web analytics
  

Jabar Quick Response Siapkan Layanan Mengurus Jenazah

Rabu, 11 September 2019 23:46 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Regional, Jabar Quick Response Siapkan Layanan Mengurus Jenazah, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Pemprov Jabar, Jabar Quick Response, JQR, Mulasara, Pengaduan Masyarakat, masyarakat Tidak Mampu, Masyarkat Miskin,

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat peluncuran Jabar Quick Response (JQR). (Irfan Al-Faritsi/Ayobandung.com)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM--Jabar Quick Response (JQR) menjadi salah satu program andalan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur Uu Rhuzanul Ulum. Tahun depan, JQR punya layanan untuk mengurusi jenazah bagi masyarakat tidak mampu.

Saat ini, JQR memiliki tujuh pelayanan yaitu sakit dan darurat kesehatan, putus akses pendidikan, rumah darurat roboh, jembatan gantung darurat, listrik daerah isolir, gizi Buruk dan rawan pangan, kebencanaan.

"Tahun 2020 nanti, kita menambah program yang kedelapan yaitu Mulasara (mengurus) jenazah masyarakat tidak mampu," ujar Ketua Harian JQR Mochammad Hanief, di Kota Bandung, Rabu (11/9/2019).

Hanief mengaku layanan Mulasara sedang digodok dan akan dibentuk tim khusus agar pelayanan bisa lebih optimal. Hal ini karena mengurus jenazah bukan perkara mudah dan tidak bisa sembarangan.

AYO BACA : Jabar Quick Response Cara Cepat Membahagiakan Rakyat?

"Jika ada warga miskin yang meninggal di rumah sakit lalu kita bantu tebus agar bisa keluar. Kita akan sediakan mobil ambulans untuk mengantarkan jenazah," katanya.

Tidak hanya itu, lanjut dia, tim khusus bakal membantu dalam memandikan jenazah, hingga mensalatkan bagi yang beragama Islam. Selain itu juga akan dibantu mencarikan lahan penguburan di tempat pemakaman. 

"Kalau ada sisa anggaran, kita akan kasih santunan kematian dengan syarat yang meninggal tersebut merupakan tulang punggung keluarga," katanya.

Lebih lanjut, JQR yang diresmikan sejak 18 September 2018 sudah menerima 57.388 pengaduan. Aduan tersebut disampaikan melalui berbagai kanal aduan, berupa offline, online hingga hotline. Sebanyak 34.565 pengaduan telah direspon dan ditindaklanjuti melalui proses klasifikasi, verifikasi dan distribusi oleh admin.

AYO BACA : DPRD Jabar Apresiasi Program Jabar Quick Response

Dari jumlah tersebut sebanyak 3.186 yang telah diklasifikasi dan betul betul masuk kedalam wilayah kerja JQR atau tujuh kategori layanan. Selanjutnya akan dilakukan proses survei dan penindakan, serta dipertimbangkan tingkat kedaruratannya.

"Hingga saat ini, terdapat 454 pengaduan yang telah berhasil ditindak atau atau telah diselesaikan. Sebab, untuk menyelesaikannya memang tidak mudah dan membutuhkan waktu," ucapnya.

Menurutnya, tidak semua masalah bisa diselesaikan JQR. Namun pihaknya tetap membuka ruang bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.

JQR sebagai program dari Gubernur juga tidak boleh menerima dana, meski anggaran yang dimiliki sangat terbatas, hanya Rp4 miliar per tahun.

"Anggaran kita sangat terbatas, padahal masyarakat Jawa Barat mencapai 48 juta jiwa di 27 kota/kabupaten. Dan jumlah masyarakat miskin sebanyak 13 persen," ucapnya.

AYO BACA : Jabar Quick Response, Ridwan Kamil Sebut Curhatan Warga Ratusan

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Satgas Pangan Polda Jabar Awasi Kenaikan Harga Daging Sapi

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 12:33 WIB

Harga daging sapi di Jabar cenderung stabil. 

Umum - Regional, Satgas Pangan Polda Jabar Awasi Kenaikan Harga Daging Sapi, Harga Daging Sapi Naik,Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan,Pedagang Daging Sapi di Kota Bandung,Daging Sapi,Satgas Pangan Jabar

Kedaluwarsa, Bantuan untuk Korban Gunung Mas Bogor Dimusnahkan

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 12:26 WIB

Relawan di posko pengungsian banjir Gunung Mas, tepatnya di Kampung Rawa Dulang, Desa Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten B...

Umum - Regional, Kedaluwarsa, Bantuan untuk Korban Gunung Mas Bogor Dimusnahkan, Bantuan Korban Gunung Mas,Gunung Mas,Banjir Gunung Mas,Banjir Puncak Bogor,Banjir Bogor,Bantuan Gunung Mas Kedaluwarsa

Warga Kuningan Geger, Gerebek Pelaku Threesome Ternyata Waria

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 12:03 WIB

Warga Kelurahan Purwawinangun, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan menggerebek pelaku threesome di sebuah kamar kost.

Umum - Regional, Warga Kuningan Geger, Gerebek Pelaku Threesome Ternyata Waria, Threesome kuningan,threesome waria,Threesome,warga kuningan,asusila kuningan

Heboh Penemuan Mayat di Pesisir Cirebon, Dikira Korban Sriwijaya Air

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 11:18 WIB

Warga pesisir Kabupaten Cirebon geger dengan penemuan sosok mayat di laut. Awalnya, warga mengira jenazah pria itu merup...

Umum - Regional, Heboh Penemuan Mayat di Pesisir Cirebon, Dikira Korban Sriwijaya Air, Penemuan Mayat Pesisir Cirebon,Pesisir Cirebon,Mayat Pesisir Cirebon,Korban Sriwijaya Air,Korban Sriwijaya,Berita Cirebon

Korban Banjir Bandang Puncak Diungsikan di 4 Lokasi

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 11:02 WIB

Ratusan kepala keluarga (KK) korban banjir di Kampung Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor,...

Umum - Regional, Korban Banjir Bandang Puncak Diungsikan di 4 Lokasi, banjir bandang puncak bogor,Banjir Puncak,Banjir Puncak Bogor,korban banjir Puncak

DKPP: Harga Daging Sapi di Jabar Capai Rp120.000

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 10:47 WIB

Jafar mengatakan, sebenarnya ketersediaan daging sapi di Jawa Barat masih stabil. Hal itu jika masyarakat mau memanfaatk...

Umum - Regional, DKPP: Harga Daging Sapi di Jabar Capai Rp120.000, Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan,Pedagang Daging Sapi di Kota Bandung,Harga Daging Sapi Naik,Daging Sapi,Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat

Daftar Wilayah Paling Patuh Pakai Masker dan Jaga Jarak di Jabar

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 10:43 WIB

Kota Bandung masuk 3 besar wilayah dengan tingkat kepatuhan pakai masker tertinggi.

Umum - Regional, Daftar Wilayah Paling Patuh Pakai Masker dan Jaga Jarak di Jabar, Kepatuhan pakai masker,Kepatuhan Jaga jarak,3M,Kampanye 3M

16 Orang Terpapar Covid-19, Puskesmas Puspahiang Tasikmalaya Ditutup

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 10:04 WIB

Dampaknya, pelayanan kesehatan kepada masyarakat terpaksa ditutup sementara.

Umum - Regional, 16 Orang Terpapar Covid-19, Puskesmas Puspahiang Tasikmalaya Ditutup, Puskesmas Puspahiang,Covid-19 Tasikmalaya,Positif Covid-19 tasikmalaya,Tasikmalaya,Tenaga Kesehatan Positif Covid-19

artikel terkait

dewanpers