitar. Pengendara sepeda motor langsung kami amankan ke Mapolsek Ciranjang," tuturnya.

Dihadapan petugas, Muhadi berdalih lebih baik membakar sepeda motor dari pada dibawa petugas karena tidak terima sepeda motornya ditilang dan diamankan karena tidak dapat menunjukan surat-surat.

"Setelah dilakukan pemeriksaan pengendara akhirnya menyadarai kesalahannya, sehingga kami pulangkan. Kami mengimbau agar pengendara selalu melengkapi surat-surat saat membawa kendaraan," ujar dia.

AYO BACA : Tak Ada Unsur Kesengajaan dalam Kasus Polisi Terbakar di Cianjur

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers