web analytics
  

11.776 Pelanggar Lalu Lintas Terjaring Operasi Patuh Lodaya 2019

Jumat, 13 September 2019 14:44 WIB Faqih Rohman Syafei

Kepala Unit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Sat Lantas Polrestabes Bandung, AKP Anang Suryana. (ayobandung.com/Faqih)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Sat Lantas Polrestabes Bandung menjaring belasan ribu pelanggar lalu lintas selama dua pekan Operasi Patuh Lodaya 2019 di Kota Bandung.

Kepala Unit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Sat Lantas Polrestabes Bandung, AKP Anang Suryana mengatakan jumlah pelanggaran selama Operasi Patuh Lodaya 2019 sebanyak 11.776 pelanggar, sebagian besar didominasi oleh pengendara roda dua.

AYO BACA : Polres Cimahi Gelar Operasi di Tol Cipularang

"Jumlahnya 11.776, roda dua 10.465 pelanggaran dan roda empat 1.271 pelanggaran," ujarnya kepada ayobandung.com di Mapolrestabes Bandung, Jumat (13/9/2019).

Dia menyebutkan pelanggaran pengendara roda dua diantaranya, melawan arus 2.660 pelanggar, tidak memakai helm 2.562 pelanggar, menggunakan handphone saat berkendara 442 pelanggar, dan berkendara dibawah umur 725 pelanggar serta lainnya sebanyak 4.076 pelanggar.

AYO BACA : Hindari Kena Tilang, Jangan Lupa Bawa Ini

Sementara itu, pelanggaran roda empat yakni tidak menggunakan safety belt 545 pelanggar, menggunakan handphone 358 pelanggar, dan lainnya sebanyak 368 pelanggar.

"Untuk barang bukti yang kami sita, SIM sebanyak 5.245 buah, STNK sebanyak 6.501 buah, dan kendaraan 30 unit. Seluruh barang telah diamankan di Mapolrestabes Bandung," terang Anang.

Anang menjelaskan selain melakukan penindakan berupa tilang, sebanyak 8.647 teguran diberi kepada pelanggar lalu lintas. Tujuan dari operasi ini adalah untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat ketika berkendara.

"Kami imbau juga kepada masyarakat untuk senantiasa mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara, demi kebaikan bersama," pungkasnya.

AYO BACA : Pelajar Kena Tilang Disanksi Baca Pancasila

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers