web analytics
  

Tapak Jejak BJ Habibie, Sang Insinyur Kapal Terbang Nan Lembut

Rabu, 11 September 2019 18:36 WIB Erika Lia
Umum - Nasional, Tapak Jejak BJ Habibie, Sang Insinyur Kapal Terbang Nan Lembut, habibie meninggal,habibie sakit,habibie wafat,ainun habibie,presiden ke-3

Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie.(Antara)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Film Habibie dan Ainun bisa jadi salah satu representasi personalisasi Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie.

Film drama biopik garapan sutradara Faozan Rizal yang dirilis 2012 itu menyajikan sisi pribadi Habibie, seorang pemimpi nan penyayang. Diangkat dari memoar yang ditulis Habibie sendiri, publik pun diajak mengenali perjalanannya bersama mendiang istri, Hasri Ainun Habibie.

Kisah Habibie dan Ainun tetiba menginspirasi banyak orang. Tak sedikit perempuan yang memimpikan laki-laki berkepribadian layaknya Habibie. Pun tak sedikit lelaki memimpikan perempuan seperti Ainun.

Film itu pun membukakan mata khalayak: setiap orang, tak terkecuali pejabat publik, memiliki sisi lembut. Di balik sepak terjang politiknya, pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, ini pun dikenal humanis.

Disarikan dari wikipedia.org, Habibie terlahir sebagai anak keempat dari delapan bersaudara dengan seorang ayah bernama Jalil Habibie dan ibu bernama R.A. Tuti Marini Puspowardojo pada 25 Juni 1936. Jalil merupakan seorang ahli pertanian dari etnis Gorontalo, sedangkan Tuti dari etnis Jawa. Nama Habibie sendiri merupakan sebuah marga di Gorontalo. 

Sebelum berkuliah dan bekerja di Jerman, Habibie menempuh pendidikan jenjang atas di SMA Kristen Dago Bandung dan belajar keilmuan teknik mesin di Fakultas Teknik Universitas Indonesia Bandung (sekarang Institut Teknologi Bandung) pada 1954.

Di Jerman, Habibie melanjutkan studi teknik penerbangan, spesialisasi konstruksi pesawat terbang, di RWTH Aachen, Jerman Barat. Di sana, dia menerima gelar diplom ingenieur pada 1960 dan gelar doktor ingenieur pada 1965 dengan predikat summa cum laude.

Di tengah pendidikannya di Jerman, dia menikahi Ainun pada 12 Mei 1962 di Bandung. Dari hasil pernikahan keduanya, lahirlah Ilham Akbar Habibie dan Thareq Kemal Habibie.

Habibie pernah bekerja pada sebuah perusahaan penerbangan yang berpusat di Hamburg, Jerman, Messerschmitt-Bölkow-Blohm.

AYO BACA : Presiden ke-3 RI BJ Habibie Meninggal Dunia

Dia kembali ke Indonesia pada 1973 atas permintaan Presiden Soeharto. Di era Orde Baru itulah, dia ditunjuk sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi (1978 sampai Maret 1998).

Sebagai Menristek, Habibie menargetkan Indonesia sebagai negara agraris bisa menjadi negara industri melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Target itu ditumpukan pada industri strategis yang dikelola PT. IPTN, PINDAD, dan PT. PAL.

Di sela jabatannya sebagai menristek, Habibie terpilih pula sebagai Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) yang pertama.

Pada 14 Maret 1998-21 Mei 1998, Habibie menjabat sebagai Wakil Presiden ketujuh dalam Kabinet Pembangunan VII di bawah Presiden Soeharto. Kemudian, dengan kondisi sosial politik saat itu, Habibie pun diangkat sebagai Presiden Republik Indonesia (21 Mei 1998-20 Oktober 1999) menggantikan Soeharto.

Pada 14 Maret 1998-21 Mei 1998, Habibie menjabat sebagai Wakil Presiden ketujuh dalam Kabinet Pembangunan VII di bawah Presiden Soeharto. Kemudian, dengan kondisi sosial politik saat itu, Habibie pun diangkat sebagai Presiden Republik Indonesia (21 Mei 1998-20 Oktober 1999) menggantikan Soeharto.

Selama kepemimpinannya, L. Misbah Hidayat menilai setiap keputusan yang diambil Habibie didasarkan pada pengalaman hidupnya. Dalam bukunya berjudul Reformasi Administrasi: Kajian Komparatif Pemerintahan Tiga Presiden, Habibie ditulis Misbah telah melakukan perubahan dengan membangun pemerintahan yang transparan dan dialogis.

Habibie sempat menetap di Jerman pasca lengser sebagai presiden. Namun, dia kembali ke Indonesia ketika ditunjuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai penasihat presiden.

Habibie juga mengembangkan industri pesawat terbang di Batam. Dia sempat menjabat sebagai Komisaris Utama PT. Regio Aviasi Industri, sebuah perusahaan perancang pesawat terbang R-80, sebelum kemudian menyerahkannya kepada Ilham Habibie.

Di usia senjanya kini, Habibie mulai mengalami gangguan kesehatan. Terakhir, Habibie masuk RSPAD pada 1 September 2019 dan ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

Jokowi Minta Seluruh Masyarakat Doakan Pencarian KRI Nanggala 402

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 21:07 WIB

Presiden Joko Widodo memerintahkan agar pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 di perairan Bali dilakukan secara optimal...

Umum - Nasional, Jokowi Minta Seluruh Masyarakat Doakan Pencarian KRI Nanggala 402, KRI Nanggala 402,Kapal Selam Nanggala 402,Presiden Joko Widodo (Jokowi),Jokowi KRI Nanggala 402,KRI Nanggala 402 Hilang

Kasal: Diperkirakan Tangki Minyak Kapal Selam Nanggala 402 Bocor

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 19:07 WIB

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan, keberadaan tumpahan minyak yang ditemukan d...

Umum - Nasional, Kasal: Diperkirakan Tangki Minyak Kapal Selam Nanggala 402 Bocor, Kapal Selam Nanggala 402,Kapal Selam Nanggala 402 Hilang Kontak,Kasal Laksamana TNI Yudo Margono,Kapal Selam Nanggala 402 Bocor

Larangan Mudik Jadi 1 Bulan, Satgas Covid-19: Cegah Curi Start

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 17:38 WIB

Masa berlaku pengetatan larangan mudik selama satu bulan dari 22 April sampai 24 Mei 2021 ditetapkan untuk mengantisipas...

Umum - Nasional, Larangan Mudik Jadi 1 Bulan, Satgas Covid-19: Cegah Curi Start, Larangan Mudik Jadi 1 Bulan,Larangan Mudik Diperpanjang,Aturan Baru Larangan Mudik,Tanggal Berlaku Larangan Mudik,Curi Start Mudik,masyarakat curi start mudik,lonjakan kasus pandemi Covid-19,peraturan peniadaan mudik Idulfitri,kematian akibat covid 19

Update 22 April 2021: Covid-19 Indonesia Bertambah 6.243 Kasus Baru

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 16:55 WIB

Penambahan hari ini menjadikan total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia mencapai 1.626.812 kasus.

Umum - Nasional, Update 22 April 2021: Covid-19 Indonesia Bertambah 6.243 Kasus Baru, Covid-19 Indonesia,Kasus Covid-19,Kementerian Kesehatan (Kemenkes),Pandemi Covid-19

Buat THR Lebaran 2021, Pemerintah Siapkan Rp45,4 Triliun

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 15:51 WIB

Untuk lebaran tahun ini anggaran THR yang disiapkan oleh pemerintah sebesar Rp45,4 triliun.

Umum - Nasional, Buat THR Lebaran 2021, Pemerintah Siapkan Rp45,4 Triliun , THR Lebaran 2021,THR dari Pemerintah,Tunjangan Hari Raya,THR,THR 2021,pencairan THR,anggaran THR,Pembayaran THR,aturan pembayaran THR 2021,besaran pembayaran THR 2021,pembayaran THR 2021

Kepesertaan 29.000 Penerima Kartu Prakerja Dicabut, Gelombang 17 Seger...

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 15:39 WIB

Sekitar 29.000 orang dicabut kepesertaan dalam tiga gelombang program Kartu Prakerja.

Umum - Nasional, Kepesertaan 29.000 Penerima Kartu Prakerja Dicabut, Gelombang 17 Segera Dibuka?, Program Kartu Prakerja,Kartu Prakerja,Prakerja Gelombang 17,pendaftaran prakerja,Pendaftaran Kartu Prakerja,Kartu Prakerja Gelombang 17

Indonesia Segera Masuk ke Penggunaan Energi Terbarukan

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 15:23 WIB

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia akan se...

Umum - Nasional, Indonesia Segera Masuk ke Penggunaan Energi Terbarukan, Energi Terbarukan,energi fosil,energi terbarukan indonesia,pemerintah Indonesia

Terduga Penista Agama, Psikolog Komentari Psikis Joseph Paul Zhang

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 15:03 WIB

Menurut psikolog, apa yang dilakukan oleh Joseph bisa jadi dilatarbelakangi oleh pengalaman di masa lalu.

Umum - Nasional, Terduga Penista Agama, Psikolog Komentari Psikis Joseph Paul Zhang, Terduga Penista Agama,Joseph Paul Zhang,Siapa Joseph Paul Zhang,penistaan agama,masa lalu Joseph Paul Zhang,pelecehan terhadap agama Islam,agresi ekstrem,berperilaku ekstrem
dewanpers