web analytics
  

13 Tahun Hilang Kontak, TKI Asal Indramayu Masih Enggan Pulang

Senin, 16 September 2019 10:29 WIB Fira Nursyabani
Umum - Regional, 13 Tahun Hilang Kontak, TKI Asal Indramayu Masih Enggan Pulang, TKI indramayu, TKI di qatar, TKW ibdramayu, berita indramayu, tenaga kerja indonesia

Ranti Ratnaningsih (kiri) TKW Indramayu yang hilang kontak selama 13 tahun, saat memberikan kabar kepada keluarga melalui video call. (ANTARASBMI Indramayu)

INDRAMAYU, AYOBANDUNG.COM -- Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Kabupaten Indramayu, Juwarih mengatakan Ranti Ratnaningsih masih belum akan pulang ke Indonesia karena ada beberapa urusan. TKW yang hilang kontak selama 13 tahun itu yang telah ditemukan oleh KBRI Qatar.

"Dari kabar yang saya terima Ranti sudah ditemukan KBRI Qatar, namun dia menolak untuk pulang," kata Juwarih di Indramayu, Minggu (15/9/2019).

Alasan Ranti menolak pulang, katanya, karena yang bersangkutan ada urusan lainnya sehingga tidak mau dipulangkan terlebih dahulu. Namun setelah urusan itu selesai, Ranti akan pulang ke kampung halamannya yang berada di Desa Purwajaya, Kecamatan Kerangkeng, Kabupaten Indramayu.

AYO BACA : 13 Tahun Hilang Kontak, TKI Indramayu Berhasil Ditemukan

"Ranti akan pulang tapi nanti setelah urusannya selesai dan katanya tahun 2021 baru akan pulang," tuturnya.

Juwarih mengatakan, pihak keluarga juga sudah berkomunikasi melalui video call yang difasilitasi oleh KBRI Qatar dan mengaku sangat senang dengan ditemukannya Ranti.

Juwarih menuturkan dari informasi KBRI Qatar yang menerima aduan dari SBMI Indramayu, bahwa Ranti ditemukan dalam kondisi masih bugar dan selamat.

AYO BACA : Dijadikan Tutup Septic Tank, Nisan Peninggalan Belanda Direlokasi

Namun, kata dia, awalnya pihak KBRI Qatar kesulitan karena dari data paspor awalnya tidak ditemukan TKI bernama Ranti Ratnaningsih.

Akan tetapi setelah melihat foto dan nama keluarga pada amplop surat akhirnya ditemukan yang bersangkutan nama berdasarkan di paspor, yaitu Ranti binti Kanita Majunah.

"Setelah data indentitas diri Ranti ditemukan, kemudian pihak KBRI Qatar menyampaikan aduan ke Imigrasi Qatar," ujarnya.

Juwarih menambahkan, pihaknya mengapresiasi kinerja dari Tim Perlindungan WNI KBRI di Doha, Qatar yang sudah merespon dengan cepat pengaduannya.

"Kami sangat mengapresiasi kinerja dari Tim Perlindungan WNI KBRI Qatar yang langsung tanggap dan respon terhadap aduan kami sehingga dalam waktu cepat mendapatkan hasil," katanya.

AYO BACA : Pemkab Indramayu Inginkan Penambahan Exit Tol Cipali

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers