web analytics
  

3 Penyakit Ini Diderita Tersangka Video “Vina Garut”

Sabtu, 7 September 2019 14:20 WIB
Umum - Regional, 3 Penyakit Ini Diderita Tersangka Video “Vina Garut”, Tersangka, Video, Vina Garut, HIV, Strok, Hepatitis B,

Ilustrasi. (Pixabay)

GARUT, AYOBANDUNG.COM—Seorang tersangka kasus video asusila “Vina Garut” di Kabupaten Garut, A (30), meninggal dunia di rumahnya di Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, Sabtu (7/9/2019) dini hari. Pada 20 Agustus 2019, polisi mengungkapkan bahwa A positif terkena virus HIV.

Hal tersebut berdasarkan pemeriksaan darah dari Dinas Kesehatan Kabupaten Garut. Adapun dua tersangka lainnya masih negatif. 

"Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk memeriksa tersangka A lebih lanjut. Kita juga minta virus itu dipelajari," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Garut AKP Maradona Mappaseng ketika itu.

AYO BACA : Bersalaman Menularkan HIV? Ini Faktanya

Kondisi kesehatan A terus mengalami penurunan. Ia juga dikabarkan terkena strok dan Hepatitis B karena daya tahan tubuhnya merosot. Atas alasan itu politi tak menahannya. 

Pengacara salah seorang tersangka dalam kasus video asusial tersebut Soni Sanjaya mengaku baru mendapat kabar meninggalnya A pada Sabtu sekira pukul 03.00 WIB.

Soni mengatakan, sebelum meninggal kliennya sempat menjalani perawatan di RSUD dr Slamet Kabupaten Garut.  Namun ketika dirawat di rumah sakit, kliennya selalu meminta pulang.

AYO BACA : Tersangka Video “Vina Garut” Meninggal, Proses Hukumnya Berhenti

Menurut Soni, pihak pengacara akan segera melayangkan surat kematian A untuk kepentingan pemberhentian penyidikan. "Otomatis penyidikan kepada A berhenti. Tapi untuk tersangka yang lain tetap akan berjalan," kata dia. 

Tetangga almarhum, Cicih (50), mengatakan, almarhum sebelumnya dirawat di rumah sakit. Kemudian pulang ke rumahnya pada Jumat (6/9/2019) sore.

Almarhum sudah dikenalnya sejak lama. Sebelum pindah ke perumahan di Desa Sirnajaya, almarhum tinggal di Kampung Sanding, Kelurahan Muara Sanding, Kecamatan Garut Kota.

Sementara itu AKP Maradona menambahkan, status negatif para tersangka lainnya masih bisa berubah. Pasalnya, inkubasi virus HIV itu berlangsung selama lima tahun.

"Artinya V dan W belum tentu tidak terjangkit karena terakhir melakukannya pada Oktober 2018. Tapi sementara berdasarkan hasil uji darah negatif untuk V dan W," kata dia.

AYO BACA : Masyarakat Didorong Berani Lakukan Tes HIV

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers