web analytics
  

Warga Keluhkan Macet Imbas Pembangunan 2 Flyover

Kamis, 5 September 2019 11:56 WIB Nur Khansa Ranawati

Pembangunan jembatan layang di Jalan Jakarta. (Nur Khansa Ranawati/ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pembangunan flyover atau jembatan layang di Jalan Jakarta dan Jalan Laswi Kota Bandung telah dimulai yang ditandai dengan proses groundbreaking beberapa hari lalu.

Flyover Jalan Jakarta-Jalan Supratman akan dibangun sepanjang 500 meter melintasi Jalan Ahmad Yani, sementara flyover jalan Laswi-Jalan Pelajar pejuang akan dibangun sepanjang 520 meter melintasi Jalan Gatot Subroto.

Karena terletak di area jalan yang cukup padat, maka antrean panjang kendaraan pada saat prosesi groundbreaking menjadi tak terelakkan. Hal ini sempat banyak dikeluhkan warganet di media sosial.

Seorang konsultan akuntansi yang berdomisili di Arcamanik, Annisa Nadiyah Rahmani (26) mengaku sehari-hari melewati ruas Jalan Antapani dan Jalan Jakarta untuk berangkat bekerja. Pada saat groundbreaking, dia terpaksa harus terlambat masuk bekerja karena kemacetan yang terjadi.

"Dampaknya terasa banget, terutama pas hari pertama mau berangkat kerja, jadi terlambat juga. Tapi pas pulang kerja sekitar jam 4 sore sih enggak terlalu terasa macet," ungkapnya kepada Ayobandung.com, Kamis (5/9/2019).

AYO BACA : Oded Targetkan Bangun 7 Jembatan Layang di Bandung

Hal serupa juga dialami wirausaha bidang fesyen, Hutri Devina (26) yang tinggal di Jalan Atletik, Arcamanik Endah. Selepas pembangunan tersebut dimulai, lalu lintas terasa semakin padat. Dia juga mempertanyakan urgensi pembangunan dua jembatan layang tersebut.

"Sebenarnya saya juga bingung apa fungsinya, seolah cuma nambahin tanjakan doang di jalan, enggak ngurai macet," ungkapnya. Hutri merasa, saat ini lalu lintas dari arah Jalan Ibrahim Adjie (Kiaracondong) dan dari arah Cicadas menuju Antapani semakin menumpuk.

"Apalagi yang dari mal Lucky Square mau nyebrang ke arah Antapani, makin bikin macet," ungkapnya.

Minimnya urgensi yang dirasakan atas pembangunan flyover tersebut juga diamini salah seorang warga Margahayu Raya yang sehari-harinya bekerja di Padalarang, Nadya Saras (27). Dia menilai hasil dari pembangunan flyover tersebut tak akan sebanding dengan kemacetan yang terjadi selama proses pembangunannya.

"Menurut saya sih enggak perlu dibangun dua flyover itu, tertutama Jalan Jakarta sampai ke arah Jalan Supratman itu jalannya kecil, ada pembangunan malah bikin makin macet dan kayaknya enggak akan terlalu ngaruh. Yang harus dikontrol biar enggak macet mah seharusnya jumlah kendaraan," ungkapnya.

AYO BACA : Flyover Jalan Jakarta dan Laswi Ditargetkan Selesai 2020

Belum lagi, dia mengatakan, dampak hadirnya Kiara Artha Park yang terletak tak jauh dari lokasi pembangunan flyover berpotensi menambah kemacetan terutama di akhir pekan.

"Bakal macet parah sih pasti, ada taman baru ditambah pembangunan flyover ini. Saya tiap weekend selalu kena imbas macet parah sampai ke daerah lampu merah Binong, padahal biasanya enggak kayak gitu," kata dia.

Warga lain menilai, flyover di kawasan lainnya yang lebih padat seperti Jalan Soekarno-Hatta lebih dibutuhkan saat ini. "Kenapa enggak di Soekaro-Hatta, Kiaracondong sampai lewat Jalan Buah Batu ya flyovernya, asa lebih padat di sana. Jalan Jakarta sampai Suupratman enggak macet-macet teuing," cuit akun @hikmatybrahmana di media sosial Twitter.

"Ngapain Jalan Jakarta dibangun flyover pak gub? Yang seharusnya tuh Jalan Soekarno hatta-Cibiru-Lampu merah Samsat. Jelas itu volume kendaraan saat pagi (weekday) dan siang-sore weekend di luar batas wajar @ridwankamil," cuit akun @izzanabd.

Berbeda dengan salah seorang penjual makanan di depan GOR Saparua Bandung, Yudistira (29). Dia menilai kedua flyover tersebut cukup penting dibangun. Perihal kemacetan yang akan terjadi selama masa pembangunan, Yudistira menganggap hal tersebut adalah konsekuensi yang harus diterima.

"Penting sih, soalnya di situ titik berkumpulnya kendaraan, jadi macet pas pergi sama pulang kerja. Dampak macenya nyambung juga sama Taman Kiara Artha di Kircon. Harusnya dibenahi sih tamannya, ditambah lahan parkirnya. Kalau macet karena pembangunan mah, telen ajalah untuk 6 bulan ke depan," paparnya.

AYO BACA : Flyover di Jalan Jakarta dan Laswi Bandung Resmi Dibangun

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers