web analytics
  

Tokyo Uji Coba Salju Buatan Demi Olimpiade 2020

Kamis, 5 September 2019 22:45 WIB Dadi Haryadi
Umum - Internasional, Tokyo Uji Coba Salju Buatan Demi Olimpiade 2020, Salju Buatan, Olimpiade Tokyo 2020, Suhu Terik, Musim Panas,

Ilustrasi salju buatan. (pixabay.com)

TOKYO, AYOBANDUNG.COM--Untuk memastikan pengunjung tetap sejuk dalam suhu terik yang diperkirakan terjadi selama Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo tahun depan, penyelenggara akan mengerahkan mesin untuk menaburi penonton dengan salju buatan.

Salju buatan adalah strategi terbaru yang dipertimbangkan guna melawan kelembaban tinggi dan suhu musim panas yang biasanya melebihi 30 derajat Celcius (86° F) selama Juli dan Agustus, ketika Olimpiade dijadwalkan berlangsung di ibukota Jepang itu.

Sebuah mesin pembuat salju akan diujicobakan dalam uji event cabang kano pada 13 September di Tokyo, kata juru bicara komite penyelenggara pertandingan.

AYO BACA : Unik! Podium Peraih Medali Olimpiade 2020 Dibuat dari Sampah Plastik

"Kami berencana memproduksi dua ton salju selama uji coba," tambah juru bicara itu tanpa menyebut biaya yang dikeluarkan untuk ini.

Pada 1964, ketika Tokyo terakhir kali menjadi tuan rumah Olimpiade, perhelatan olahraga ini dibuka pada Oktober. Sejak 1976, sebagian besar pertandingan musim panas di belahan bumi utara diadakan di tengah musim panas agar sesuai dengan siaran olahraga dan jadwal olahraga global.

Penyelenggara Tokyo telah mencoba langkah-langkah baru, seperti semprotan uap, tempat istirahat teduh atau ber-AC, dan distribusi kemasan air dan es, pada uji event voli pantai pada Juli.

AYO BACA : Zohri Siap Tampil di Olimpiade 2020 Tokyo

Petugas mengukur suhu bola lampu basah (WBGT), yang menjadi faktor dalam suhu, kelembaban, kecepatan angin dan radiasi matahari, naik setinggi 31,7, melebihi ambang batas 31 sehingga pemerintah Tokyo mendesak warganya untuk tidak berolahraga.

Guna menghindari bagian terpanas hari itu, maraton akan dimulai pukul 6 pagi, dengan jalan-jalan utama di sebagian besar rute 26 mil (42 km) yang permukannya dilapisi bahan berbasis resin yang disebut panitia agar bisa memantulkan sinar inframerah sehingga memangkas suhu sampai sebanyak 8 derajat Celcius.

Bulan lalu, kekhawatiran terhadap panas mendorong Uni Triatlon Internasional memperpendek jarak segmen lari dalam babak kualifikasi di Tokyo dari 24 Juli sampai 9 Agustus.

Beberapa hari sebelumnya, sejumlah atlet yang berlaga pada Kejuaraan Dunia Dayung 2019 dirawat karena sengatan panas, kata media seperti dikutip Reuters.

AYO BACA : Indonesia Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032, Erick Thohir Siapkan Kepanitiaan

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Sempat Dihapus, Peneliti Temukan File Genetik Covid-19 di Wuhan

Internasional Kamis, 24 Juni 2021 | 13:41 WIB

Sebelumnya para peneliti masih kesulitan menemukan kisah asal usul SARS-CoV-2, virus corona yang bertanggung jawab atas...

Umum - Internasional, Sempat Dihapus, Peneliti Temukan File Genetik Covid-19 di Wuhan, File Genetik Covid-19,File Genetik Covid-19 Ditemukan,Pengungkapan File Genetik Covid-19,Penemuan File Genetik Covid-19,Kasus  awal COVID-19,Sumber awal COVID-19,Sumber SARS-CoV-2,Asal usul SARS-CoV-2

Varian Baru Covid-19 Kembali Muncul di India, Namanya Delta Plus

Internasional Rabu, 23 Juni 2021 | 14:43 WIB

Otoritas Kesehatan India baru saja menyatakan munculnya varian baru delta di . Kali ini varian baru itu bernama ‘Delta P...

Umum - Internasional, Varian Baru Covid-19 Kembali Muncul di India, Namanya Delta Plus, Bahaya varian Delta Plus,Delta Plus,varian Covid-19 baru,varian Covid-19,COVID-19

Bikin Kaget, Gajah Jebol Dapur Warga dan Makan Sekarung Beras

Internasional Selasa, 22 Juni 2021 | 13:55 WIB

Seekor gajah di Thailand menjebol dinding dapur milik seorang warga hingga hancur untuk mencari makanan yang ada di temp...

Umum - Internasional, Bikin Kaget, Gajah Jebol Dapur Warga dan Makan Sekarung Beras, Gajah Thailand,Gajah masuk dapur,Gajah makan beras,Thailand

WHO: Varian Covid-19 Delta Dominasi Infeksi secara Global

Internasional Sabtu, 19 Juni 2021 | 12:39 WIB

Varian Covid-29 Delta, yang awalnya muncul di India, menjadi varian dominan secara global. Keterangan ini disampaikan WH...

Umum - Internasional, WHO: Varian Covid-19 Delta Dominasi Infeksi secara Global, Varian Covid-19 Delta,Varian Covid-19 Delta WHO,akses vaksin Covid-19,Varian Delta,lonjakan kasus Covid-19,lonjakan tajam infeksi varian Delta,Virus Corona Covid-19 Strain Delta

Israel Bakal Kirim 1 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Palestina

Internasional Jumat, 18 Juni 2021 | 22:26 WIB

Israel akan mengirim sedikitnya 1 juta dosis vaksin COVID-19 ke Otoritas Palestina (PA) di bawah kesepakatan berbagi sun...

Umum - Internasional, Israel Bakal Kirim 1 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Palestina, Israel,Palestina,Perdana Menteri Israel Naftali Bennett,Vaksin Covid-19

Korea Selatan Berencana Kombinasikan Vaksin Pfizer dan AstraZeneca

Internasional Jumat, 18 Juni 2021 | 20:19 WIB

Korea Selatan (Korsel) berencana memberikan dua jenis vaksin Covid-19 kepada 760 ribu warganya, Jumat 18 Juni 2021. Hal...

Umum - Internasional, Korea Selatan Berencana Kombinasikan Vaksin Pfizer dan AstraZeneca, Korea Selatan (Korsel),Vaksin Pfizer,vaksin AstraZeneca,Vaksin Covid-19

Episode Perdana Hospital Playlist 2 Pecahkan Rekor Rating Tertinggi

Internasional Jumat, 18 Juni 2021 | 14:42 WIB

Tayangan Episode Perdana Hospital Playlist 2 itu mencatat rating pemirsa episode pertama tertinggi dalam sejarah tvN.

Umum - Internasional, Episode Perdana Hospital Playlist 2 Pecahkan Rekor Rating Tertinggi, Hospital Playlist 2,Episode Perdana Hospital Playlist 2,Rating Hospital Playlist 2,Sinopsis Hospital Playlist 2,Drama Korea Hospital Playlist 2,Drakor terbaru 2021,Drakor Hospital Playlist 2,Fakta Hospital Playlist 2

Warga Israel Serang Perempuan hingga Anak-anak Palestina saat Gelar Pa...

Internasional Kamis, 17 Juni 2021 | 11:41 WIB

Banyak warga Israel yang melakukan penyerangan terhadap tiap warga Palestina yang mereka temui.

Umum - Internasional, Warga Israel Serang Perempuan hingga Anak-anak Palestina saat Gelar Pawai, Serangan Warga Israel,warga Palestina,March Flag,Pawai Israel,penyerangan warga israel,penduduk Palestina,serangan brutal Israel

artikel terkait

dewanpers