web analytics
  

Pemerintah Libatkan Swasta untuk Stasiun Pengisian Energi Listrik

Selasa, 3 September 2019 16:27 WIB
Bisnis - Finansial, Pemerintah Libatkan Swasta untuk Stasiun Pengisian Energi Listrik, stasiun pengisian energi listrik,mobil listrik,menteri perindustrian,airlangga hartarto

Ilustrasi mobil listrik.(Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah pusat mengklaim program mobil listrik sejurus dengan pengadaan stasiun pengisian kendaraan listrik umum atau SPKLU.

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengungkapkan saat ini pembahasan mengenai SPKLU.

Dalam pembangunan SPKLU, Airlangga menuturkan tidak hanya melibatkan Badan Usaha Mulik Negara (BUMN) saja.

“Charging station ini swasta bisa dilibatkan. Jadi masing-masing kita bisa membuat. Misalnya di mall ada charging station,” kata Airlangga usai menghadiri rapat koordinasi di Gedung Kemenko Maritim, Selasa (3/9/2019).

Meskipun begitu, Airlangga memastikan dalam pembangunan stasiun pengisian listrik memerlukan komponen yang sesuai standar.

Dia menilai hal tersebut cukup kompetitif bisa dibangun oleh swasta ataupun dari BUMN.

Dengan begitu, Airlangga menegaskan nantinya yang membangun SPKLU tidak hanya PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

“Kan nanti yang khsusus kita bikin untuk model motor listrik. Itu teknologinya adalah battery swap jadi itu bisa melibatkan minimarket-minimarket,” ungkap Airlangga.

Airlangga memastikan nilai investasi untuk pembangunan PKLU kendaraan listrik cukup beragam.

Dia mengatakan untuk pengisian listrik dengan tipe fast charger memerlukan nilai investasi dari Rp 800 juta hingga Rp 1,5 miliar tergantung jenisnya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers