web analytics
  

Sengkarut Pilrek Unpad Masuki Tahap Sidang Replik di PN Bandung

Kamis, 5 September 2019 16:44 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Sengkarut Pilrek Unpad Masuki Tahap Sidang Replik di PN Bandung, Pilrek unpad, atip latipulhayat, gugatan perdata pilrek unpad, calon rektor unpad, mwa unpad, kemenristekdikti

Kuasa hukum Atip Latipulhayat, Richi Aprian. (Nur Khansa Ranawati/ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sidang gugatan perdata kasus sengkarut pemilihan rektor Universitas Padjajaran (pilrek Unpad) telah memasuki tahap sidang pembacaan replik di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Kamis (5/9/2019).

Gugatan itu dilayangkan salah satu calon rektor, yang saat ini tak lagi mengikuti proses pilrek, Atip Latipulhayat terhadap Majelis Wali Amanat (MWA) Unpad dan Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Menristekdikti).

Sidang tersebut beragendakan pembacaan tanggapan dari penggugat terhadap jawaban tergugat di sidang sebelumnya yang digelar pada 8 Agustus lalu.

AYO BACA : Pilrek Unpad Berpeluang Kembali Terhenti

Isi gugatan utamanya secara garis besar menyatakan bahwa pihak Atip merasa keberatan dengan proses pilrek Unpad yang tiba-tiba dihentikan, sehingga mereka melayangkan gugatan yang menyoal perbuatan melawan hukum terhadap penguasa.

Penggugat juga menyatakan bahwa pihaknya tetap memiliki hak sebagai salah satu calon yang telah menjalani proses seleksi sesuai aturan, untuk mendapat kejelasan.

Namun, pihak tergugat dalam sidang sebelumnya menyatakan bahwa gugatan Atip salah alamat. Hal tersebut dinilai merupakan wewenang Tata Usaha Negara.

AYO BACA : 9 Bakal Calon Rektor Unpad Lolos Penjaringan Administrasi

"Pokoknya tergugat ini berupaya agar mencampuri seolah-olah ini gugatan materi tata usaha negara. Sedangkan ini dua objek yang berbeda. Yang kita kritisi itu masalah perbuatan melawan hukumnya, tapi mereka seolah-olah mengarahkan ini bukan kewenangan PN, tapi PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara). Dari pihak tergugat berupaya untuk mengaburkan posisi itu," ungkap Kuasa Hukum Atip, Richi Aprian ketika dihubungi Ayobandung.com, Kamis (5/9/2019).

Dalam sidang replik hari ini, Atip cs menyampaikan bahwa gugatan mereka sudah tepat. Selepas agenda replik, pihak tergugat akan kembali memberi jawaban dan sidang akan berlanjut hingga tahap pembuktian.

"Tadi kita sudah ajukan replik, bahwa gugatan kami ini tepat bukan salah alamat karena ini adalah perbuatan melawan hukum. Satu atau dua minggu lagi mereka akan kembali jawab," ungkapnya.

Selain melayangkan gugatan ke PN Bandung, pihak Atip pun melayangkan gugatan ke PTUN Bandung untuk permasalahan surat pembatalan pencalonan tiga calon rektor Unpad yang dikeluarkan MWA Unpad. Hal tersebut dilakukan untuk menguji surat-surat tersebut di depan hukum. 

AYO BACA : Secercah Harapan untuk Universitas Padjadjaran

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers