web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Target UHC Belum Tercapai Terkendala Kesadaran Masyarakat

Kamis, 12 September 2019 13:15 WIB Mildan Abdalloh

Ilustrasi (pixabay)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah Kabupaten Bandung terancam pemotongan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebesar Rp37 miliar. Hal tersebut dikarenakan Universal Healt Coverage (UHC) yang baru 78%.

AYO BACA : KPAI: Audisi PB Djarum Dekatkan Anak pada Rokok

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kabupaten Bandung Fahrurozi mengatakan belum tercapainya UHC Kabupaten Bandung disebabkan oleh kesadaran masyarakat untuk menjadi peserta BPJS yang masih kurang.

AYO BACA : JDNI: Semakin Banyak Anak yang Terkena Dampak Rokok

"Bukan karena PBI (penerima bantuan iuran), tapi peserta mandiri yang sulit bertambah karena kesadarannya masih minim," tutur Fahrurozi, Kamis (12/9/2019).

Sehingga kata Fahrurozi jumlah kepesertaan BPJS atau UHC di Kabupaten Bandung sulit bertambah.

"Kami akan berupaya keras untuk terus meningkatkan peserta mandiri JKN-KIS. Mudah-mudahan bisa mencapai angka di atas 85 persen," ujarnya.

Selain itu, kepesertaan BPJS dari sektor pekerja informal juga masih minim. Hal tersebut dikarenakan kesadaran perusahaan mendaftarkan karyawannya yang masih belum optimal.

AYO BACA : Distarkim Purwakarta Butuh 3 Payung Hukum untuk Perawatan JPU

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers