web analytics
  
Banner Kemerdekaan

PDIP: Kader yang Daftar Cabup Bandung Tak Akan Diistimewakan

Minggu, 8 September 2019 11:30 WIB Mildan Abdalloh

Logo PDIP.

BALEENDAH, AYOBANDUNG.COM -- PDIP sudah mulai melakukan penjaringan bakal calon (balon) Bupati Bandung yang akan diusung pada Pilkada 2020. Namun karena penjaringan ini dibuka untuk umum, kadernya tidak akan diberi perlakuan istimewa.

Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono mengatakan proses penjaringan balon Bupati Bandung sudah dibuka sejak beberapa hari lalu. "Tidak hanya kader partai saja, tapi penjaringan yang kami lakukan terbuka untuk umum, termasuk kader dari partai lain," tutur Ono di Baleendah, Minggu (8/9/2019).

Proses penjaringan balon Bupati Bandung, kata Ono, akan berakhir pada 20 september ini. Pihaknya sengaja melakukan proses pencarian figur lebih awal supaya bisa lebih leluasa dalam menentukan pilihan sehingga balon yang dihasilkan merupakan figur terbaik dan bisa memenangkan Pilkada Kabupaten Bandung 2020.

Figur yang mendaftar akan diverifikasi setelah lolos, kemudian dilakukan uji kelayakan dan kepatutan dan serangkaian tes. Nama-nama yang dinilai laik, akan diajukan kepada DPP untuk diberi SK pengusungan.

"Mudah-mudahan februari 2020 sudah keluar nama yang akan diusung oleh DPP," katanya.

Karena ingin mencari figur terbaik, lanjut Ono semua pendaftar tidak akan dibeda-bedakan dalam serangkaian tes penjaringan. Bahkan, kader internal partai pun tidak akan mendapat perlakuan istimewa.

"Tentunya sebagai kader partai harus realistis juga menghadapi pertarungan pilkada yang tidak hanya butuh didukung internal saja tapi juga masyarakat. Jadi semuanya harus diperlakukan sama," katanya.

Jika kader internal mempunyai elektabilitas dan popularitas lebih rendah, Ono memastikan pihaknya tidak akan mengusungnya dan lebih memilih pihak luar yang lebih baik dan berpeluang memenangkan Pilkada.

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers