web analytics
  

Bus Persib Dilempari Batu, Pelipis Omid Nazari Sobek

Minggu, 15 September 2019 12:47 WIB

Omid Nazari dan Febri Hariyadi mengalami luka di bagian pelipis setelah bus Persib dilempari baru sebelum memasuki gerbang tol Sentul. (Ist)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM  -- Bus yang ditumpangi pemain Persib Bandung dilempari batu oleh sekelompok massa yang tidak dikenal. Akibat penyerangan itu, dua pemain Persib, yakni Omid Nazari dan Febri Hariyadi, mengalami luka di bagian pelipis.

Keduanya mengalami luka di bagian kepala setelah kaca bus bagian kanan dilempari batu hingga pecah dan berlubang. Nazari mengalami luka cukup serius dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk memperoleh penanganan lebih lanjut.

AYO BACA : PS Tira Persikabo Tahan Imbang Persib Bandung 1-1

"Sobekan cukup dalam, ini harus segera dijahit," kata dokter tim Persib dr Raffi Ghani dikutip dari laman resmi klub, Ahad (15/9).

Penyerangan tersebut terjadi usai laga yang mempertemukan antara Tira Persikabo Bogor dan Persib Bandung yang berlangsung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Rombongan yang hendak bertolak ke Bandung mendapat penyerangan sebelum memasuki gerbang tol Sentul.

AYO BACA : Penyelam Rekam Ular Anakonda Sepanjang 7 Meter dari Jarak Close Up

Pemain Persib Erwin Ramdhani yang mengetahui kronologi kejadian menjelaskan ciri-ciri sekelompok masa tersebut. Erwin mengatakan, massa telah menunggu di trotoar sebelah kanan jalan menuju tol Sentul dengan membawa batu.

"Ada orang pakai baju atau jaket abu-abu. Saya lihat pas dia lempar dan lari setelah melempar batunya," ungkap Erwin.

Sebelum para pemain Persib meninggalkan stadion, bentrok sempat terjadi antara suporter Persib Bandung dengan Ultras Persikabo Bogor usai pertandingan. Beruntung, anggota kepolisian Kabupaten Bogor berhasil meredam kerusuhan.

Laga putaran kedua Liga 1 Indonesia itu berakhir dengan hasil imbang 1-1. Gol tuan rumah dicetak oleh Ciro Alves. Sedangkan, gol penyeimbang dari Persib dicetak oleh pemain anyar Nick Kuipers.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Andres Fatubun

artikel lainnya

dewanpers